Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label wisata Jawa Tengah indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata Jawa Tengah indonesia. Tampilkan semua postingan

Mengenal Desa Wisata Kampung Gerabah Wonorejo Pekalongan

Mengenal Desa Wisata Kampung Gerabah Desa Wonorejo, Wonopringgo,  Kabupaten Pekalongan. Gerabah adalah merupakan benda yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk dengan sedemikian rupa dan kemudian dibakar dalam suhu tinggi sehingga menghasilkan alat-alat yang berguna seperti Piring, Kendi, Tempayan, Anglo, Kuali, Celengan, Pot bunga, hiasan dan lain sebagainya.

Gerabah diperkirakan telah ada sejak masa pra sejarah, tepatnya setelah manusia hidup menetap dan mulai bercocok tanam. Situs-situs arkeologi di indonesia, telah menemukan banyak jenis gerabah / tembikar yang berfungsi sebagai alat perkakas rumah tangga atau keperluan religius seperti upacara dan pemakaman.

Gerabah / tembikar yang paling sederhana dibentuk dengan hanya menggunkan tangan, yang bercirikan adonanya kasar dan pada bagian pecahannya dipenuhi oleh  bekas tangan (sidik jari), selain itu bentuknya juga terkadang tidak simetris. Gerabah yang lebih modern Selain dibuat dengan teknik tangan, tembikar / gerabah dibuat dengan menggunakan tatap batu dan roda putar.

Kampung Gerabah
Kampung Gerabah
Mengenal Desa Wisata Kampung Gerabah Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah. 

Di kabupaten Pekalongan ada sebuah desa yang terkenal dengan sebutan desa perajin gerabah. Dahulu, hampir semua warga Desa Wonorejo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, Hampir Warganya menggeluti usaha kerajinan gerabah. Namun sekarang, jumlah perajin di desa yang sempat  terkenal dan menyandang sebutan dengan sentra produksi gerabah terbesar di Jateng itu hanya tersisa sedikit saja.

Produksi gerabah di Desa Wonorejo Kecamatan Wonoppringgo Kabupaten Pekalongan semakin hari semakin  memprihatinkan. Karena memang Sangat sedikit generasi muda yang mau meneruskan kerajinan ini, dan membuat keberadaan gerabah di Desa Wonorejo nyaris punah.

Padahal, Kabupaten Pekalongan pernah dikenal sebagai sentra penghasil gerabah terbesar di Jawa Tengah. Bahkan, berkat kerajinan yang berbahan dasar tanah liat inilah, Desa Wonorejo menjadi terkenal dan sering menjadikan rujukan warga daerah lain untuk menimba ilmu maupun membeli gerabah.

Dahulu, penduduk di kampung tersebut hampir seluruhnya merupakan perajin dan memiliki keterampilan membuat gerabah. Gerabah yang diproduksi pun bermacam-macam, mulai dari pembuat teko, cobek tanah, kendi, mangkuk, pot bunga, mainan anak, celengan, dan yang lainya. kesemuanya terbuat dari bahan tanah liat.

Tapi sayang, sentra produksi gerabah terbesar di Kota Santri ini, lama kelamaan hanya menyisakan sedikit perajin saja. Itu pun merupakan para perajin lama yang masih bertahan, dan mayoritas sudah berusia lanjut.

Usaha gerabah di Desa Wonorejo Kecamatan Wonoppringgo Kabupaten Pekalongan ini memang merupakan warisan dari nenek moyangnya secara turun temurun. Tapi, karena tidak ada lagi generasi  muda penerus kerajinan gerabah ,usaha kerajinan itu terancam punah.

Generasi muda sekarang tidak berminat pada kerajinan gerabah karena terdapat beberapa alasan. Mulai dari gengsi, serta menganggap jika usaha tersebut tidak menjanjikan. Namun sebenarnya jika dikelola dengan manajemen yang baik, usaha pembuatan gerabah cukup menjanjikan. Membuat sebuah gerabah yang paling gampang, semisal kendi, hanya membutuhkan waktu lima menit saja.

Misal saja, dengan asumsi satu buah kendi bisa dijual dengan harga Rp 3 ribu, hingga Rp 5 ribu. Setidaknya dalam sehari bisa diproduksi sebanyak 50 buah, dengan modal bahan baku hanya Rp 6 ribu per karung.

Memang, tak dapat dipungkiri kalau pembuatan kerajinan gerabah ini butuh ketelitian. Mulai dari membuat adonan, membentuk pola, hingga masuk proses oven, harus dikerjakan secara teliti.

Dalam pembuatan kerajinan gerabah terdapat banyak kendala yang harus dihadapi para perajin. Kendala tersebut mulai dari minimnya modal, proses pembuatan yang cukup menguras kesabaran, hingga minimnya perhatian pemerintah terhadap usaha yang digeluti warga Desa Wonorejo Kecamatan Wonoppringgo tersebut. Seperti penuturan Wahyuti (74), perajin gerabah Desa Wonorejo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, dikutip dari halaman radar pekalongan.

Artikel terkait  [ Sekolah Alam Pertama di Pekalongan ]

Desa Wisata Kampung Gerabah Wonorejo Wonopringgo Pekalongan 

pelatihan inovasi gerabah
pelatihan inovasi gerabah 

Sekarang atas perananan generasi muda lewat Karang Taruna Hasta Karya, Desa Wonorejo, dengan mengusung tema "Lestarikan warisan budaya, untuk kemajuan bangsa", nampaknya Mereka ingin membangkitkan kembali gairah perajin gerabah di desa Wonorejo.

Karang Taruna Hasta Karya, Desa Wonorejo kini telah menciptakan Desa Wisata Kampung Gerabah yang bertujuan sebagai wahana edukasi juga pengenalan dan pembelajaran ketrampilan pembuatan gerabah untuk anak-anak sekolah mulai dari Paud, SD, SMP, hingga menengah umum dan Masyarakat luas. Kampung gerabah desa Wonorejo, Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan sekaligus mengenal kerajinan gerabah yang merupakan warisan budaya bangsa indonesia.

Desa Wisata Kampung Gerabah pekalongan
Desa Wisata Kampung Gerabah Wonorejo Pekalongan

Wisata Kampung Gerabah pekalongan
image source instagram @ infopekalongan

Kampung Gerabah pekalongan

pelatihan gerabah pekalongan

Mengenal Desa Wisata Kampung Gerabah Wonorejo Pekalongan

Desa Wisata Kampung Gerabah Desa Wonorejo ini, juga bertujuan untuk meningkatkan produksi gerabah bagi para pengrajin yang ada di Desa Wonorejo Kec.Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Tutur Ketua Karang Taruna Hasta Karya Desa Wonorejo Sigit Rohmatullah.

Ayo mari ajak generasi Kita untuk mengenal salah satu warisan budaya indonesia, yaitu kerajinan gerabah di Desa Wisata Kampung Gerabah Wonorejo Wonopringgo Pekalongan.


Demikian semoga bermanfaat. Source radar pekalongan, Instagram @pekalonganinfo

Ayo makan Durian Sepuasnya di Pekan Promosi Wisata Pekalongan

Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, di bulan desember akan menggelar kegiatan Pekan Promosi Wisata dan Pagelaran Kesenian pekalongan dilaksanakan di Kecamatan Doro setiap tahunya. Acara Pekan Promosi Wisata dan Pagelaran Kesenian kali ini akan menyuguhkan paket wisata melihat batu purbakala watu bahan dan menikmati suguhan acara Festival durian di Desa Lemah Abang, Kecamatan Doro.

Festival durian di Desa Lemah Abang, Kecamatan Doro sendiri merupakan salah satu festival rutin, agenda tahunan pemkab setempat. Pada festival durian, para pengunjung dapat menikmati makan buah durian sepuasnya sak mblengere (bahasa pekalongan).
gambar durian pekalongan
Duren Ndoro Pekalongan
Harga Tiket masuk Pekan Promosi Wisata dan Festival Durian Doro Pekalongan 

Dikutip dari jateng.antaranews.com bahwa Panitia penyelenggara Pekan Promosi Wisata dan Pagelaran Kesenian doro pekalongan, sudah menyediakan sebanyak 650 tiket untuk festival durian dengan harga tiket masuk ada dua jenis diantaranya.

Harga tiket Rp15 ribu untuk mengikuti rangkaian perjalanan ke objek wisata purbakala watu bahan. Pengunjung akan mendapatkan fasilitas diantaranya, parkir kendaraan, tiket masuk wisata dan transpot pulang pergi wisata watu bahan.

Ekslusife tiket harga Rp. 85 ribu rupiah. Dengan tiket ekslusife ini pengunjung akan mendapatkan fasilitas lengkap diantaranya parkir kendaraan, tiket masuk wisata, transpot pulang pergi wisata watu bahan dan mengikuti festival durian.

