Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan

Harga Tiket Jadwal Turnamen Mini Uji Coba Timnas U - 19

Harga Tiket Jadwal Turnamen Mini Uji Coba Timnas U - 19. Jelang Piala Asia U- 19 Indonesia pada 18 Oktober hingga 4 November 2018 mendatang, PSSI menyelenggarakan laga uji coba untuk Timnas U- 19 Indonesia dalam turnamen mini segi tiga berlabel PSSI Anniversary U-19 Tournament 2018 tanggal 21 hingga 25 September 2018 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
PSSI Anniversary U 19 Tournament 2018
PSSI Anniversary U- 19 Tournament 2018
Tak tanggung - tanggung dalam PSSI Anniversary U- 19 Tournament 2018 ini, Timnas U- 19 Indonesia akan melawan dua Tim kuat yaitu China  U-19 dan juga Thailand U- 19. Di mulai pada 23 September timnas U-19 akan menjajal kekuatan raja asia tenggara Thailand, lalu akan menantang tim kuat Asia, China pada 25 September 2018.

PSSI pada awalnya juga mengundang timnas U-19 Suriah, namun  kemudian mengundurkan diri sehingga turnamen ini menyisakan 3 peserta. Semua pertandingan PSSI Anniversary U-19 Tournament 2018 pada pukul 18.30 WIB Live di Inews TV / RCTI.

Berikut Jadwal lengkap Pertandingan PSSI Anniversary U-19 Tournament 2018

  • China U- 19  vs Thailand U- 19 hari Jumat (21/9)
  • Timnas Indonesia  U- 19 vs Thailand U- 19 hari Minggu (23/9)
  • Timnas Indonesia U- 19  vs China U- 19 hari Selasa (25/9)
Berikut Harga Tiket PSSI Anniversary U-19 Tournament  2018

  1. Harga tiket Tribun Utara/Selatan Rp 40.000
  2. Harga tiket Tribun Timur Rp 75.000
  3. Harga tiket VIP Barat Rp 150.000
Turnamen segitiga PSSI Anniversary U-19 Tournament  2018, Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, kick off pukul 18.30 WIB live di Inews TV / RCTI.

Petisi online untuk Luis Milla berbuah Manis

Semua Rakyat Indonesia pecinta Timnas sedang dilanda kesedihan yang mendalam usai timnas U-23 Indonesia kalah menyakitkan dari timnas U-23 UEA (Uni Emirat Arab ) di babak 16 besar sepak bola Asian Games, Meski timnas U-23 Indonesia yang dilatih Luis Milla mengalami kegagalan, namun warganet banyak yang menginginkan untuk Luis Milla dipertahankan sebagai Pelatih Timnas Indonesia.
PSSI Perpanjang Kontrak Luis Milla
Luis Milla
Seperti Kita ketahui bersama bahwa setelah ke gagalan membawa Timnas U - 22 Indonesia di ajang sepak bola Sea Games di Malaysia, luis Milla masih di beri kepercayaan PSSI untuk menukangi Timnas U - 23 Asian Games dengan target perempat FINAL Asian Games Jakarta Palembang. Kontrak Luis Milla sendiri akan berakhir pada ahir bulan Agustus ini dan nampaknya belum ada sinyal dari Ketua umum PSSI untuk memperpanjang Kontrak Luis Milla.

Karena hal tersebut, warganet banyak yang  menyerbu akun Instagram Ketua Umum PSSI, Bapak Edy Rahmayadi untuk memperpanjang kontrak Luis Milla setidaknya sampai Piala AFF 2018 yang akan berlangsung pada November mendatang.

Banyak tagar #SaveLuisMilla yang meraimaikan media sosial, tak hanya itu saja dukungan untuk  Luis Milla agar terus melatih Timnas Nasional Indonesia juga hadir lewat petisi online di halaman change.org dengan judul petisi Perpanjang Kontrak Luis Milla. Petisi tersebut digagas oleh Calvin Fernando dan sampai saat artikel ini di buat, sudah ditandatangani lebih dari 32.000, termasuk Saya juga sudah tanda tangan di situ.


Alhamdulillah, berkat kita semua akhirnya PSSI Perpanjang Kontrak Luis Milla selama setahun. Hal tersebut resmi diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Bapak Edy Rahmayadi pada hari Selasa (28/8/2018) sore dalam jumpa pers di salah satu hotel di Jakarta Selatan.

Tugas pertama Milla adalah membentuk Timnas Senior guna menghadapi Piala AFF 2018 yang akan berlangsung pada tanggal 8 November hingga 15 Desember mendatang.


Sukses itu butuh Proses dan tidak Instan.

Perlu Kita ketahui bersama bahwa Luis Milla memang pernah membawa Timnas U 21 Spanyol menjadi juara Piala Eropa tahun 2011 dengan mengalahkan Swiss di final. Saat itu Milla menangani pemain - pemain yang sekarang menjadi bintang di klub masing - masing seperti Juan Mata, David De Gea, Cesar Azpilicueta, Bojan Krkic, Ander Herrera, dan juga Thiago Alcantara.

Namun perlu Kita ketahui bersama bahwa usaha Luis Milla membawa Timnas Spanyol tidaklah dengan jalan instan. Karier Milla bersama timnas muda Spanyol tak berjalan mulus di tahun pertamanya dimana Ia gagal membawa Matador muda lolos ke fase grup Piala Eropa U-19 tahun 2009.

