Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label Masa Penjajahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masa Penjajahan. Tampilkan semua postingan

Sejarah Syarat Masuk menjadi tentara PETA 1940

Sejarah tentara PETA 1940. Letnan Jendral Kumakichi Harada mengumumkan pembentukan PETA pada tanggal 3 Oktober 1943 melalui Peraturan Pemerintah (Osamu Seeree) no. 44 pasal 1 mengenai pembentukan Jawa Booei Giyuugun.

Peraturan ini dikeluarkan sebagai tanggapan atas surat permohonan pembentukan tentara sukarela oleh Gatot Mangkoepraja. Seluruh anggota tentara Peta adalah orang Indonesia. Hal tersebut diatas ditegaskan dalam pengumuman mengenai Jawa Booei Giyuugun butir pertama Osamu Seirei No. 44 yaitu tentang pembentoekan pesoekan soeka-rela oentoek membela Tanah Djawa. Adapun butir - butirnya adalah sebagai berikut
gambar poster Sejarah Syarat Masuk menjadi tentara PETA 1940
TENTARA PETA 1940

Pasal 1
Mengingat semangat jang berkobar-kobar serta djoega memenoehi keinginan jang sangat dari 50 djoeta pendoedoek di Djawa, jang hendak membela tanah airnja dengan sendiri, maka balatentara Dai Nippon membentoek Tentara Pembela Tanah Air, jakni pasoekan soeka-rela oentoek membela Tanah Djawa dengan pendoedoek asli, ialah berdiri atas dasar tjita-tjita membela Asia Timoer Raja bersama.

Pasal 2
Pasoekan soeka-rela Tentara Pembela Tanah Air ini, dibentoek dengan pendoedoek asli jang memadjoekan diri oentoek kewadjiban membela tanah airnja, dan ditempatkan di dalamnja sedjoemlah opsir Nippon sebagai pendidik.

Pasal 3
Pesoekan soeka-rela Tentara Pembela Tanah Air termasoek di bawah pimpinan Saikoo Sikikan dan wadjib menerima perintahnya.

Pasal 4
Pasoekan soeka-rela Tentara Pembela Tanah Air ini haroes insaf akan tjita-tjita dan kepentingan pekerdjaan pembela tanah air, serta wadjib toeroet membela tanah airnja di dalam Syuu masing-masing terhadap negeri sekoetoe, di bawah pimpinan Balatentara Dai Nippon.

Atoeran Tambahan

Oendang-oendang ini moelai berlaku pada hari dioemoemkan.
Djakarta, tanggal 3, boelan 10

Tahoen Syoowa 18 (2603)

Kedudukan organisasi tentara Peta tersebut adalah dibawah pimpinan langsung dari Saikoo Shikikan, dan lepas dari badan pemerintahan maupun badan lainnya. Hal ini dijelaskan kembali dalam Penjelasan Oendang-oendang pasal 3 yang berbunyi

Begitoe joega halnja dengan Tentera Pembela Tanah Air jang akan disoesoen di Djawa. Pasoekan soeka-rela itoe haroes ada dibawah pimpinan langsoeng dari Saikoo Sikikan, berdiri sendiri terpisah dari badan pemerintahan atau badan-badan lain.

Berikut adalah Syarat-syarat untuk menjadi anggota tentara PETA sesuai dengan yang dimuat koran Djawa Baroe tertanggal 15 Oktober 1943 mengemukaan sebagai berikut

(1) Syarat sebagai opsir

a. Riwayat pendidikan tidak diperhatikan, memiliki jiwa kepemimpinan.
b. Berpikiran sehat dan memiliki semangat teguh.
c. Berbadan tegap dan kuat.
d. Umur tidak diperhatikan tetapi untuk opsir dengan pangkat letnan 1 dan letnan 2 harus berumur di bawah 30 tahun.

(2) Syarat untuk menjadi opsir rendah dan serdadu

a. Riwayat pendidikan tidak diperhatikan, tetapi memiliki badan tegap dan kuat.
b. Berumur kurang dari 25 tahun, dan belum menikah dan belum memiliki anak.

Dan ternyata untuk menjadi tentara PETA pada jaman dulu Riwayat pendidikan tidak diperhatikan, namun syarat utamanya adalah memiliki badan tegap dan kuat . Demikian semoga menambah wawasan. #cayoindonesia

Sejarah Perangko Pertama yang ada di Indonesia

Sejarah Perangko Pertama yang ada di Indonesia. Perangko merupakan benda berharga yang fungsi utamanya sebagai  biaya pengiriman surat - menyurat. Perangko jaman dulu juga sebagai wahana untuk menyampaikan pesan mengenai berbagai kepentingan.

Sejarah sebelum Sebelum perangko tercipta, pelunasan biaya pengiriman surat menyurat dilakukan dengan cara membayar sejumlah uang tunai yang cara pembayaranya dilakukan secara tunai dengan membayar terlebih dahulu oleh si pengirim surat atau ada pula yang harus dibayar oleh si penerima alamat.
gambar Sejarah Perangko Pertama yang ada di Indonesia
Perangko Pertama yang ada di Indonesia
Taukah Anda bahwa sejarah Perangko pertama yaitu diterbitkan di Inggris pada tanggal 6 Mei 1840 yakni perangko Penny Black, setelah itu berkembang ke beberapa negara termasuk juga ke Indonesia.

Mengingat banyaknya lalu lintas surat antara Negeri Belanda dengan negara jajahannya yang utama saat itu, yaitu Ned Indie (sekarang Indonesia), akhirnya diterbitkan perangko pertama Ned Indie pada tahun 1864 bergambar Raja Belanda waktu itu Willem III nilainya 10 cent. Dan Perangko Willem III inilah yang menjadi perangko pertama di negara Indonesia.

Saat ini perangko Ned Indie pertama tersebut sudah menjadi barang langka yang berharga tinggi dan banyak dicari oleh para filatelis (kolektor perangko). Berdasarkan info bahwa Perangko pertama di indonesia Willem III harganya bisa mencapai  sekitar Rp 2 miliar dan semakin lama harganya bisa saja semakin meningkat. Demikian semoga bermanfaat dan menambah wawasan.