Nantinya satu orang yang membeli tiket eksluaife festival durian akan mendapatkan dua buah durian, dengan asumsi harga durian doro Rp40 ribu per buah. Durian tersebut bisa dimakan di tempat atau juga dibawa pulang untuk dimakan di rumah

Baca juga artikel menarik lainya tentang Pekalongan

Buah durian dari Lemah Abang ini sejak dari jaman sudah dikenal rasanya terutama di kalangan masyarakat pekalongan dan sekitarnya. Untuk kualitas durian asal doro pekalongan ini, mampu bersaing dengan buah durian dari wilayah lain. Silahkan buktikan sendiri di Pekan Promosi Wisata dan Pagelaran Kesenian Kecamatan Doro.

Untuk agenda festival yang berlangsung selama 3 hari, pada tahun kemaren acara berlangsung dari tanggal 1-3 Desember 2017 dimana pada hari pertama dan kedua akan diselenggarakan pasar rakyat yang menjual jajanan maupun yang lainnya khas Doro, serta bazar durian. Lalu dihari ketiga juga akan diadakan pasar rakyat, bazar durian, pagelaran kesenian, bazar makanan khas Doro, serta tour di wisata Watu bahan pekalongan. Acara makan Durian Sepuasnya di Pekan Promosi Wisata Pekalongan ini berlangsung setiap tahun.


Mendaki dan Wisata budaya ke Puncak Rahtawu

Mendaki dan Wisata budaya ke Puncak Rahtawu Jawa Tengah . Bagi Kalian yang ingin mengetahui kisah pewayangan indonesia berkunjunglah ke Wisata Rahtawu. Di wisata ke Rahtawu Kudus Jawa Tengah ini kalian bisa mendaki atau hiking menikmati keindahan alam pegunungan hijau di ketinggian 1.627 MDPL. Selain itu Kalian juga dapat menikmati Wisata budaya petilasan cerita pewayangan.

Di gunung Rahtawu terdapat petilasan cerita pewayangan yang menurut penduduk setempat berkaitan erat dengan kisah Mahabarata, Khususnya petilasan leluhur Pandhawa, yaitu seperti, Hyang Pandan, Argojambangan, Jonggring Saloko, dan sebagainya.

Puncak Rahtawu kudus

Gunung Rahtawu merupakan salah satu tempat wisata terletak di kecamatan Gebog kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Meskipun jaraknya jauh dari pusat kota yaitu sekitar 20 km dari pusat kota, namun akses jalan menuju  Rahtawu sudah bagus mulus dengan pemandangan  alam yang masih asri khas pegunungan.


Wisata budaya ke Puncak Rahtawu kudus

Letak desa Rahtawu yang berada di pegunungan Muria . Pengunjung bisa mendaki gunung himgga puncak Rahtawu dengan menapaki jalan setapak dengan pemandangan sekitar yang masih asri dan sejuk. Mendaki puncak Rahtawu akan menemukan banyak sumber mata air dan sungai yang masih jernih dan alami dengan aliran sungainya yang cukup tenang.

Sungai-sungai yang jernih, sawah terasering dan tebing-tebing dngan pepohonan serta penduduk yang melakukan aktivitas bertani maupun berkebun adalah pemandangan khas sekitar Rahtawu . Untuk menghangatkan badan Kalian bisa mencoba kopi khas Rahtawu . Di Rahtawu juga terdapat penginapan, restoran dan fasilitas wisata lainnya. Semoga bermanfaat.

Kalender event di wisata Candi Borobudur Indonesia

Kalender event di wisata Candi Borobudur. Dunia mulai menyadari keberadaan Candi Borobudur sejak ditemukan pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Borobudur adalah objek wisata indonesia yang terletak di jawa tengah yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Jika Anda berencana mengunjungi Borobudur di liburan tahun ini , berikut adalah beberapa kalender event di wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko .
Kalender event di wisata Candi Borobudur  2019
Kalender event di wisata Candi Borobudur 2019
Manajemen Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko mengagendakan beberapa acara yang akan diselenggarakan di sepanjang tahun. Beragam acara dari kuliner hingga olahraga akan mengambil tempat di tiga candi yaitu Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Event-event di wisata Candi Borobudur di tahun ini adalah sebagai salah satu cara menarik kunjungan wisatawan mancanegara dan dalam negeri.

Berikut kalender Event Pariwisata di Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko

  1. Tawur Agung Prambanan, pada tanggal 27 Maret
  2. Ratu Boko Yoga dan Meditation Day, pada tanggal 9 April
  3. Lomba Cipta Kreasi Tari Borobudur, pada tanggal 11-12 April
  4. Mandiri Jogja International Marathon, pada tanggal 17 April
  5. Borobudur International Conference, pada tanggal 6-7 Mei
  6. Borobudur Photo Contest, pada tanggal 1-30 Mei
  7. Waisak di Borobudur, pada tanggal 11 Mei
  8. Prambanan Music, Art, dan Culture, pada tanggal 20 Mei
  9. Prambanan International Yoga Day, pada tanggal 3 Juni
  10. Borobudur Legoland Festival, pada tanggal 15-30 Juni
  11. Sounds of Borobudur Cultural & Music Camp, pada tanggal 14-16 Juli
  12. Mahakarya Borobudur Hair Style & Fashion, pada tanggal 22 Juli
  13. Borobudur International Festival, pada tanggal 28-30 Juli
  14. Prambanan Culinary Festival, pada tanggal 12-13 Agustus
  15. Prambanan Jazz, pada tanggal 19-20 Agustus
  16. Festival Tari Keraton Nusantara, pada tanggal 20-21 Agustus
  17. Ratu Boko Festival, pada tanggal 22-24 September
  18. Borobudur & Prambanan Water Color Heritage Exhibition, pada tanggal 25 September
  19. Festival Gamelan Nusantara & Langen Cerita, pada tanggal 6 Oktober
  20. Prambanan - Borobudur International Heritage Goo Wess Bike Tour, 28 Oktober
  21. Prambanan Music Performance, pada tanggal 28 Oktober
  22. Borobudur Cultural Feast, pada tanggal 17-18 Oktober
  23. Jogja International Heritage Walk, pada tanggal 18-19 November
  24. Borobudur Nite, pada tanggal 31 Desember

Artikel terkait daftar hari - hari besar / penting / libur kalender indonesia 

Demikian tentang Kalender event di wisata Candi Borobudur, semoga bermanfaat di kutip dari halaman (Kompas.com).

Pesona Keunikan Wisata Pantai Jodo Batang Jawa Tengah

Pesona wisata pantai jodo Batang Jawa tengah.  Kabupatem Batang Jawa Tengah berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Kendal di timur, Kabupaten Banjarnegara di selatan, serta Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan di bagian baratnya.

Di kabupaten Kabupatem Batang Jawa Tengah ada wisata pantai dengan view yang sangat indah dan mempesona. Pesona keindahan tersebut adalah Pantai Jodo atau pantai Buntu, namun masyarakat biasanya menyebutnya dengan sebutan pantai Jodo.

Ada yang menarik di pantai Jodo yang merupakan ikon dari pantai tersebut, yaitu sebuah pintu gerbang masuk utama yang berdiri gagah tugu dengan bertuliskan Pantai Jodo . Hamparan pasir pantai yang halus berwarna coklat cerah menambah kesan cantik dan mempesona, selain itu di sekitar pantai banyak ditumbuhi pohon-pohon cemara yang  membuat nyaman tentunya.
Wisata Pantai Jodo Batang Jawa Tengah
Pantai Jodo
Keunikan lain pantai jodo yang tidak terdapat di pantai - pantai lain, adalah yaitu adanya jalur perlintasan rel kereta api yang membentang persis berada di dekat bibir pantai. Keunikanya akan  lebih mempesona Jika dilihat dari atas tempat yang tinggi di sekitar pantai jodo. Dari tempat tersebut merupakan spot terbaik untuk kalian yang hoby selfie - selfie, apalagi pas kereta sedang melintas, maka akan terlihat seperti gambar foto diatas. 

Pantai Jodo Batang pekalongan
saat kereta melintas di pantai jodo
Lokasi Wisata Pantai Jodo ada di Kota Batang Jawa Tengah

Pantai jodo tersebut berada di desa Sidorejo, kecamatan Gringsing, kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dikutip dari halaman ryanjaswardi.blogspot.co.id, menyebut bahwa jalan menuju pantai jodo harus terlebih dulu  masuk ke wilayah Kabupaten Batang, kemudian melewati sungai kuto, setelah itu nanti akan bertemu lampu merah / Traffic Light pertama, selanjutnya belok kanan ( dari arah kendal ) lurus saja melewati hamparan persawahan yang siap menyambut perjalanan awal kita,setelah itu kita melewati jalan perkampungan penduduk, jika anda menggunakan Aplikasi Maps di Smartphone anda, cari navigasi ke arah desa Sidorejo saja, karna jika mencari navigasi ke pantai buntu/pantai jodoh tidak ketemu.

Video Pesona Keunikan Wisata Pantai Jodo Batang Jawa Tengah


Artikel terkait alamat dan nomer telepon Hotel Pekalongan

Kondisi jalan untuk menuju kepantai jodo sudah bagus dan beraspal, namun di beberapa tempat sepanjang jalan masih ada lubang - lubang kerusakan aspal dan juga kondisi jalan yang kurang lebar menjadikan harus tetap berhati - hati Jika Anda menuju lokasi pantai jodo.