Tim muda Spanyol U-19 baru sukses menembus final Piala Eropa U-19 pada tahun 2010. Namun, Milla gagal juara karena Spanyol kalah 1-2 dari Perancis yang waktu itu menjadi tuan rumah. Melalui proses panjang dan kerja keras, akhirnya di tahun 2011 buah kerja kerasnya menjadi manis untuk Rakyat Spanyol. Milla Sukses membawa Spanyol U-21 menjadi juara Piala Eropa U-21 2011.

Ditangan Luis Milla Timnas berkembang dengan pesat, tak hanya dari segi permainan Luis Milla juga berhasil membuat mental bertanding  para pemain Timnas Indonesia bermental baja berjuang tanpa lelah. Saya dari SD sudah nonton Timnas Indonesia dan tak pernah melewatkan setiap pertandingan Timnas, menurut pandangan saya, cara bermain Timnas era Milla sangat berbeda jauh dengan pelatih - pelatih lain, jika dulu ketika Timnas kebobolan dulu 80 persen pasti kalah, sekarang Kita bisa lihat sendiri bagaimana mental bertanding yang ditampilkan Hansamuyama dkk. Dengan cara bermain seperti itu 2 - 3 tahun lagi bisa jadi Timnas Indonesia berjaya setidaknya di Level Asean dulu.

Tak hanya itu semenjak SEA Games 2017, Luis Milla berhasil menghadirkan gaya bermain Timnas Indonesia yang atraktif  dan tidak membosankan hingga di babak 16 besar Asian Games. Masih banyak lagi perubahan yang menjanjikan Timnas Indonesia di tangan coach Luis Milla yang bisa kalian cari di internet.

Ayo pecinta Timnas Indonesia, jika kalian menginginkan Coach luis Milla tetap melatih Timnas Indonesia, mari tanda tangani petisi online Perpanjang Kontrak Luis Milla. Dalam petisi itu, warganet ingin PSSI memberikan kesempatan kepada mantan pelatih timnas Spanyol U-21 itu meneruskan pekerjaannya membangun timnas Indonesia. Mereka beralasan jika ada pelatih baru maka para pemain harus beradaptasi lagi dari awal.

AYO TANDA TANGANI PETISI ONLINE PERPANJANG KONTRAK LUIS MILLA!
petisi online perpanjang kontrak luis milla
petisi online perpanjang kontrak luis milla
Berikut kutipan isi petisi online Perpanjang Kontrak Luis Milla

Tidak ada yang mudah untuk semua hal termasuk Sepakbola, berikan Luis Milla kesempatan untuk merubah persepakbolaan kita yang carut marut dan tanpa prestasi. Datangnya Luis Milla membawa secerca harapan baru bagi kita semua, permainan Indonesia berubah dan mampu mengimbangi tim-tim dari Asia Timur dan Asia Barat, padahal dulunya Indonesia sulit sekali mengimbangi mereka dan selalu kalah, jadi sebagai suporter Timnas sejati saya mengajak kita semua untuk menandatangi petisi ini hingga mudah-mudahan menteri pemuda dan olahraga kita dapat melihatnya dan mewujudkan cita-cita kita semua, Sepakbola tidak mudah semua butuh proses biarkan Milla membantu Indonesia menjadi tim yang lebih baik lagi hingga akhirnya cita-cita kita semua dapat tercapai yaitu melihat Indonesia berprestasi atau bahkan bisa lolos ke Piala Dunia, Ibarat main judi masang kecil masa mau menang banyak? jangan jadikan gaji Luis Milla sebagai alasan, kami lebih rela bayar pajak untuk bayar Milla ketimbang di korupsi! .  #THEPOWEROFNETIZEN #cayoindonesia

Sejarah Desain Jersey Timnas Indonesia sejak 2007 hingga sekarang

Di setiap desain Jersey Timnas Indonesia selalu tersimpan sejarah yang tak terlupan bagi Saya, karena sejatinya timnas Indonesia adalah bagian dari perjalanan hidup Saya. Timnas Indonesia memang sudah lama tak berprestasi sejak terakhir kali meraih medali emas di ajang SEA Games 1991. Namun, sampai kapanpun, Saya masih tetap cinta dan bangga dengan Timnas Garuda. Berikut adalah kilas balik sejarah timnas Indonesia sejak tahun 2007 yang ada di ingatan Saya.

Sejarah Kiprah Timnas Indonesia

Tahun 2004 terahir kali desain jersey timnas Indonesia menggunakan pola tiga garis ikonik khas apparel adidas yang terpasang di bahu, karena sejak tahun 2007, perusahaan perlengkapan olahraga asal Amerika Serikat, Nike resmi menjalin kerjasama dengan PSSI untuk keperluan jersey Timnas Indonesia.

jersey timnas Indonesia 2004
jersey timnas Indonesia 2004 keluaran terakhir Adidas
Foto skuad timnas Indonesia saat pertandingan persahabatan vs australia setelah indonesia jadi runner up di piala tiger 2004 ( Sekarang Piala AFF ). Penampilan impresif timnas indonesia di piala tiger membuat australia penasaran ingin bertanding lawan timnas Indonesia.

