Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label Lirik Lagu Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lirik Lagu Daerah. Tampilkan semua postingan

Makna Lirik Lagu Jali - Jali [ DKI Jakarta ]

Inilah dia si Jali jali. Siapa yang tidak kenal dengan petikan lirik lagu tersebut. Ya lagu Jali-jali adalah merupakan lagu daerah yang sangat popular berasal dari suku Betawi. Lagu jali - jali ini berasal dari Provinsi DKI Jakarta. Lirik lagu Jali - jali berbahasa khas betawi, lagu jali jali ini sudah menjadi salah satu ikon kesenia betawi.

Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta. Kata Betawi sendiri digunakan untuk menyatakan suku asli yang menghuni Jakarta.

Lirik Lagu Jali jali dari DKI Jakarta
Jali - Jali DKI Jakarta
Jali - Jali DKI Jakarta-min
Judul Lagu : Jali - Jali
Pencipta : NN
Asal Daerah : DKI Jakarta

Ini dia si jali-jali
Lagunya enak lagunya enak merdu sekali
Capek sedikit tidak perduli sayang
Asalkan tuan asalkan tuan senang di hati

Palinglah enak si mangga udang
Hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang
Palinglah enak si orang bujang sayang
Kemana pergi kemana pergi tiada yang melarang

Disana gunung disini gunung
Hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati
Disana bingung disini bingung sayang
Samalah sama samalah sama menaruh hati

Jalilah jali dari cikini sayang
Jali-jali dari cikini
Jalilah jali sampai disini

Arti dan Makna Lirik lagu Jali Jali

Lagu Jali jali tidak diketahui secara pasti penciptanya. Lagu Jali - jali ini awalnya dipopulerkan oleh M. Sagi tahun 1942 yang lagunya diiringi alunan biola. Lalu pada abad ke 19 lagu Jali jali mulai dipopulerkan juga oleh masyarakat tionghoa yang ada di Batavia Jakarta.


Lagu jali jali berhahasa melayu Betawi, lirik lagu jali jali adalah berupa pantun yang bernada dan berirama ceria untuk menghibur hati yang sedang gunda gulana.

Arti kata Jali - jali sendiri adalah merupakan tanaman khas yang dahulu kala hampir selalu tumbuh di halaman rumah - rumah adat Betawi. Tanaman Jali jali ini juga menjadi makanan olahan kas betawi dengan nama Jali jali. Demikian semoga bermanfaat.

Makna Lirik lagu Jambo - Jambo dari daerah [ Aceh ]

Makna Lirik lagu Jamba-Jambo dari daerah Aceh. Lagu Jambo-Jambo adalah merupakan salah satu lagu daerah nasional Indonesia yang asalnya dari Provinsi Aceh. Selain lagu Jambo - jambo yang popular terdapat juga lagu lainya dari daerah Aceh, yaitu lagu Bungong Jeumpa, dan juga lagu Lembah Alas.

Lagu Jambo - Jambo ini cukup popular di kalangan Masyarakat Aceh. Lagu Jambo - jambo ini kerap kali digunakan untuk lagu pengiring tari saman aceh.

Makna Lirik lagu Jambo - Jambo dari daerah [ Aceh ]
Makna Lirik lagu Jomba-Jomba dari daerah Aceh
Jomba-Jomba Aceh
Aceh sendiri adalah merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang letaknya ada di ujung utara pulau Sumatra dan juga merupakan provinsi paling barat di Indonesia (Sabang). Mayoritas penduduk aceh memeluk agama islam, sebab itu Aceh juga terkenal dengan julukan kota serambi mekah. Bahasa masyarakat aceh sangat khas dengan logat melayu kentalnya, maka tak heran jika lagu-lagu dari daerah aceh menggunakan dialek bahasa melayu kental seperti dalam lirik lagu Jambo-jambo dari daerah aceh berikut ,

Lirik lagu Jambo - Jambo dari daerah Aceh.

Jambo …. jambo
Hai Jambo Sinan Diblang
Jambo …. jambo

Hai Jambo Sinan Manyang
Jambo …. jambo

Hai Jambo Sinan Diblang
Hai Jambo Sinan Manyang
Jambo …. jambo

Watee Musem Pade Kuneng
Kana Sigam Ateuh Jambo
Aneuk Dara Diajak Meuten
Kana Sigam Jak Paroh Tulo
Jinoe Ka’ Troeh Musem Meugo

Adun Ado Bek Lalo Le
Jak Keu Ta Jak Laju Jinoe
Bek Laloe Le Ta Pula Pade
Jambo … Jambo

Makna Lirik lagu Jambo - Jambo dari daerah provinsi Aceh

Makna lirik lagu Jambo - jambo menggambarkan tentang suasana desa nan asri dengan banyak tumbuhan padi yang tumbuh dengan subur walaupun sedang dalam masa kemarau. Jambo adalah pondok yang ada di jantung kota Banda Aceh. Blang Padang sendiri kini menjadi ikon dari kota serambi mekah Aceh. Blang padang adalah tanah lapang yang luas.