Fasilitas yang ada di pantai jodo sudah lumayan bagus dan tertata, lahan parkir yang cukup luas, MCK yang  lumayan nyaman walaupun masih terbatas, terdapat juga beberapa warung-warung kaki lima yang menjajakan aneka makanan dan minuman jika Anda merasa lapar dan haus. Demikian semoga bermanfaat.

Wisata Batu Purbakala watu bahan Pekalongan

Wisata Batu purbakala watu bahan Pekalongan. Berbicara mengenai Kota Pekalongan memang tidak ada bosen dan habisnya untuk terus di ulas. Selain Pekalongan sebagai kota yang kental dengan religinya, sebagai penyandang Kota Santri. Pekalongan juga menyimpan banyak Ekowisata yang memanjakan mata, mulai dari wisata curug ( air terjun ) , pegunungan, pantai , magrove dan juga wisata kuliner yang tak kalah dengan  kuliner jogja.

Berbicara mengenai wisata pekalongan yang telah banyak di explore lewat medsos, seperti instagram ataupun facebook juga melalui web dan blog yang salah satunya adalah indonesiacayo.com, Saya rasa sekarang sudah banyak Masyarakat yang mengenal keindahan wisata Pekalongan seperti Ekowisata Petungkriono .


Wisata Batu Purbakala watu bahan Pekalongan

Tahukah Anda baru - baru ini ada wisata alam yang lagi booming dan banyak di share di media sosial yaitu wisata batu purba dengan nama Watu Bahan yang berlokasi di lemah abang kabupaten pekalongan. Pengen tahu dan penasaran dengan wisata baru yang lagi trend di pekalongan , berikut Saya rangkum tentang wisata purbakala watu bahan Pekalongan dari berbagai sumber.

Wisata Batu Purbakala watu bahan Pekalongan

watu bahan Pekalongan

Watu bahan merupakan batu yang berbentuk persegi yang tertata membentuk tebing, batu ini terlihat seperti batu peninggalan purbakala.Wisata Watu Bahan memiliki keunikan tersendiri. Ditempat tersebut banyak batu yang berbentuk persegi enam dan persegi panjang.

Batu tersebut menyerupai hebel atau balok yang telah tertata secara bertumpuk - tumpuk sehingga membentuk tebing batu yang unik dan indah. Susunan batu tersebut konon telah tersusun sejak ratusan tahun yang lalu. Susunan batu yang membentuk tebing tersebut panjangnya mencapai ratusan meter dan tingginya kira - kira mencapai puluhan meter.

Banyak yang mengatakan bahwa untuk bisa sampai ke lokasi tersebut membutuhkan perjuangan keras dengan menyusuri dinding - dinding bebatuan tersebut. Lokasi wisata watu bahan menyuguhkan pemandangan alam yang sangat indah dan mempesona. Di akhir tebing watu bahan pengunjung akan disajikan eloknya pesona air terjun.

Asal - usul Batu Purbakala watu bahan Pekalongan

gambar petak pondasi bangunan jaman dulu

Batu - batu di wisata watu bahan terlihat dalam keadaan sudah berbenntuk dan tertata rapi, seakan batu-batu ini sudah dipahat dan disusun. Namum sebernya batu-batu tersebut sudah sejak dulu kala berbentuk seperti itu. Oleh sebab itu, kemudian masyarakat sekitar menamakan curug ini dengan sebutan Watu bahan yang berasal dari kata watu (batu) bahan (bahan baku). Batu - batu di tempat ini seperti sudah tersusun di curug. Batu - batu tersebut dulunya seakan sudah di persiapkan dan akan digunakan sebagai bahan bangunan.

Menurut cerita warga setempat, konon batu batu tersebut pada jaman dahulu kala akan digunakan untuk membangun sebuah masjid, namun hingga sekarang watu bahan ini belum terkuak misteri tentang apa sebenarnya dan untuk apa watu bahan tersebut. Menurut kabar yang beredar watu bahan ini masih dalam penelitian ilmiah untuk menguak apa sebenarnya misteri dibalik batu - batu yang tersusun rapi di wisata watu bahan pekalongan.

Video Wisata Batu Purbakala watu bahan Pekalongan (Oleh Komunitas Alaska)



Lokasi Wisata Batu purba watu bahan Pekalongan 

Watubahan terletak dikawasan Perhutani di Kecamatan Doro bagian selatan di Desa Lemah abang Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan . Jika Kalian ingin berkunjung ke wisata batu purbakala watu bahan. Kalian bisa menuju arah Pasar doro kebarat. Ada balai desa doro rejo, lalu belok kiri kemudian silahkan tanya warga sekitar pasti mereka mengetahui tentang wisata batu purba watu bahan pekalongan .

Pesan admin, janganlah membuat rusak benda peninggalan sejarah tersebut, jangan lakukan corat - coret di batu- batu tersebut, janganlah jadi anak alaey . Silahkan berkunjung dengan tetap jaga keaslianya, karena watu bahan adalah peninggalan sejarah bangsa indonesia dan merupakan aset budaya kebanggaan warga Pekalongan . Silahkan share dan sebarkan, terimakasih #cayoindonesia

Catatan kegagalan menggapai Gunung Rogojembangan Pekalongan 2117 MDPL

Catatan kegagalan menggapai gunung Rogojembangan Pekalongan 2117 MDPL. Pepatah lama mengatakan Kegagalan adalah awal keberhasilan, terimalah kegagalan kita menggapai puncak Gunung Rogojembangan  Pekalongan  kali ini dengan jiwa yang besar dan merdeka!, Merdeka!. Cayo Indonesia.

"Aku merasa mendengar suara, menutupi jalan, menghentikan petualangan". 

Penggalan lirik lagu Ebiet G Ade diatas seakan-akan menampar keras atas kegagalan kami, sebuah pelajaran yang berarti untuk meniti petualangan selanjutnya dan masa depan. Hari itu, Sabtu tanggal 28 November 2016, pukul 09:00 pagi, bertempat di rumah saya Desa Rowokembu Kecamatan Wonopringgo, rombongan kami berkumpul dengan gembira, sudah tidak sabar sepertinya untuk segera bergerak menghujamkan kaki menuju trek pendakian Gunung Rogojembangan, iya itulah tujuan kami.

Gunung Rogojembangan  Pekalongan
Gunung Rogojembangan  Pekalongan  2117 MDPL

Gunung Rogojembangan pekalongan 2117 mdpl, terletak di perbatasan Kabupaten Pekalongan dan kabupaten Banjarnegara, merupakan puncak tertingi di Pekalongan. Gunung dengan vegetasi tanaman yang masih liar ini kabarnya adalah gunung keramat, dimana di atas gunung tersebut terdapat sumur yang menurut kepercayaan masyarakat sekitar adalah sumur peninggalan para wali, tempat bersuci (berwudhu) para wali, juga pernah dikunjungi oleh Pak Karno (bung Karno, presiden R.I pertama).

Puncak Rogojembangan terdapat sebuah "Jembangan" atau sebuah tempat penamlunan air berbentuk kawah. Flora dan Fauna disana juga masih lestari, terdapat monyet, harimau kumbang, elang jawa, owa Jawa, burung rangkong, juga flora kantung semar.

Pendakian Gunung Rogojembangan  Pekalongan  2117 MDPL

Perjalanan pendakian Kami dari Wonopringgo sampai desa Gumelem base camp pendakian gunung Rogojembangan selama 5 jam, pukul 14:30 siang akhirnya kami sampai di Desa Gumelem. Segera kami turun menuju kediaman bapak Pari selaku Polisi Desa dan yang mengurus keperluan registrasi pendakian kami, Registrasi setiap orang Rp 5000, bapak Pari menemui kami dengan keramahan khas masyarakat pedesaan, bapak Pari menceritakan dengan detail sejarah dan legenda yang menyelimuti gunung Rogojembangan, tidak lupa beliau memberi wejangan tentang pantangan atau larangan selama pendakian, kami pun mengangguk seraya berkata dalam hati bahwa kultur masyarakat disini memang masih lestari, lazimnya masyarakat pedesaan dan pegunungan. Senyuman sumringah masyarakat sekitar semakin melecut semangat kami menaklukan gunung Rogojembangan, tetapi Tuhan berkehendak lain.

Akhirnya setelah bermusyawarah kami putuskan berangkat mendaki, jarum jam menunjukkan pukul 15:00 sore, kabut tebal turun bersamaan dengan hujan menderu. Rombongan kami dengan yakin dan Bismillah akhirnya melangkahkan kaki. Dengan kendaraan Mitsubishi L300 yang termasyur bandel menaklukan medan off road akhirnya kami berangkat menuju titik masuk jalur pendakian gunung Rogojembangan.

Seperti biasa pembagian posisi pasukan kami bagi, saya bersama saudara Rian menjadi pasukan perintis, sementara saudara Alvan menjadi pasukan penyapu. Langkah demi langkah kami tapaki, sesekali terdengar nafas tersengal-sengal di anatara kami, siulan yang mesra dari alam mengiringi perjalanan kami, sesekali terkadang nyanyian dan "guyonan" terlempar di antara kami untuk menyatukan jiwa kami, jiwa-jiwa petualang paraputra-putri ibu pertiwi.