Berdiri dari kanan ke kiri : Hendro Kartiko, Mauli Lessy, Ortizan Sollosa, Firmansyah, Ismed Sofyan, Hamka Hamzah

Jongkok dari kanan ke kiri : Ponaryo Astaman, Agus Indra, Samsul Bahri, Ilham Jaya Kusuma, Firman Utina

Pelatih : Peter White

Dari tahun 2007 hingga 2018 menjadi sponsor resmi untuk jersey timnas Indonesia, tercatat Nike telah 5 kali mengeluarkan desain baru untuk seragam tempur pasukan Garuda. Berikut ini adalah sejarah desain jersey timnas Indonesia dari tahun 2007 hingga 2018 keluaran Nike.

Evolusi desain jersey timnas Indonesia dari tahun 2007 - 2018 ( Keluaran Nike )

1. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2007
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2007
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2007
Pertama kali bekerjasama dengan PSSI di tahun 2007, Nike merilis desain jersey baru untuk timnas Indonesia dengan memperkenalkan teknologi baru dry fit. Teknologi dry fit ini diklaim dapat dengan mudah menyerap keringat Pemain. Jersey dengan teknologi dry fit, menjadikan keringat yang sudah diserap tersebut lebih cepat diuapkan, sehingga selain mudah menyerap keringat juga membuat nyaman pemain.

Desainnya Jersey Timnas Indonesia tahun 2007 polos dengan dua garis putih miring di bawah bagian kiri. Lalu ada lambang garuda di dada kiri dan logo centang khas apparel Nike di dada kanan. Lambang garuda di dada dibuat tepat di atas jantung pemain, yang menunjukkan betap dekatnya Indonesia di hati, menunjukan bahwa para pemain Timnas berjuang sepenuhnya untuk negara dan bangsa ini.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2007

Tahun 2007 Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah Piala Asia bersama tiga negara Asean lainya. Dengan seragam kebanggan tahun 2007 ini, Saya masih ingat, dihadapan sekitar 60 ribu penonton, Tim Merah-Putih yang di asuh pelatih Ivan Kolev, sukses membungkan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Indonesia menang 2-1 atas Bahrain melalui gol membelah lautan Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Skuad Timnas Indonesia di Piala Asia 2007

Kiper: Jendry Pitoy (Persipura), Marcus Horison (PSMS) dan Feri Rotinsulu (Sriwijaya FC).

Belakang: Supardi (PSMS), Ricardo Salampessy (Persipura), Firmansyah (Sriwijaya FC), Charis Yulianto (Sriwijaya FC), Hary Saputra (Persis), Maman Abdurrachman (PSIS), M. Ridwan (PSIS), Erol Iba (Persik).

Tengah: Ponaryo Astaman (Arema), Firman Utina (Persita), Ismed Sofyan (Persija), Mahyadi Panggabean (PSMS), Eka Ramdhani (Persib), Syamsul Bachri Chaerudin (PSM) dan Atep (Persija).

Depan: Ellie Aiboy (Arema), Bambang Pamungkas (Persija), Budi Sudarsono (Persik), Zaenal Arief (Persib), Rahmat Rivai (Persiter).

Cadangan: Achmad Kurniawan (Arema), Aris Budi Prasetyo (Persik), Bayu Sutha (Persib), Achmad Amiruddin (PSM), Achmad Jufriyanto (Persita), Legimin Raharjo (PSMS), Irsyad Aras (PSM).

Pelatih : Ivan Kolev

2. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2008
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2008
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2008
Di tahun 2008, Nike kembali merilis jersey untuk timnas Indonesia. Seragam tempur timnas di tahun 2008 menggunakan bahan ramah lingkungan, yaitu berasal botol plastik air minum mineral yang didaur ulang.

Jersey timnas tahun 2008 masih mirip dengan desain pada jersey tahun 2007, namun hanya saja kali ini ada dua garis putih berdiri di bawah, dan ditambah pula lambang sayap emas di bagian leher belakangnya.

Logo sayap berwarna emas yang ada di belakang tersebut untuk mengingatkan pemain, bahwa mereka harus bangga sudah terpilih di antara sekian banyak pemain sepak bola di Indonesia.
Mereka berjuang untuk Indonesia yang diwakili lambang garuda, dengan sayap mereka diharapkan, mereka mampu mengepakkan sayap dan terbang setinggi mungkin demi nama bangsa.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2008

Indonesia menjadi Tuan rumah piala AFF 2008 bersama dengan Thailand. PSSI menunjuk Benny Dolo sebagai juru taktik timnas senior dengan target juara AFF 2008. Dengan hasyarat ingin membayar keterpurukan Timnas Indonesia di tahun 2007, hasilnya malah mengecewakan dimana Timnas Indonesia kandas di empat besar, setelah di semi final kalah dari Thailand yang saat itu menggunakan sistem kandang dan tandang, Timnas Indonesia kalah dua kali dari Thailand yaitu di partai kandang di SUGBK tanggal 16 Desember ( Indonesia 0 -1 Thailand ) dan tanggal 20 Desember di Thailand ( Thailand 2 - 1 Indonesia ). Gagalnya Timnas Indonesia di AFF 2008, banyak yang menyebut adalah karena faktor fisik para pemain yang buruk.

AFF 2008, Vietnam tampil mengejutkan, dan mampu menjadi juara setelah berhasil mengandaskan perlawanan Thailand di partai final.

Skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2008

Kiper: Markus Horison (Persik), Fery Rotinsulu (Sriwijaya FC)

Belakang: Muhamad Roby (Persik), Richardo Salampessy (Persipura), Charis Yulianto (Sriwijaya FC), Muhammad Ridwan (Pelita), Fandy Mochtar (Arema Malang), Isnan Ali (Sriwijaya FC), Maman Abdurahman (Persib)

Tengah: Syamsul Bachri (PSM Makassar), Eka Ramdani (Persib), Ian Louis Kabes (Persipura), Arif Suyono (Arema), Firman Utina (Pelita), Heru Nerli (Persipura), Hariono (Persib), Ponaryo Astaman (Persija), Elie Aiboy (Selangor FC)

Depan: Bambang Pamungkas (Persija), Aliyudin (Persija), Saktiawan Sinaga (Persik), Budi Sudarsono.

Pelatih : Benny Dolo

3. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2010
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2010
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2010
Pada tahun 2010, Nike kembali mendesain jersey baru timnas Indonesia dengan logo Garuda Pancasila di bagian depan seragam timnas. Bahan dasar seragam tetap menggunakan botol plastik air minum mineral yang didaur ulang.

Seragan timnas tahun 2010 ini terdapat Aksen hijau di bagian lengan kiri dan kanan serta dibagian dalam guna untuk menonjolkan Indonesia berada di garis Khatulistiwa dengan ciri khas agraris.

Warna hijau sejatinya juga untuk mengingatkan warna jersey timnas Indonesia pada tahun 1950 - 1958. Pada masa itu, timnas Indonesia sering kali meraih kemenangan gemilang dan di takuti di Asia.

Untuk pertama kalinya jersey timnas memakai tanda air bergambar garuda besar di bagian depan. Gambar garuda besar terlihat cukup mencolok . Saya masih ingat dengan jersey ini, timnas Indonesia tampil apik di Piala AFF 2010, sebelum terjadi antiklimaks di final.

Desain jersey timnas tahun 2010 ingin menunjukkan bahwa pemain layak disanjung dan layak dihormati sebagai pembela bangsa. Lambangnya dibuat makin tebal dengan dilapisi lingkaran untuk semakin terlihat terang agar terkesan tajam dan juga berbeda.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2010

Di tahun 2010 adalah awal mula PSSI melakukan naturalisasi untuk Timnas Indonesia dengan memasukan  nama - nama seperti Christian Gonzales, dan juga  Irfan Bachdim di Timnas AFF 2010.

Banyak yang memprediksi, termasuk Saya, bahwa Timnas Indonesia kali ini akan juara Piala AFF, karena Timnas Indonesia saat itu bermain sangat apik dan ciamik di babak penyisihan hingga semifinal Piala AFF 2010.

Naman yang sangat menyedihkan, di partai Final Piala AFF 2010, seakan menjadi anti klimak Timnas Indonesia, Indonesia yang lebih superior karena di babak penyisihan grup berhasil menghancurkan Malaysia 5-1 , pada final leg pertama,Timnas harus tertunduk dari Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Tiga hari setelahnya, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, sesuatu yang hilang dari timnas Indonesia selama bermain di Bukti Jalil, tak lagi terlihat. Timnas Indonesia tampil ganas dan mampu memang dengan skor 2 - 1, namun tak mampu mengejar agregat ketertinggalan karena di leg pertama Timnas kalah 0 - 3 dari Malaysia di Bukit Jalil.

Penyebab keterpurukan Timnas Indonesia saat itu, di nilai banyak pihak karena Saat itu, popularitas timnas juga dimanfaatkan untuk kegiatan politik.

Berikut daftar skuad timnas Piala AFF 2010 :

Kiper: Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Made Wirawan

Bek:Zulkifli, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Maman Abdulrahman, Hamka Hamzah, Yesaya Desnam, M Roby, M Nasuha, Slamet Riyadi

Gelandang: M Ridwan, Arif Suyono, Toni Sucipto, Firman Utina, Eka Ramdani, Ahmad Bustomi, Hariono, Johan Juansyah, Oktovianus Maniani, Octavianus

Penyerang: Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Boas Salossa, Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo,

Pelatih : Alfred Riedl

4. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2012
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2012
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2012
Tahun 2012, kembali Nike merilis jersey baru timnas dengan tetap mengandalkan bahan daur ulang botol plastik air minum mineral dengan bahan lebih ringan 20 persen dan 23 persen lebih kuat. Kali ini tanda air bergambar garuda besar di bagian depan di hilangkan

warna merah-putih masih mendominasi jersey tersebut, namun yang membedakan adalah di warna hijau yang kali ini menghiasi ujung lengan dan juga bagian bawah kaos dan ditambah estetika desain garis-garis gelap yang menghiasi seluruh kaos. Jika pada 2010 bagian leher modelnya v-neck, versi 2012 lebih cenderung bulat.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2012

Tahun 2012 Timnas Indonesia berada di dalam masa-masa kelam Sepakbola sepanjang sejarah karena terjadi Dualisme kepengurusan PSSI yang berimbas besar kepada Timnasional Indonesia kala itu. Timnas Indonesiapun sempat mengalam dualisme juga karena ada Timnas PSSI Djohar Arifin  dan Timnas KPSI Pimpinan La Nyala Mataliti.