Selain ada di tanah lapang lapang luas, Jambo - jambo juga terdapat disuatu tempat yang tinggi sepeti bukit dan lainya.

Jambo - jambo menggambarkan suasana pedesaan pada umumnya dimana tanaman padi terlihat menguning, petani membajak sawah dan beberapa anak gadis lalu lalang di daerah persawahaan dengan keceriaaan.

Lirik lagu jambo - jambo bermakna akan keasrian Aceh dengan banyak tanah luas dan juga subur khas Indonesia. Lirik lagu Jambo - jambo juga menggambarkan bagaimana aktivitas penduduk di sekitar daerah persawahan yang penuh keceriaan karena anugrah alam yang melimpah. Demikian makna lirik lagu Jambo - Jambo dari provinsi Aceh, semoga bermanfaat.

Makna mendalam Lirik Lagu Butet Sumatra Utara

Makna mendalam Lirik Lagu Butet Sumatra Utara. Lagu “Butet” adalah merupakan salah satu lagu yang termasuk kedalam kategori lagu daerah dan juga perjuangan. Makna lirik Lagu butet menunjukkan perjuangan yang tulus oleh seorang ayah untuk melawan penjajah ketika memperebutkan kemerdekaan tanah Sumatera Utara, dari tangan penjajah.
Lirik Lagu Butet Sumatra Utara 
Butet ini adalah panggilan masyarakat suku Batak terhadap anak perempuannya. Lirik, lagu BUTET ini mengisahkan tentang keluarga yang sedang berperang di Tanah Batak melawan penjajah dan istrinya yang sedang menunggu suami yang berperang bersama putrinya lalu ia bernyanyi agar si putrinya bisa sabar menunggu Sang Ayah yang sedang berperang melawan penjajah Belanda.

Sang ayah yang rindu kepada anak perempuannya tak bisa bertemu karena sedang melawan Belanda. Iapun berharap agar putrinya senantiasa tetap menunggu kabar atau surat darinya serta berjanji untuk segera pulang jika sudah berhasil mengalahkan penjajah.

Lagu Butet dari Sumatra utara ini sangat dikenal luas Masyarakat Indonesia bahkan di kenal diluar negeri. Pencipta lagu Butet adalah NN karena sampai sekarang tak ada yang mengetahui siapa pencipta lagu ini.

Video Lagu Butet


Lirik Lagu Butet 
Pencipta NN

Butet....
Dipangungsian do apangmu ale butet
Damargurilla damardarurat ale butet
Damargurilla damardarurat ale butet

Butet....
Sotung ngolngolan ro hamuna ale butet
Pai ma tona manang surat ale butet
Pai ma tona manang surat ale butet

I doge doge doge idai doge doge doge...
I doge doge doge idai doge doge doge..

Butet....
Tibu do mulak au apangmu ale butet
Musunta ingkon saut do talu ale butet
Mosunta ingkon saut do talu ale butet

Butet....
Haru patibu ma magodang ale butet
Asa adong da palang merah ale butet
Da palang merah ni negara ale butet

I doge doge doge idai doge doge doge...
I doge doge doge idai doge doge doge...

I doge doge doge idai doge doge doge...
I doge doge doge idai doge doge doge...

Butet....
Butet....

Demikian makna lirik lagu Buter dari Sumatra Utara , semoga bermanfaat.

Lirik dan Makna Lagu Gambang Suling [Jawa Tengah]

Lirik dan Makna Lagu Gambang Suling dari Jawa Tengah. Lagu Gambang suling adalah merupakan sebuah lagu daerah yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Gambang Suling diciptakan oleh Ki Narto Sabdo. Lirik Lagu Gambang Suling sangat singkat yaitu terdiri dari lima baris saja, namun memiliki banyak arti dan makna.
Lirik dan Makna Lagu Gambang Suling (Jawa Tengah)
 Lagu Gambang Suling (Jawa Tengah)
Lagu daerah yang berasal dari jawa tengah gambang suling ini sangat dikenal, bahkan hingga ke daerah luar Jawa Tengah. Karena sangat sederhana liriknya, maka lagu gambang suling ini sangat disukai oleh Anak - anak dan juga sebagai lagu anak-anak yang banyak di hafal dari mulai anak TK sampai Anak SD.

Lirik Lagu Gambang Suling dan juga terjemahan Bahasa Indonesianya

Lirik Lagu Gambang Suling
Cipta : Ki Narto Sabdo

Gambang suling ngumandang Swarane
(Gambang suling berkumandang suaranya)

Tulat-tulit kepenak unine
(Tulat-tulit enak bunyinya)

U… unine mung, ngrenyuh ake
(Bunyinya hanya mengharukan)

Barang, lan kentrung, ke, tipung suling
(Bersama kentrung, ketipung, suling)

Sigrak kendangane
(Mantap bunyi kendangnya)

Video Lagu Gambang Suling versi Lagu Anak anak


Makna Lagu Gambang Suling

Lagu gambang suling menceritakan tentang kesatuan bunyi alat musik yang menghasilkan nada yang enak di dengar.