Medan yang kami lalui benar-benar di luar skenario kami, jalan setapak serta tertutup semak belukar lebat menutupi jalan di depan kami, sambil berjalan kami singkirkan semak belukar yang rapat menutupi jalan , tentu saja dengan tekad mencapai puncak, dengan tangan kosong sebab kami tidak membawa pisau rimba atau alat tajam lainnya untuk membuka jalan, sungguh di luar skenario dan perkiraan kami. Sementara hujan tidak bosan-bosannya menghujami  kami.

Kira-kira setengah jam berselang sejak pintu gerbang kami masuk jalur pendakian, akhirnya sampailah kami di pos 1 gunung Rogojembangan, pasukan kami istirahatkan sejenak, sembari minum serta menikmati camilan yang kami persiapkan untuk perjalanan. Kami konsolidasikan rombongan dan saling memberi semangat satu sama lain, kami atur strategi dan mantapkan hati untuk melangkah kembali.

Perjalanan kami lanjutkan menuju puncak gunung Rogojembangan, tentu saja medan semak belukar lebat kembali kami jumpai, tanaman bambu, tebu, semak berduri menutupi jalanan yang kami lalui.

Menuju pos 2, saya dan saudara Rian selaku pasukan depan sejenak berhenti, saudara Rian yang berjalan di depan berhenti, memanggil saya yang di belakang kira-kira jarak 2 meter, saya pun berjalan menuju arah saudara Rian, saudara Rian pun menunjukkan telunjuknya ke sebuah pojok-an di sebelah kiri di sisi kiri jalan yang kami lalui.

Ternyata yang kami saksikan adalah sebuah lubang besar menganga, kira-kira berdiameter 50 cm, di sekitarnya nampak tumpukan tanah yang kelihatannya baru saja digali, nampak tunggul kayu melintang rubuh di tengah jalan menghalangi langkah kami, waktu menujukkan pukul 16:45 sore dengan kondisi hujan dan berkabut.

Sejenak kami tertegun, saya musyawarahkan dengan saudara Rian dan kami putuskan untuk mundur kembali, kami teriak kepada rombongan yang nampak masih agak jauh di belakang kami untuk balik kanan dan mundur, kami pun mundur dengan sejuta tanya menggelayuti, " lubang apakah tadi ? ".

Kami berjalan kembali ke pos 1, disitu kami berhenti dan saya uraikan kepada teman-teman apa yang kami lihat dan kenapa mundur kembali. Kami musyawarahkan, kami analisis bahwa lubang tadi adalah lubang babi hutan mengingat banyaknya tanaman tebu di sekitar kami, kami putuskan untuk mundur kembali ke base camp. Waktu menunjukkan pukul 17:30 sore, hujan dan kabut masih menderu seakan-akan menyuruh kami untuk kembali, dengan hati yang "legowo" kami berjalan kembali, demi keselamatan kami semua.

Sebuah perjalanan mundur yang seru karena medan berlumpur dan hujan lebat hingga kami berjatuhan terpeleset saling menimpa satu sama lain, sebuah perjalanan mundur seperti yang dilakukan Napoleon Bonaparte ketika mundur dari Rusia, atau perjalanan pasukan khilafah Utsmaniyah ketika gagal mengepung Wina, ahh ini terlalu dramatis, hehe.

Pesona Air Terjun Curug Lawe dan Curug Muncar menjadi Obat kegagalan yang manis


gambar Pesona Air Terjun Curug Lawe dan Curug Muncar menjadi Obat kegagalan yang manis

Pukul 18:30 kami sampai di rumah pak Pari selaku Polisi Desa desa Gumelem, kami ceritakan apa yg kami temui, akhirnya didapat kabar bahwa sudah 3 bulan kemarin jalur itu terakhir dilewati pendaki, itu semua bisa menjelaskan kenapa semuk belukar rapat menyelimuti jalan rute pendakian, serta kabar bahwa jalan dari pos 1 dari pos 2 adalah tempat berkumpulnya babi hutan. Alhamdulillah Tuhan masih menyayangi kami, apalagi saat itu kami tidak membawa senjata tajam untuk membela diri dari serangan hewan buas.

Di rumah pak Pari kami ganti pakaian karena semua basah kuyup, kami musyawarahkan untuk mejalankan planing B, dan kami putuskan untuk mengganti tujuan ke Curug Muncar di Desa Curug Muncar, masih satu wilayah kecamatan dengan Desa Gumelem. Kami berangkat ke Curug Muncar dengan perasaan yang cukup tidak karuan, pertama kami gagal menaklukan puncak, kedua jalan yang kami lalui menuju Curug Muncar hancur serta licin akibat Hujan, sepanjang jalan naik angkutan Mitsubishi L300 tidak henti-hentinya kami berdoa agar keselamatan selalu dilimpahkan kepada kami.

Alhamdulillah pukul 20:00 tanggal 26 November 2016 kami sampai di Desa Curug Muncar, disambut oleh ibu Wati selaku pengurus Home Stay dan kenalan kami, seperti biasa keramahan dari ibu Wati dan alam bukit pedesaan yang membeti semangat kami, kami jelaskan kepadaibu Wati maksud kedatangan kami. Kami pun dipersilahkan masuk ke rumah ibu Wati, tak berapa lama ibu Wati membawakan kami teh hangat, sebuah minuman yg pas untuk mengusir dingin dan rasa kecewa kmi karena gagal mencapai puncsk impian kami.

Akhirnya kami menginap di Home Stay/Penginapan di Desa Curug Muncar, dengan makan malam yang nikmat dari ibu Wati kami bersantap malam dengan lahap, diiringi nyanyian malam di Desa Curug Muncar, sebuah nyanyian yang mendamaikan hati, menyentil nurani petuslangan kami. Setelah itu kami pun tetidur pulas dengan ditemani dinginnya udara pegunungan, dan tentu saja kehangatan persaudaraan kami yang mengusir dingin yang menggigit.

Esok hari tanggsl 27 November 2016 hari minggu, pukul 06:00 kami semua bangundan menyiapkan diri menuju objek wisata Curug Lawe dan Curug Muncar yang termasyur sampai negeri Atas Anging, dengan langkah kaki yang segar karena diiringi sejuknya udara pagi pegunungan kami pun melangkah. Pukul 07:30 kami sampai di curug Lawe, kami pun bermumpul menikmati alam, sesi dokumentasi alias foto-foto tak lupa pula kami kerjakan. Hanya setengah jam kami di curug Lawe.

Pukul 08:00 kami menuju curug Muncar, berjalan melewati saluran irigasi, Pukul 08:30 kami sampai di Curug Muncar, sebuah "lukisan" Tuhan terpampang, sebuah keindahan. Nampak rembesan air menetes di sela-tebing tebing yang entah sudah berusia berapa ribu tahun.
Beberapa teman terjun mandi ke Curug Muncar, terdengar tawa canda bahagia di antara mereka menikmati suasana, itu semua menjadi ketenangan tersendiri buat saya.

Pukul 09:00 kami turun ke Penginapan, sesampai di penginapan kami sudah disambut sarapan pagi dari ibu Wati, ada menu sarimi rebus, telur dadar, serta tumis pepaya muda yang menggugah selera, kami pun makan dengan lahap pagi itu. Setelah makan kami pun berkemas-kemas dan membersihkan penginapan untuk selanjutnya kami pun pulang. Tak lupa Kami berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada ibu Wati.
Selama perjalanan diisi dengan tawa canda, apalahi setelah ada seorang kakek yang kami sebut dengan nama "Pakdhe" ikut di kendaraan yg kami tumpangi, celotehan Pakdhe lah yang membuat kami tertawa riang melepas kekecewaan kamiyg gagal menaklukan puncak Rogojembangan.

Alhamdulillah pukul 12:30 siang kami sampai di rumah, di rumah saya kami berkumpul sejenak mekepas lelah serta evaluasi kembali, kami bertekad akan kembali. Kami gagal kali ini, tetapi kami akan kembali. Kami gagal mencapai puncak, tetaoi kami berhasil menaklukan ego kami dan ambisi kami, tetap semangat para petualang Nusantara!, persaudaraan kita akan berhasil membawa kita ke puncak dunia!, Terimalah kegagalan kita dengan jiwa yang besar dan merdeka!, Merdeka! Cayo indonesia.

"Kejar dan gantungkan cita-cita mu setinggi langit, kalau engkau terjatuh maka engkau akan jatuh di antara bintang-bintang" (Bung Karno, Presiden RI Pertama)

Daftar Peserta pendakian Gunung Rogojembangan 2117 MDPL

Peserta pendakian Gunung Rogojembangan 2117 MDPL

1. Defrimă Prăwiră Jăyădi
2. Ady Sartika Sinatra
3. Fakamfani
4. Sukma Zahra
5. Lintang E Tito
6. Muhammad Alfarezel
7. Rian Sukmo Pratoto
8. Koko Josemourinho
9. Wildan Muqorrobin
10. Akmal Ghazali
11. Wong Gebrag's
12. Mohammad Ibnu Adam
13. Djomblo
14. Mitonkk
15. Sukma Muh. Rizqi. S

Catatan oleh Sukma Muh. Rizqi. S. Terimakasih telah membaca artikel Catatan kegagalan menggapai Gunung Rogojembangan Pekalongan  2117 MDPL, 2117 . Salam lestari cayo indonesia.