Piala AFF 2012, di MalaysiaTimnas Indonesia memperoleh hasil yang cukup buruk karena gagal lolos babak penyisihan grub. Saat itu Timnas Indonesia di wakili Timnas PSSI pimpinan Djohar Arifin dan Timnas Indonesia dibentuk tidak dari pemain-pemain terbaik yang ada di Indonesia, karena Pemain-pemain asal klub Indonesia Super League (ISL) melakukan aksi boikot sebab takut ancaman diputus kontrak oleh klubnya yang ikut PSSI versi La Nyala Mataliti.

KPSI yang merupakan PSSI versi KLB Ancol pimpinan La Nyalla Mattalitti, tidak bisa mengirimkan skuat ke Piala AFF 2012, karena AFF memutuskan tim versi Djohar Arifin yang sah saat itu.

Hanya Bambang Pamungkas (Persija Jakarta) dan Oktovianus Maniani (Persiram Raja Ampat) yang datang memenuhi panggilan.

PSSI saat itu juga mendatangkan pemain naturalisasi, seperti Raphael Maitimo, Tonnie Cussel, dan Jhon van Beukering, yang sayangnya performanya mereka ternyata di bawah ekspetasi.Timnas Indonesia saat itu mayoritas di isi dari klub-klub Indonesia Premier League (IPL). Timnas berangkat ke Malaysia bermaterikan pemain dari Liga IPL, dengan menunjuk pelatih Nilmaizar.

Walaupun Timnas Indonesia mampu memperlihatkan sebuah titik balik yang bagus dengan meraih kemenangan tipis 1- 0 atas Singapura, melalui gol cantik Andik Vermansah lewat tendangan bebas tajam dari jarak jauh.

Sebenarnya Timnas hanya butuhkan hasil seri di pertandingan terakhir melawan Malaysia untuk bisa lolos ke semifinal. Namun sayang Timnas kalah 0 -2 dari Malaysia di pertandingan ketiga babak penyisihan Grup B yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil.

Hasil tersebut menjadikan untuk kali kedua Indonesia gagal melangkah ke semifinal sejak Piala AFF digelar dari tahun 1996. Sebelumnya, Indonesia pernah bernasib sama pada Piala AFF tahun 2007.

DaftarSkuat pemain Timnas di Piala AFF 2012:

Kiper: Endra Prasetya (Persebaya), Wahyu Tri Nugroho (Persiba Bantul)

Belakang: Nopendi (Persiba Bantul), Wahyu Wijiastanto (Persiba Bantul), Handi
Ramdan (Persija IPL), Fakhrudin (PSS Sleman), Valentino Telaubun
(Bontang FC), Novan Setia Sasongko (Semen Padang), Arthur Irawan
(Espanyol B)

Tengah: Elie Aiboy (Semen Padang), Taufik (Persebaya), Andik Vermansyah
(Persebaya), Vendri Mofu (Semen Padang), Cornelis Gedi (Persija IPL),
Rasyid (PSM Makassar), Irfan Bachdim (Persebaya), Oktavianus Maniani
(Persiram), Tonnie Cussel (GVVV Veenendaal)

Depan: M Rahmad (PSM), Syamsul Arief (Persibo), Bambang Pamungkas (Persija
ISL), Johny Van Beukering (Presikhaaf)

5. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2014
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2014
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2014
Desain jersey timnas Indonesia tahun 2014 berdesain minimalis dan kembali dengan model kerah V-neck, namun untuk jersey awaynya yang warna putih. Aksen hijau di lengan masih dipertahankan, dan ditambah pada bagian bahu, khusu untuk di jersey homenya warna merah.

Masih sama seperti desain jersey tahun 2010, lambang garuda juga dikelilingi dengan lingkaran untuk mempertegas dan juga mempertajam desain. Material utama seragam tersebut tetap menggunakan teknologi Dri-Fit. Teknologi itu digunakan untuk meningkatkan kinerja serta kemampuan bernafas dan aliran udara di sepanjang kulit para pemain.

Tahun 2014 jersey timnas terdapat Identitas khusus di bagian punggung belakang leher bertuliskan "Bhineka Tunggal Ika" .

Jika sebelumnya dirangkai seperti berbentuk lingkaran, kali ini tulisan "Bhineka Tunggal Ika" berada dalam cetakan berbentuk segitiga terbalik.

Warna hijau di bagian bawah seragam dihilangkan. Warna hijau ada di bagian pundak. . Desain warna hijau di lengan bawah kanan dan kiri dihiasi dengan setrip putih.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2014

Piala AFF 2014 jadi kisah tidak menyenangkan lainnya bagi Indonesia.  Timnas Indonesia, di tahun ini Timnas gagal lolos ke semifinal, hingga mengukir sejarah buruk dimana Indonesia untuk ketiga kalinya gagal lolos ke semifinal di turnamenpiala AFF.

Timnas AFF 2014 adalah korban ke ambisiusan PSSI melalui BTN (Badan Tim Nasional) yang kala itu dipimpin La Nyalla Mattalitti, seusai selesai permasalahan dualisme di kubu PSSI.

Tahun 2014 Kembali Alfred menjadi pelatih Timnas setelah momen pertama di Piala AFF 2010 (membawa Indonesia jadi runner-up). Alfred Riedl tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan timnas di Piala AFF 2014. Imbasnya, seluruh pemain baru bisa berkumpul satu pekan jelang keberangkatan ke Hanoi atau tiga hari sebelum kick-off penyisihan Grup A yang dihuni Indonesia bersama Filipina, Laos, dan tim tuan rumah Vietnam.