Wisata Sejarah Museum Batik Pekalongan

Wisata Sejarah Museum Batik Pekalongan. Sejarah Gedung museum Batik Pekalongan mempunyai sejarah yang panjang , dimana dulunya museum batik pekalongan adalah bekas kantor balai kota Pekalongan, pada jaman penjajahan kolonial Belanda, dimana tempat tersebut adalah merupakan kantor keuangan yang membawahi tujuh pabrik gula di karesidenan Pekalongan.

Pada tanggal 29 Desember 2005 diadakan pertemuan forum bisnis Orang Pekalongan (OPEK) yang membahas tawaran Kota Pekalongan sebagai lokasi peringatan hari Koperasi Tingkat Nasional ke-59.
Pembentukan lembaga museum batik melibatkan Yayasan Kadin Indonesia dengan pemerintah Kota Pekalongan , Yayasan Batik Indonesia, Paguyuba Berkah, Yayasan Kadin Kota Pekalongan, Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan, serta pakar batik Asmoro Damais.

gambar Wisata Sejarah Museum Batik Pekalongan
Museum Batik Pekalongan dulu dan sekarang
Pada tanggal 12 Juli 2006 museum ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan perayaan Hari Koperasi Nasional ke-59. Museum batik ini dijadikan pusat data dan informasi mengenai batik sebagai pusat riset dan juga pengembangan ilmu desain tentang batik, perpustakaan dan acuan dalam hal perbatikan, mengkoleksi batik klasik, batik lawasan dan juga batik kontemporer indonesia.

Melihat isi dan Fasilitas dalam museum Batik Pekalongan 

Fasilitas yang dimiliki museum batik pekalongan terdiri dari ruang koleksi batik, ruang perpustakaan, kedai batik, ruang workshop batik, ruang pertemuan, dan ruang konsultasi atau pelayanan hak kekayaan intelektual (HKI).

Museum Batik Pekalongan memiliki tiga ruang utamam dimana ruang utama digunakan sebagai tempat memamerkan koleksi aneka batik khas daerah pesisir jawa, seperti batik Cirebon, Pekalongan, Batang, dan juga Rembang. Alat dan bahan yang digunakan dalam proses membatik juga dipamerkan di ruangan ini, salah satu alat yang dipamerkan adalah canting.

Ruang pamer kedua diisi koleksi aneka batik yang disumbangkan oleh pejabat negeri antara lain seperti Batik sumbangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Kristiani Herrawati, koleksi ini disumbangkan pada bulan Juli 2012, kemudian batik dari Wakil Presiden Budiono beserta istri, batik sumbangan dari Hatta Rajasa berserta istri, dan batik sumbangan Ainun Habibie.

gambar Fasilitas dalam museum Batik Pekalongan
Fasilitas dalam museum Batik Pekalongan 
Ruang pamer ketiga memamerkan koleksi batik yang berasal dari berbagai daerah seperti, Banten, Kalimantan, Garut, Indramayu, Madura, dan Papua, karena koleksi yang berada di ruang pamer ini berasal dari berbagai macam daerah maka ruang pamer ketiga ini dinamakan Ruang Batik Nusantara.

Visi Misi dan tujuan Museum Batik Pekalongan 

VISI :
Terwujudnya Museum Batik di Kota Pekalongan sebagai wadah untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia serta pusat informasi yang perlu dikembangkan, dibina dan dipelihara keberadaannya.

MISI :
  1. Mendorong masyarakat Indonesia untuk peduli terhadap keberadaan Museum Batik di kota Pekalongan sebagai wujud turut serta dalam pelestarian budaya Indonesia.
  2. Mendorong minat pengusaha / perajin batik untuk terus menggali dan melestarikan motif lama dan menciptakan motif baru.
  3. Melakukan kegiatan dokumentasi, penelitian dan penyajian informasi serta mengkomunikasikannya kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya bagi kepentingan masyarakat yang    lebih luas.
  4.  Memperluas lapangan kerja dan pemasaran.
TUJUAN :
  1. Terwujudnya Museum Batik di kota Pekalongan menjadi tempat pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia.
  2. Terwujudnya Museum Batik sebagai tempat tujuan wisata.
  3. Terwujudnya tampilan pameran batik yang informatif dan edukatif
  4. Terwujudnya informasi batik yang dapat diakses oleh masyarakat.
  5. Terwujudnya minat masyarakat terhadap budaya batik Indonesia.
  6. Terbentuknya hubungan kerjasama dalam lingkungan internasional.
Lokasi Museum Batik Pekalongan

Lokasi Museum Batik Pekalongan berada di Jl. Jatayu No. 3 Kota pekalongan tepatnya di kawasan budaya Jatayu Pekalongan.

Google Map Peta Museum Batik Pekalongan



Untuk Anda yang ingin berwisata atau berkujung ke Museum Batik pekalongan , berikut adalah info jam buka tutup dan juga tiket masuk Museum Batik pekalongan

Waktu Kunjungan Museum Batik Pekalongan 
Buka setiap hari  dari pukul 08.00 – 15.00 wib

Waktu - waktu  tutup kunjungan Museum Batik Pekalongan 
  • Tahun Baru,
  • 17 Agustus,
  • Lebaran Idhul Fitri,
  • Lebaran Idhul Adha
  • Tahun Baru Islam ( 1 Muharrom )
Jadi Anda tidak diperkenankan berwisata ke Museum Batik pekalongan pada hari – hari tersebut diatas.

Harga Tiket Masuk Museum Batik Pekalongan
  • Dewasa : Rp 5.000,-
  • Anak-anak (TK s.d. SMA) : Rp 1.000,-
Informasi kontak Museum Batik Pekalongan
  • Telp : (0285) 431698
  • Fax : (0285) 423221
  • Email : Museum.batik@yahoo.com 
Artikel terkait 
Video Wisata Sejarah Museum Batik Pekalongan Net 10 




Jika Anda ingin mengetahui Wisata dan Sejarah Museum Batik Pekalongan secara lengkap, silahkan Unduh Ebook gratis Sejarah Museum Batik Pekalongan file google drive. Semoga bermanfaat, silahkan share dan sebarkan. Terimakasih . 

Pesona Keindahan karimunjawa Island

Pulau karimunjawa Island terletak di tengah Laut Jawa yang merupakan sebuah Kecamatan di Kabupaten Jepara, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Asal mula kata karimunjawa menurut cerita sejarahnya bermula dari putra sunan muria (Syekh Amir Hasan ) yang juga sebagai murid dari sunan kudus, dimana beliau pada waktu itu dikenal nakal, sehingga diasingkan ke kepula yang jauh tersebut. Pulau Karimunjawa merupakan salah satu destinasi wisata bahari di jawa terbaik selain Pulau Seribu .
gambar Pesona Keindahan karimunjawa Island
karimunjawa Island
Kata karimun sendiri adalah dari bahasa Jawa “KREMUN” yang bermakna samar-samar ataupun pandangan kabur. Kepulauan Karimunjawa sendiri bila dilihat dari jauh memang nampak samar-samar, dan letaknya berada ditengah laut jawa . Untuk menuju pulau karimunjawa diperlukan waktu antara 4-6 jam dengan menggunakan transportasi seed boat atau kapal motor cepat dari Jepara ataupun Semarang hingga sampai di Kepulauan Karimunjawa.

Masyarakat Karimunjawa mayoritas berasal dari Suku Jawa Sisanya Berasal Dari Suku Bugis Dan juga Suku Madura. Walaupun  bahasa indonesia adalah bahasa resmi, namun umumnya sebagian besar Masyarakatnya menggunakan bahasa jawa dialek Jeporonan sebagai bahasa sehari-harinya. Sebagian besar penduduk Karimunjawa beragama Islam dan sebagian masih mempertahankan tradisi Kejawen, yang dikenal dengan istilah Abangan.

Pesona Keindahan Pulau karimunjawa Island

Karimunjawa Island adalah surganya untuk para penyelam dengan 90 jenis terumbu karang keren dan indah, juga terdapat sekitar 240 jenis ikan laut.  Bagi Anda wisatawan yang tidak berani menyelam, tersedia kapal dengan bagian bawahnya terdapat kaca untuk melihat pesona keindahan bawah laut karimunjawa. Tak hanya itu, karimunjawa juga menawarkan beraneka ragam jenis satwa dilindungi seperti Ular, penyu, rusa, Trenggiling, landak dan beraneka ragam jenis burung seperti bangau , elang laut dan lainya. Di karimunjawa Anda juga dapat menikmati indahnya pesona alam hutan pantai dan juga hutan mangrove.