Minimnya waktu berlatih bersama dalam pemusatan latihan jadi salah satu faktor utama kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2014. Satu lagi adalah buruknya kondisi fisik dan stamina (kebugaran) pemain untuk bermain dalam turnamen dengan jadwal ketat seperti Piala AFF. Hal itu karena pemain sudah bertarung habis-habisan bersama klub masing-masing dan tidak memiliki waktu jeda ideal.

Piala AFF 2014 adalah debut perdana Evan Dimas di Timnas Senior dengan berstatus sebagai pemain termuda di tim saat itu, ( 19 tahun ), Meski jadi yang termuda, Evan tidak terlihat grogi bermain bersama para seniornya dan mengemban tugas tak ringan sebagai gelandang pengangkut air.

Pada pertandingan terakhir di penyisihan grup, Evan menyumbang satu gol untuk mengantar Timnas Indonesia memetik kemenangan 5-1. Namun, sumbangan satu gol itu tetap tak mampu membawa Indonesia melaju ke semifinal. Piala AFF 2014 akhirnya dimenangi Thailand yang mengalahkan Malaysia di partai final

Daftar Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2014

Kiper: Kurnia Meiga, I Made Wirawan, Dian Agus Prasetyo

Belakang: Zulkifli Syukur, Victor Igbonefo, Achmad Jufriyanto, M. Roby, Supardi Nasir, Fachrudin Wahyudi Aryanto

Tengah: Ramdani Lestaluhu, Evan Dimas, Raphael Maitimo, Rizky Pora, Imanuel Wanggai, Firman Utina, Zulham Zamrun, M. Ridwan, Hariono, Manahati Lestusen

Depan: Boaz Solossa, Cristian Gonzales, Samsul Arif, Sergio van Dijk

Pelatih : Alfred Riedl

Baca juga 
TAHUN 2015 FIFA RESMI BANNED SEPAKBOLA INDONESIA

Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2014 membuat Presiden Jokowi geram dan melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi , Pemerintah membentuk tim investigasi hingga akhirnya aktivitas PSSI di ambil alih oleh pemerintah Indonesia. Karena hal tersebut Badan tertinggi sepak bola dunia, FIFA, secara resmi menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)  dan imbasnya timnas Indonesia tidak bisa ikut dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 atau pertandingan - pertandingan lain dibawah FIFA. Namun FIFA mengizinkan tim nasional Indonesia U-23 tampil di SEA Games Singapura karena event dua tahunan tersebut sudah dimulai.

Klub Persipura Jayapura yang mewakili Indonesia juga dipastikan tidak bisa melanjutkan penampilan mereka di ajang AFC Cup 2015. Namun meskipun demikian, tim "Mutiara Hitam" tetap bangga karena tersingkir tanpa pernah mengalami kekalahan. Demikian semoga bermanfaat. #rindujuara #siapakita #cayoindonesia

Mantap Jersey terbaru Timnas Indonesia 2018 telah keluar

Mantap jersey baru timnas Indonesia 2018 akhirnya keluar. Nike selaku pemegang produsen apparel resmi bagi timnas Indonesia sejak 2007,  akhirnya sudah mengumumkan rilis jersey terbaru untuk timnas Indonesia di Asian 2018 Jakarta Palembang. Nike sendiri terakhir kali mengeluarkan jersey baru untuk timnas Indonesia pada tahun 2014.

Timnas Indonesia mendapat seragam tempur baru untuk ajang Asian Games 2018, yang akan digelar Agustus nanti. Untuk kostum kandang home timnas Indonesia, Jersey baru Timnas Indonesia tetap dengan warna merah sebagai warna kebesaran skuad Garuda. Sementara untuk jersey tandang away, Jersey baru Timnas Indonesia berwarna putih.

Baca juga [ Sejarah Desain Jersey Timnas Indonesia sejak 2007 - 2018 ]

Namun PSSI harus mengalah jika Timnas U-23 Indonesia diwajibkan mengenakan seragam dari apparel sponsor utama kontingen Indonesia di Asian Games 2018, yaitu apparel asal Cina Li Ning. Terkait polemik pemakaian jersey Timnas Indonesia U - 23 di Asian Games 2018, saat ini tengah dibicarakan antara PSSI dengan Komite Olimpiad Indonesia (KOI) dan juga Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC), Kita tunggu saja perkembanganya.

Timnas Indonesia U-23 sendiri akan mulai pertandingan pertama di babak penyisihan ajang sepakbola Asian Games 2018, di Grup A melawan China Taipei pada hari Minggu tanggal 12/8/2018. Timnas Indonesia U - 23 tergabung di grup A bersama Hong Kong, Laos, China Taipei, dan juga Palestina.

Jika Timnas U - 23 gagal mengenakan seragam baru Timnas Indonesia keluaran Nike di Asian Games 2018, maka seragam baru Timnas Indonesia terbaru tersebut mulai akan di pakai pada ajang AFF 2018.

Tentang Seragam baru Timnas Indonesia 2018
gambar Jersey terbaru Timnas Indonesia 2018
Jersey baru Timnas Indonesia 2018
Logo Nike berwarna emas ada disebelah kiri Jersey baru Timnas Indonesia dan dipadukan dengan logo lambang Garuda sebagai simbol dari kegagahan bangsa Indonesia. Jersey baru Timnas Indonesia ini, rencananya akan mulai digunakan timnas Indonesia U - 23 pada ajang Asian Games 2018.
Info timnas aff 2018
timnas Indonesia AFF 2018
Baca juga [ Harga tiket Pertandingan ]

Perbedaan Jersey baru Timnas Indonesia dengan yang lama
Jersey lama Timnas Indonesia
Perbedaan Jersey baru Timnas Indonesia dengan yang lama
Jika pada jersey timnas Indonesia yang lama ada sedikit warna hijau di bagian lengan, namun kali ini Jersey baru Timnas Indonesia sepenuhnya berwarna merah. Sementara itu untuk jersey away tandang Timnas Indonesia baru, di dominasi warna putih dengan dipadukan sedikit warna hijau.

Nike selaku pemegang produsen resmi apparel bagi timnas Indonesia, menyebutkan bahwa benar kalau warna merah dalam Jersey baru Timnas Indonesia tersebut adalah mewakili kebesaran bangsa Indonesia yang terdiri dari lebih 17.500 pulau.

"Terlepas dari keberaneka ragaman budaya yang tersebar di Indonesia, jersey Timnas Indonesia yang baru memamerkan kekuatan bersatu di dalamnya".

Update Jersey Timnas Indonesia Asian Games 2018
Jersey Timnas Indonesia Asian Games 2018
Jersey Timnas Indonesia Asian Games 2018
Nampaknya pecinta sepakbola tanah air harus bersabar untuk melihat para pemain Timnas Indonesia mengenakan seragam Timnas baru keluaran Nike, pasalnya PSSI sudah mendapat konfirmasi resmi dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengenai jersey tanding cabor seapakbola untuk Asian Games 2018. Ketua INASGOC, Erick Thohir, menyatakan bahwa seluruh kontingen Indonesia akan menggunakan perlengkapan dari Li-Ning, termasuk cabang olahraga sepakbola.

Ada dua tipe yang dikeluarkan Li-Ning kepada timnas U-23 Indonesia.Untuk jersey utama menggunakan perpaduan warna merah dengan gradasi warna gelap di bagian bawah serta di bagian pundak ada gradasi warna putih. Sedangkan untuk jersey kedua, Li Ning menggunakan warna putih dengan gradasi warna merah.

Di Asian Games 2018, Indonesia tergabung dalam Grup A yang terdiri dari Hong Kong, Laos, Palestina, dan Taiwan.

Berikut daftar 20 pemain timnas Indonesia U-23 Asian Games 2018

Pemjaga Gawang :
  1. Awan Setho Raharjo, Bhayangkara FC
  2. Andritany Ardhiyasa, Persija Jakarta
Pemain Belakang:
  1. Gavin Kwan Adist, Barito Putera
  2. I Putu Gede Juni Antara, Bhayangkara FC
  3. M. Rezaldi Hehanusa, Persija Jakarta
  4. Andy Setyo Nugroho, PS Tira
  5. Bagas Adi Nugroho, Arema FC
  6. Hansamu Yama Pranata, Barito Putera
  7. Ricky Fajrin, Bali United
Lini Tengah:
  1. Evan Dimas Darmono, Selangor FA
  2. Muhammad Hargianto, Bhayangkara FC
  3. Febri Hariyadi, Persib Bandung
  4. Septian David Maulana, Mitra Kukar
  5. Saddil Ramdani, Persela Lamongan
  6. Hanif Sjahbandi Abdurrauf, Arema FC
  7. Zulfiandi, Sriwijaya FC
Pemain Depan:
  1. Aberto Goncalves Da Costa, Sriwijaya FC
  2. Irfan Jaya, Persebaya Surabaya
  3. Ilham Udin Armaiyn, Selangor FA
  4. Stefano Janjte Lilipaly, Bali United
Ayo dukung dan saksikan laga Timnas Indonesia di Asian Games . #cayoindonesia

Daftar Lengkap tempat dan Harga tiket Pertandingan Sepak bola Asian Games 2018

Pembukaan Asian Games 2018, akan segera dibuka pada tanggal 18 Agustus 2018, namun cabang sepak bola putra akan digelar sebelum pembukaan Asian Games 2018, yaitu pada hari Selasa tanggal 14 Agustus 2018.

Laga pembuka cabang sepak bola putra Asian Games 2018 akan dibuka oleh pertandingan timnas U-23 Indonesia di grub A. Nah, berikut adalah daftar harga dan tempat Pertandingan cabang sepak bola Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

Daftar harga tiket pertandingan cabor Sepak bola putra Asian Games 2018
Harga tiket pertandingan Sepak bola putra Asian Games 2018
Harga tiket pertandingan Sepak bola putra Asian Games 2018
Mulai babak penyisihan , harga tiket cabang Sepak bola Putra Asian Games 2018 harganya mulai dari 100 ribu rupiah untuk yang paling murah dan untuk yang termahalnya  di angka 750 ribu rupiah. Untuk tiket babak semifinal tiket di jual dengan harga termurah 150 ribu rupiah hingga yang termahal adalah 1.1 juta rupiah.

Lihat Juga [ Jersey terbaru Timnas U - 23 Asian Games ]

Sedangkan untuk partai final dan perebutan peringkat ketiganya, tiket termurah dibanderol dengan harga 200 ribu rupiah dan yang tiket yang termahal adalah 1.5 juta rupiah. Semoga Timnas U -23 masuk Final Asian Games, Saya yakin jika Timnas U 23 Indonesia masuk Final, tiket sepak bola Asian Games 2018 akan habis terjual dalam sekejap mata.