Dengan Pesona Keindahan Pulau karimunjawa Island, maka tak heran jika pulau tersebut mendapat beberapa julukan yang melekat seperti :

The Paradise Of Java
Pesona Keindahan Pulau karimunjawa Island menawarkan keindahan alam yang masih hijau, alami dan juga asri. keasrianya tersebut yang menjadikan wisatawan betah berlama – lama  dan berbaur dengan suasana ramah masyarakatnya. Udara bersih dan segar di karimunjawa bagaikan surga dunia ciptaanNYA.  Pulau Karimunjawa masih masuk dalam administrasi pulau jawa, sehingga banyak yang menyebut pulau karikunjawa dengan sebutan  The Paradise Of Java

Caribbean Van Java
Pesona Keindahan Pulau karimunjawa Island kepulauan karimunjawa layaknya di pulau karibia yaitu terdiri dari beberapa pulau kecil, dan oleh sebab itu pada masa penjajahan belanda memberi julukan pulau tersebut dengan caribbean van java.

Beberapa pulau yang ada dikarimunjawa Island diantaranya 

gambar pulau karimunjawa Island
karimunjawa
  • Kolam Hiu, di desa Karimunjawa (Pulau Menjangan Besar)
    Legon Lele, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Gunung Gede, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Gunung Maming, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Lorong Cinta, di Kemojan (Pulau Kemujan)
  • Bukit Love, di desa Karimunjawa Dusun Jatikerep (Pulau Karimunjawa)
  • Bukit Joko Tuo, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Bukit Nyamplungan, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Air Terjun Nyamplungan, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Kapal Batu, di Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Goa Jepang, di Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Goa Sarang, di Parang (Pulau Parang)
  • Goa Pertapaan, di Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Tracking Hutan Mangrove, di desa Kemojan (Pulau Kemujan)
  • Pantai Batu Karang Pengantin, di desa Kemojan Dukuh Karanglawang (Pulau Kemujan)
gambar wisata pantai pulau karimunjawa Island
pulau karimunjawa
  • Pantai Ujung Gelam, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Pantai Batu Topeng, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Pantai Barakuda, di desa Kemojan (Pulau Kemujan)
  • Pantai Nirwana, di desa Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Pantai Yamin, di Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Pantai Annora, di Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
  • Pantai Kemloko, di Karimunjawa (Pulau Karimunjawa)
Wisata penangkaran di Karimunjawa
Penangkaran Hiu, di Pulau Menjangan Besar
Penangkaran Penyu, di Pulau Menjangan Besar

Wisata Kuliner karimunjawa
Karimunjava Culinary Centre, merupakan Wisata kuliner khas karimunjawa island yang terletak di Dekat Alun-Alun Karimunjawa Letaknya di desa Karimunjawa . Sedangkan Oleh-oleh khas dari Karimunjawa adalah Gereh Iwak Teri.

Untuk menuju pulau karimunjawa island ada dua jalur Transportasi yang bisa digunakan yaitu jalur laut dan jalur udara.

gambar Transportasi  Karimunjawa island
1. Transportasi Jalur laut menuju Karimunjawa island 

  • KMC Kartini 1. Salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan KMC Kartini Kapal Motor cepat , dengan lama perjalanan yang di tempuh sekitar 3-4 jam dari Pelabuhan Kartini jepara sampai ke Pelabuhan Karimunjawa.
  • KM Exspress Cantika 89. Kapal Express Cantika 89 , dengan menggunakan Kapal tersebut perjalanan yang Anda tempuh lebih singkat yaitu antara 1,5 - 2 jam perjalanan dari Pelabuhan Kartini sampai ke Pelabuhan Karimunjawa.
  • KMP Siginjai. Dengan menggunakan Kapal ini perjalanan yang di tempuh bisa lebih lama yaitu antara 5-6 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa.

2. Transportasi Jalur udara menuju karimunjawa island dengan menggunakan pesawat Susi Air

Baca artikel terkait [ Pesona keindahan pulau Bunaken ]

Dengan menggunakan Pesawat Susi Air untuk menuju pulau Karimunjawa akan lebih singkat yaitu antara 30-40 menit dari Bandara Ahmad Yani semarang sampai Bandara Dewandaru. Melalui jalur udara anda akan lebih menikmati Pesona Keindahan Pulau karimunjawa Island dari udara. Demikian semoga bermanfat untuk yang kalian merencanakan traveling, tour, liburan ataupun trip ke karimunjawa.

Wisata Kebun Strawberry Petungkriono Pekalongan

Ekowisata petungkriono tak henti - hentinya memanjakan pengunjung dengan pesonanya, kali ini indonesiacayo.com akan mengulas tentang wisata Kebun Strawberry Petunggkriono Pekalongan Jawa Tengah. Hawa udara yang sejuk dingin dengan suhu udara di kisaran 190C - 280C derajat celcius di daerah pegunungan Petungkriyono serta pemandangan alam sekitar lembah bukit berkabut memberikan suasana asik bagi para penggemar wisata alam pegunungan.

gambar Kebun Strawberry Petunggkriono Pekalongan

Kawasan Petungkriyono dengan tanah yang subur telah dikenal sebagai penghasil sayur mayur seperti kentang, kubis, wortel, selong, waluh jipang (labu siam), cabai, dan sebagainya. Hasil sayuran ini menjadi didistribusikan di wilayah Pekalongan, Banjarnegara, Batang, dan sekitarnya. Secara geografis Petungkriyono memang berbatasan dengan wilayah Banjarnegara di sebelah Selatan dan Batang di sebelah Timur.

Pesona keindahan alam Petungkriyono semakin lengkap dengan hadirnya Kebun Strawberry yang dikelola secara perorangan di desa Yosorejo, selain itu dipetungkriono  juga terdapat sentra jahe gajah di desa Telogopakis dan sentra kebun pisang Ambon di desa Kayupuring di dekat pusat pemerintahan Kecamatan Petungkriyono.

Sejarah Strawberry
Dari sejarahnya Strawberry ini merupakan tanaman buah yg ditemukan pertama kali di Chili, Amerika. Salah satu spesies tanaman stroberi yaitu Fragaria chiloensis L menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa & Asia. Selanjutnya spesies lain, yaitu F. vesca L. lebih menyebar luas dibandingkan spesies lainnya. Jenis stroberi ini pula yg pertama kali masuk ke Indonesia (Sumber budidaya-petani.blogspot.com).

Strawberry yang biasa ditemukan di pasar swalayan adalah hibrida yg dihasilkan dari persilangan F. virgiana L. var Duchesne asal Amerika Utara dgn F. chiloensis L. var Duchesne asal Chili. Persilangan itu menghasilkan hibrid yg merupakan stroberi modern (komersil) Fragaria x annanassa var Duchesne. Varietas stroberi introduksi yang dapat ditanam di Indonesia adalah Osogrande, Pajero, Selva, Ostara, Tenira, Robunda, Bogota, Elvira, Grella & Red Gantlet.

Tempat yang cocok untuk menanam Strawberry
Strawberry merupakan tanaman subtropis yang dapat beradaptasi dengan baik di dataran tinggi tropis yang memiliki temperatur optimum antara 22-280C dan suhu udara minimum antara 4-50C. Kelembaban udara yang baik untuk pertumbuhan tanaman Strawberry 80-90%, dan sinar matahari yang tidak terlalu kuat dengan lama penyinaran cahaya matahari yang dibutuhkan dalam pertumbuhan adalah 8-10 jam setiap harinya. Secara umum, untuk membudidayakan tanaman Strawberry dengan optimal dilakukan di daerah daratan tinggi antara 1.000-1.500 meter di atas permukaan laut.

Wisata Kebun Strawberry Petunggkriono Pekalongan Jawa Tengah
Lahan tumbuh yang subur dan udara bertemperatur rendah seperti kawasan dataran tinggi di Yosorejo Petungkriyono dengan ketinggian kurang lebih 1.294 meter di atas permukaan laut menjadi tempat yang cocok budidaya Strawberry.

Adalah Pak Daryono dan Bu Asih Di kebun seluas lebih dari 1.000 M2 membudidayakan strawberry. Selain membudidayakan juga membuat bibit Strawberry untuk keperluan perluasan tanaman sendiri maupun untuk dijualkepada pengunjung . Strawberry dari Kebun Petungkriyono tidak kalah dengan yang dipajang di supermarket. Buahnya berwarna cerah dan rasanya juga tak kalah manis dan bentuk buahnya lebih besar-besar.

Tanaman strawberry di Kebun Strawberry Petunggkriono dipupuk dengan pupuk kandang dan pupuk organik, sehingga tidak melibatkan pupuk buatan. penyemprotan dengan pestisida tidak dilakukan untuk menjaga dari pencemaran bahan kimia. Panen dilakukan 2 minggu - 1 bulan sekali dengan cara bergilir. Strawberry bisa berbuah selama 7 bulan, dengan jumlah yang fluktuatif tergantung cuaca. Sedangkan pada saat musim penghujan, tanaman Strawberry tidak dapat berbuah sama sekali.

Di Kebun Strawberry Petungkriyono, pengunjung dapat petik langsung di kebun untuk selanjutnya ditimbang dan dinikmati dilokasi atau dibawa pulang. Tersedia tempat berteduh yang cukup luas dan menyediakan beberapa hidangan makanan ringan dan minuman hangat. Wisata Pesona Kebun Strawberry Petunggkriono Pekalongan juga pernah masuk di ulasan berita wisata NET10

Baca juga Pesona river tubing, river tracking dan Body rafting Welo River Petungkriono 

Tonton video Wisata kebun Strowberi Pekalongan NET10



Terimakasih semoga bermanfaat, silahkan share dan sebarkan agar wisata di pekalongan lebih dikenal luas lagi. Source pekalongankab.go.id.