Baca Juga [ Asian Games 2018 Indonesia Target 10 Besar ]

Daftar Lengkap Jadwal, Tempat dan Harga Tiket Pertandingan Sepak bola Asian Games 2018

Lokasi Pertandingan Cabang Sepak bola Asian Games :
  • Pakan Sari Stadium Bogor Jawa Barat
  • Wibawa Mukti Stadium, Bekasi
  • Patriot Chandrabhaga Stadium, Bekasi
Tanggal : Kamis, 23 Agustus 2018 - Sabtu, 01 September 2018

Harga Tiket Babak Penyisihan Sepak bola Asian Games 2018
Lokasi Stadion Pakansari, Stadion Patriot, dan Stadion Wibawa Mukti pada 23, 24, 26, dan 27 Agustus 2018.
  • Kategori C (Belakang gawang): Rp 100.000
  • Kategori B (Tribune timur): Rp 200.000
  • Kategori A (Tribune barat sayap kiri-kanan): Rp 400.000
  • VIP: Rp 750.000
Harga Tiket Babak Semifinal Sepak bola Asian Games 2018
Lokasi Stadion Pakansari, 29 Agustus 2018
  • Kategori C (Belakang Gawang): Rp 150.000
  • Kategori B (Tribune timur): Rp 300.000
  • Kategori A (Tribune barat sayap kiri-kanan): Rp 600.000
  • VIP: Rp 1.100.000
Harga Tiket Babak Final Sepak bola Asian Games 2018
Lokasi Stadion Pakansari, 1 September 2018
  • Kategori C (Belakang Gawang): Rp 200.000
  • Kategori B (Tribune timur): Rp 400.000
  • Kategori A (Tribune barat sayap kiri-kanan): Rp 800.000
  • VIP: Rp 1.500.000
Nb : Harga tiket di atas juga untuk perebutan peringkat ketiga

Jadwal Lengkap Pertandingan babak penyisihab Grup A, Sepak Bola Asian Games 2018 Timnas U 23 Indonesia

Minggu, 12 Agustus 2018
China Taipe  Vs Timnas Indonesia U-23, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Rabu, 15 Agustus 2018
Timnas Indonesia U-23 Vs Palestina, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Jumat, 17 Agustus 2018
Laos Vs Timnas Indonesia U-23, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Senin, 20 Agustus 2018
Timnas Indonesia U-23 Vs Hong Kong, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Untuk pembelian tiket cabor sepak bola Asian Games 2018 dapat di beli diportal penjualan tiket resmi Asian Games 2018, di website kiostix.com.

Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Anniversary Cup 2018

Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia Anniversary Cup 2018. Melalui situs resminya pada hari Jumat (13/4/2018), PSSI telah mengkonfirmasi daftar harga tiket pertandingan Timnas Indonesia Anniversary Cup 2018.

Harga tiket termurah timnas dijual mulai dari Rp 60 ribu, tiket pertandingan Timnas Indonesia U-23 Anniversary Cup 2018 di stadion Pakansari Bogor akan dijual secara online melalui Bukalapak dan juga situs resmi PSSI mulai hari Senin (16/4/2018).
Gambar PSSI Anniversary Cup 2018 Stadion Pakansari Bogor
PSSI Anniversary Cup 2018 Stadion Pakansari Bogor
Tiket termurah Timnas Indonesia pada pertandingan turnamen Anniversary Cup 2018 di stadion pakansari yakni untuk di kategori 2 tribun utara dan juga tribun selatan yaitu untuk pertandingan pada tanggal 30 April dan 3 Mei 2018 harga tiket timnas dijual seharga Rp 60 ribu. Namun untuk kategori sama yaitu kategori 2 tribun utara dan juga tribun selatan, nantinya akan mengalami penyesuaian harga yaitu menjadi Rp 75 ribu untuk pertandingan di tanggal 27 April 2018.

Sementara itu, tiket pertandingan kategori 1 timur dijual dengan harga Rp 100 ribu dan kategori 1 Barat dengan harga Rp 150 ribu. Adapun untuk kategori VIP Barat, dijual dengan harga Rp 200 ribu.
Tiket tiket pertandingan Timnas Indonesia Anniversary Cup 2018 yang telah di beli tersebut berlaku untuk menonton 1 hari untuk 2 pertandingan.

Untuk masyarakat yang akan membeli tiket pertandingan Timnas Indonesia Anniversary Cup 2018 bisa melalui situs resmi PSSI dan Bukalapak dan akan dibuka mulai hari Senin (16/4/2018).

Baca [ Cara mudah membeli tiket Online Timnas Indonesia di Bukalapak

Turnamen Anniversary Cup 2018 adalah merupakan turnamen yang diadakan PSSI untuk memeriahkan Hari jadi PSSI. Ajang ini juga digelar sebagai persiapan pematangan Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018.

Pada Anniversary Cup 2018 ini, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi lawan tangguh yang levelnya diatas Timnas diantaranya seperti Korea Utara, Bahrain, dan juga Uzbekistan sebagai pengganti Malaysia yang batal ikut serta. Seluruh pertandingan Anniversary Cup 2018 semuanya digelar di Stadion Pakansari, Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ayo dukung Timnas Indonesia secara langsung di stadion Pakansari Bogor.