Pesona Welo River Petungkriono Pekalongan

gambar Welo River Petungkriono Pekalongan
Pesona Welo River Petungkriono Pekalongan. Pekalongan memiliki letak geografis yang sangat strategis mulai dari pantai hingga pengunungan bisa dinikmati di pekalongan, salah satu wisata pekalongan yang sedang naik daun adalah eko wisata petung kriono di kabupaten pekalongan. Adalah Welo River wisata uji adrenalin dengan pemandangan alam yang masih asri dan sangat menakjubkan.
Wisata Rumah Pohon Welo River


gambar Wisata Rumah Pohon Welo River

gambar Welo River petungkriono

Wisata Welo River terletak di Kecamatan Petungkriyono, Welo River saat ini menjadi salah satu incaran bagi wisatawan pecinta tantangan air. Tak hanya wisata permainan air, keindahan alam Welo River dibalut dengan hijaunya pepohonan dan bukit yang masih asri menjadikan daya tarik tersendiri, apalagi pengelola weloriver memanjakan pengunjung dengan bangunan rumah pohon yang bisa digunakan untuk berfoto.

River tubing, River tracking, dan body rafting Welo River


gambar River tubing, River tracking, dan body rafting Welo River

Welo River merupakan wisata tantangan bermain air di sungai welo dengan konsep unik dan mempesona. Ada tiga paket wisata yang ditawarkan di Welo River yakni river tubing, river tracking, dan body rafting. Bagi Anda yang bernyali bisa melakukan Cliff Jumping dari atas tebing sungai welo.

gambar River tubing, River tracking, dan body rafting Welo River

Welo River ini tercipta berkat swadaya masyarakat. Tujuan utama dicetuskannya destinasi ini adalah untuk  memberdayakan masyarakat sekitar, khususnya bagi para pemuda untuk menambah penghasilan dengan menjadi guide Welo River dengan begitu para pemuda tidak lagi bekerja merantau keluar daerah. Foto terkait Top 10 Foto Wisata Pekalongan Indonesia 

Video Pesona Welo River Petungkriono Pekalongan



Tag petungkriyono,inipekalonganku ,disinipekalongan,explorepekalongan ,instapekalongan.

Jembatan Surobayan spot foto populer di Pekalongan

gambar Jembatan Surobayan pringgodani
jembatan surobayan pekalongan
Jembatan surobayan (Pringgodani) adalah sebuah jembatan penghubung dua wilayah yaitu wilayah utara dan selatan di Kabupaten Pekalongan yang diresmikan pada hari (Kamis,14/1/2016) oleh Bupati Pekalongan Drs.H.A.Antono, bersama Wakilnya Fadia rafiq. Jembatan tersebut menurutnya secara umum dikenal dengan istilah sebutan Jembatan Surobayan.

Berdasarkan masukan dari masyarakat mengenai letak jembatan yang menghubungkan wilayah kecamatan Wonopringgo dan kecamatan Kedungwuni, maka jembatan tersebut pada saat diresmikan menggunakan nama jembatan Pringgodani, buah kepanjangan dari Wonopringgo dan Kedungwuni.

Pada acara Peresmian jembatan pringgodani tersebut Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengharapkan jembatan yang membanggakan bagi masyarakat Pekalongan tersebut  hendaknya tidak sekedar menjadi penghubung dua daerah, tetapi bisa dimaknai dari beberapa hal.

“Saya berharap jembatan ini bisa menjadi penghubung antar daerah untuk memajukan ekonomi dan untuk menyatukan budaya, tetapi juga antar generasi untuk menyambungkan sejarah, sehingga jembatan ini betul-betul sangat bermakna dan mutlak diperlukan,” 

Harapan Bupati Pekalongan seperti dikutip dari halaman radarpekalongan.com

Di bagian terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum pekalongan Hari Suminto, SH, MH dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diresmikannya jembatan Pringgodani tersebut adalah agar supaya memudahkan arus lalu lintas dan juga roda perekonomian di Kabupaten Pekalongan.

Sebulan setelah diresmikan Jembatan Pringgodani sempat ambrol 
fotoJembatan Surobayan malam hari
foto instapekalongan.tumblr.com
Baru saja diresmikan pada Tanggal 14 Januari 2016 ,kibat diguyur hujan terus menerus, talud Jembatan Pringgodani Kabupaten Pekalongan, amblas pada sisi selatan (arah Wonopringgo-Kedungwuni), sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (7/2/2016) dan reruntuhan talud tersebut mengakibatkan tembok rumah warga ambrol. Ambrolnya talud jembatan ini sempat membuat arus lalu lintas di lokasi jembatan tersebut ramai karena banyak warga yang penasaran , mereka berdatangan untuk menonton ambrolnya talud sebelah selatan jembatan yang baru dibangun dengan anggaran senilai Rp25,5 miliar tersebut. Dikutip dari radartegal.com

Jembatan Pringgodani spot foto populer di Pekalongan
Seiring berjalanya waktu jembatan Pringgodani atau yang lebih dikenal dengan sebutan jembatan surobayan menjadi daya tarik tersendiri untuk warga wonopringgo, kedungwuni dan masyarakat pekalongan pada umumnya . Kini Jembatan surobayan menjelma menjadi tempat spot foto populer di Pekalongan . Baik siang ataupun malam Jembatan surobayan dimanfaat warga untuk tempat berfoto ria mulai dari Orang dewasa , abg pekalongan hingga anak – anak banyak yang berhenti di jembatan surobayan hanya untuk berfoto selfi dan yang lainya.

Foto terkait Top 10 Foto wisata Pekalongan indonesia 

cah nopringgo foto di jembatan surobayan

spot foto jembatan surobayan facebook Pesex cabita 
Hasil jepretan foto – foto di jembatan surobayan (Pringgodani) banyak yang  beredar dan tersebar di media sosial seperti facebook, instagram , twitter dan yang lainya.

Ayo silahkan manfaatkan spot foto jembatan pringgodani untuk menghias media sosial Anda, tapi harus di catat ya, boleh foto – foto tapi tetap jangan mengganggu lalu lintas, jangan membahayakan diri anda sendiri ataupun para pengguna jalan, jangan coret - coret dengan tulisan tak berguna, tetap jaga kebersihan jembatan surobayan Kita tercinta. Demikian semoga bermanfaat.

Keindahan Kolam Ikan Mbalong Sedondong Pekalongan

Sedondong atau kedawungrejo adalah merupakan sebuah dusun di RT 09 RW 04 berada di bawah pemerintahan desa rowokembu kecamatan wonopringgo Pekalongan jawa tengah dengan kode posnya adalah 51181 . Didesa sedondong terdapat kolam ikan yang oleh warga setempat di sebut mbalong sedondong raya.

Untuk menuju lokasi mbalong sedondong sangat mudah karena lokasinya bersebelahan dengan Asrama Militer 407 Wonopringgo Pekalongan, yaitu tepatnya di gang sriti 11. Mbalong sedondong raya adalah merupakan sebuah kolam tempat penangkaran ikan milik RT 09.

Kolam mbalong sedondong raya tersebut memanfaatkan aliran air kali embong, dimana kali embong sendiri adalah merupakan aliran sungai milik dinas perairan untuk mengaliri persawahan penduduk yang membelah dukuh kedawungrejo sedondong menjadi dua bagian yaitu wetan (timur) kali dan kulon (barat) kali yang keduanya di hubungkan oleh sebuah jembatan tua peninggalan belanda bernama jembatan ngepeh.

gambar indahnya kolam ikan koi desa

Pesona keindahan Kolam Ikan Mbalong Sedondong Raya Pekalongan Indonesia.
Berada dilokasi mbalong sedondong raya Anda akan disuguhi pemandangan sungai dan kolam yang berbalut dengan pemandangan hijaunya rumput juga rindangnya pepohan yang ada disana. Berbicara masalah udara, Anda tidak perlu meragukanya karena dengan banyaknya pepohon rindang dan juga kebun sengon yang ditanam warga menambah kesan kesejukan dan jauh dari polusi udara yang tidak mungkin Anda temui di kota besar seperti jakarta.

Walau bernama kolam mbalong sedondong raya, namun anda tidak akan menumukan buah kedondong sesuai dengan nama sedondong (kedondong). Kedondong sendiri merupakan buah yang unik, dimana buah kedondong menurut kebanyakan orang adalah buah yang memiliki kepribadian ganda, dimana luar buah tersebut memiliki penampilan yang rapi namun didalam buah tersebut menyimpan duri yang sangat tajam. Buah kedondong ini berbentuk bulat telur dengan rasanya yang manis – manis asam githu.

Baja juga tentang manfaat buah kedondong untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Asal usul desa Kedawungrejo Sedondong

Awal mula nama Sedondong  itu adalah warisan leluhur dari nenek  moyang masyarakatnya. Sedangkan nama Kedawungrejo adalah amanat dari alm. Mbah Rohmani. Menurut sumber yang saya kutip dari Grup Facebook Gayeng sedondong bahwa asal muasal nama Kedawungrejo merupakn buah pemikiran dari Alm Mbah Rohmani pada tahun 1980an dan hingga sekarang nama dukuh Kedawungrejo tersebut begitu menggema dan juga merupakan perwujudan baru dari Filsafat buah kedondong, untuk menepis keburukan mitos bahwa buah kedondong itu merupakan perwujutan dari sifat buruk.

Tempat keramat Manggisan Sedondong Raya 

Di sekitar kolam ikan mbalong sedondong raya terdapat pohon manggis yang menurut para tetua di kampung tersebut menyebutkan bahwa sebuah tempat yang bernama MANGGISAN merupakan tempat yang dikeramatkan atau terbilang angker. Masyarakat sedondong  sendiri hingga sekarang masih ada yang percaya bahwa manggisan adalah tempat keramat .

Dulu jika ada warga yang sedang hajatan seperti ada upacara pernikahn, sunatan dan yang lainya pasti akan meletakan sesajen di tempat tersebut. Namun seiring berjalanya waktu dan semakin rasionalnya pemikiran warga sedondong perlahan kebiasaan persembahan sesaji untuk tempat keramat manggisan mulai ditinggalkan. Cerita lainya di sebutkan bahwa sebagian Masyarakat sedondong raya termasuk para pemudanya masih percaya bahwa ada benda pusaka di sekitar manggisan .

Menurut sesepuh dusun sedondong yang sudah almarhum menyebutkan bahwa sebenarnya terdapat keris pusaka yang berdiri di ujung daun di sekitar manggisan dan hanya warga aseli dan keturunan aseli sedondong yang bisa mendapatkan pusaka keris tersebut.

Seiring berjalanya waktu masyarakat sedondong raya perlahan sudah banyak mengalami percampuran karena pernikahan yang menyebabkan adanya warga baru yang masuk sedondong dan sebaliknya ada pula warga sedondong yang keluar dari desanya karena pernikahan tersebut.

Kerukunan antar warga sedondong sampai sekarang masih tetap terjaga dengan baik antara anak - anak dengan kaum mudanya ataupun kaum muda dengan yang dewasa dan atau dengan  para orang tua dan tetua desanya. Demikian semoga bermanfat. Inilah desaku yang ku cinta #cayoindonesia.

Jateng Gayeng Slogan dan Branding Provinsi Jawa Tengah

Jateng Gayeng slogan dan branding Provinsi Jawa Tengah. Dikutip dari situs resmi pemerintahan Provinsi Jawa Tengah jatengprov.go.id. Pada Minggu (tanggal 23 agustus 2015 ) Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP dan Wakil Gubernur Drs H Heru Sudjatmoko MSi pada sela - sela penutupan acara Pesta Rakyat dalam rangka HUT ke-65 Provinsi Jawa tengah yang bertempat di GOR Satria Purwokerto, Pemerintahannya resmi mengeluarkan branding logo dan juga tagline jawa tengah yaitu Jateng Gayeng.
Logo Jateng Gayeng 
Makna Logo Jateng Gayeng

Jateng Gayeng adalah perwakilan dan juga makna dari masyarakat Jawa Tengah yang penuh dengan semangat, berani, tangguh, jujur, ramah, menggembirakan, harmonis dan juga hangat. Logo Jateng Gayeng sendiri bercirikan batik Jawa dengan diselipi simbol keris yang merupakan identitas jawa .Logo Jateng Gayeng ini adalah sekaligus sebagai sarana untuk mempromosikan berbagai potensi kabupaten / kota di jawa tengah .

Desain Logo Jateng Gayeng

Logo dan juga tagline  "Jateng Gayeng" itu adalah merupakan karya warga Depok Maharaja Blok 12 Depok, Jawa Barat sebagai pemenang dalam lomba logo dan tagline yang diselenggarakan pada 18 Juni hingga 15 Juli lalu. Tonny Subagyo memenangkan lomba setelah melalui berbagai penilaian dari tim juri Mark Plus dan juga tim Branding Jawa Tengah yang pada waktu itu tim beranggotakan budayawan, akademisi, pakar pemasaran, dan juga para ahli dibidangnya.

Pada kesempatan peluncuran logo dan tagline jateng gayengGubernur H Ganjar Pranowo SH MIP juga meluncurkan sebuah film pendek tentang kegiatan dan aktivitas masyarakat Jawa Tengah dengan segala potensinya. Film tersebut berupa dokumen rekaman kegiatan yang menggambarkan tentang keunggulan lokal hingga pariwisata di jawa tengah.

Visit Jawa Tengah Film Dokumenter Jelajah Jawa Tengah Indonesia



Visit Jawa Tengah sebuah film pendek Dokumenter berjudul "Jelajah Jawa Tengah Indonesia" dipersembahkan oleh Pemprov Jateng yang bekerjasama dengan Djarum Bakti Budaya itu menggambarkan tentang perjalanan sepasang muda-mudi yang mengunjingi keberbagai objek wisata, tempat-tempat kuliner, dan juga industri kerajinan di Jawa tengah. Demikian semoga bermanfaat. Source jatengprov.go.id

Banyak keuntungan dengan tiket khusus Dieng Culture Festival (DCF)

Dieng Culture Festival (DCF) masih dan memang bertempat di Dataran Tinggi Dieng. Adalah Komunitas Dieng Pandawa selaku penyelenggara acara DCF. Dieng Culture Festival dari tahun ketahun selalu menyuguhkan beragam aneka pertunjukan dan juga berbagai acara dalam event kebudayaan tahunan tersebut.

Ayo ke (DCF) Dieng Culture Festival untuk menyaksikan acara ritual potong rambut gimbal anak - anak dieng, Pesta lampions, kembang api, dan lain - lain. DCF biasanya hadir di bulan Agustus setiap tahunya. Saksikan juga ragam acara di Dieng Culture Festival seperti: jazzatasawan, pemutaran film, wayang kulit dan seni tradisional lainnya. Dieng Culture Festival berlangsung selama 3 (tiga) hari , dan biasanya DCF hadir di bulan Agustus.

gambar pesta lampions dieng culture festival

Selain acara ritual potong rambut anak gimbal sebagai acara puncak DCF, selama 3 (tiga) hari sejak tersebut pengunjung DCF dapat menyaksikan ragam acara seperti, jazz atas awan, pemutaran film, wayang kulit dan seni tradisional, serta ada penerbangan lampion, pesta kembang api, kirab budaya, lalu ada pameran produk kerajinan / industri kreatif dan kuliner dari dataran tinggi Dieng.

gambar anak rambut gimbal dieng

Harga tiket khusus Dieng Culture Festival juga diberlakukan agar supaya pengunjung bisa dengan lebih leluasa mengikuti dan menyaksikan rangkaian acara DCF tersebut. Tiket khusus Dieng Culture Festival yang dijual tersebut jumlahnya sangat terbatas. Panitia hanya menyediakan sekitar 3500 lembar tiket khusus.

Data pengunjung yang akan menghadiri acara Dieng Culture Festival selama tiga hari tersebut bisa mencapai lebih dari 100.000 ribu orang.  Menurut Panitia Dieng Culture Festival bagi pengunjung yang tidak kebagian tiket khusus DCF tersebut, bisa dengan alternatif lainya yaitu diantaranya dengan membeli tiket wisata reguler.

Namun kekurangan tiket wisata reguler yaitu diberlakukan pembatasan akses terhadap beberapa venue pertunjukan atupun acara. Pengunjung pemegang tiket wisata reguler tidak bisa masuk ke venue pertunjukan jazz di atas awan dan juga tidak bisa masuk ke lokasi untuk menyaksikan acara ritual cukur rambut gimbal anak - anak dieng di kompleks Candi Arjuna dieng plateau.

gambar pesta kembang api

Panitia penyelenggara DCF mematok Harga untuk tiket khusus DCF adalah sebesar Rp 250.000. Beberapa keuntungan yang akan didapat oleh para wisatawan pemegang tiket khusus DCF antara lain
  1. Free pas masuk lokasi wisata kawasan candi arjuna, kawah sikidang dan telaga warna selama festival berlangsung,
  2. Mendapatkan t-shirt khusus DCF
  3. Mendapatkan 1 buah lampion,
  4. Mendapatkan 1 buah kembang api,
  5. Bisa masuk venue/lokasi pertunjukan jazz atas awan,
  6. Bisa mendaftarkan diri menjadi peserta kirab budaya (terbatas hanya 100 orang), dan
  7. Mendapatkan selendang khusus untuk dipergunakan saat upacara ritual cukur rambut gembel.
Catatan bagi pembeli tiket khusus tiket Dieng Culture Festival adalah bahwa panitia DCF menyatakan tiket yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan kepada penyelenggara.

Harga sewaktu-waktu dapat berubah. Lebih lanjut Syarat dan ketentuan tentang tata cara pembelian tiket khusus Dieng Culture Festival dapat Anda lihat pada website penyeleggara DCF di www.dieng.id . Demikian semoga bermanfaat.