Demikian Lirik, Makna dan terjemahan Indonesia Lagu Gambang Suling dari Jawa Tengah. Semoga bermanfaat.


Makna Lirik Lagu Dayung Sampan Banten

Lagu Dayung Sampan adalah merupakan lagu daerah yang berasal dari Banten. Namun walaupun berasal dari banten, lirik lagu daerah ini menggunakan bahasa Indonesia. Lagu Dayung Sampan ini sangat populer di kawasan pesisir.
Dayung Sampan Banten
Gambar Dayung Sampan
Pada tahun 1970 Lagu Dayung Sampan pernah juga di dipopulerkan oleh penyanyi legendaris asal Taiwan Teresa Teng dalam bahasa Indonesia, dan dinyanyikan kembali ke dalam bahasa Mandarin menggunakan instrumen khas mandarin, kemudian Ia mempopulerkannya di Asia.

Teresa Teng ini memang dikenal sebagai Penyanyi multibahasa karena kegemaran dan kemampuannya dalam menyanyikan lagu - lagu dalam berbagai bahasa. Tak hanya lagu bahasa Indonesia, Ia juga gemar menyanyikan kembali lagu - lagu dalam bahasa , Inggris, Jepang, Vietnam, Kanton, hingga Hokkien.

Dayung sampan Lagu yang liriknya diciptakan Osman Ahmad ini, pernah juga dibawakan secara apik oleh penyanyi - penyanyi legend Indonesia seperti Hetty Koes Endang yang terkenal dengan kroncong Dayung Sampanya.

Makna Lirik Lagu Dayung Sampan

Makna lagu Dayung sampan yang digambarkan dalam liriknya yaitu berupa kegiatan nelayan yang sedang mendayung untuk mencari ikan dan sisi lain ada gambaran seorang penyanyi seakan ingin menunjukan tentang kehidupan Seorang nelayan dan juga Biduan dari pesisir. Berikut lirik lagu Dayung Sampan dari Banten.

Lirik Dayung Sampan

  • Judul Lagu : Dayung Sampan
  • Pencipta : Osman Ahmad
  • Asal daerah : Banten
  • Bahasa : Indonesia 
Dayung Sampan

Dayung Sampan Mencari Ikan
Ikan Di cari Hai Nelayan Ditengah Muara
Kalau Tuan Mencari Makan
Cari Makan Jual Suara Menjual Suara

Lay lay la la la la lay menjual suara
lay lay laylay lay lay lay lay lay lay lay lay
Dayung dayung dayung dayung dayung sampan

Dayung sampan sampan didayung sampan
Didayung hai nelayang ke tengah lautan
Kalau tuan mencari jodoh
Jangan mencari hai nalayan hai nelayan

Lay layLay lay la la la la lay hai nelayan
Lay lay laylay lay lay lay lay lay lay lay lay
Dayung dayung dayung dayung dayung sampan

Demikian makna lirik lagu daerah Dayung sampan yang berasal dari daerah banten.

Makna Lagu atau Tembang Lir-ilir [ Jawa Tengah ]

Lagu Lir-ilir adalah merupakan lagu daerah yang berasal dari Jawa tengah. Tembang Lir-ilir  diciptakan oleh Raden Said / Sunan Kalijaga yang digunakan untuk berdakwah menyebarkan ajaran agama Islam di tanah Jawa. Berikut liril lagu Lir-ilir beserta arti bahasa Indonesianya.

Lirik Lagu Lir-ilir
Makna Lagu atau Tembang Lir-ilir ciptaan Sunan Kali jaga-min
Tembang Lir-ilir ciptaan Sunan Kali jaga
  • Lir-ilir, lir-ilir
  • Tandure wis sumilir
  • Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
  • Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
  • Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
  • Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
  • Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
  • Mumpung padhang rembulane,
  • mumpung jembar kalangane
  • Yo surako… surak iyo…
Arti bahasa Indonesia Lagu Lir-ilir

  • Bangunlah, bangunlah
  • Tanaman sudah bersemi
  • Demikian menghijau bagaikan pengantin baru
  • Anak gembala, anak gembala panjatlah (pohon) belimbing itu
  • Biar licin dan susah tetaplah kau panjat untuk membasuh pakaianmu
  • Pakaianmu, pakaianmu terkoyak-koyak di bagian samping
  • Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
  • Mumpung bulan bersinar terang,
  • Mumpung banyak waktu luang
  • Ayo bersoraklah dengan sorakan iya

Makna Lagu / Tembang Lir-ilir 

Lagu daerah ini berawalan "Lir - ilir" yang berarti adalah ngelilir (bangunlah), atau bisa diartikan sebagai kesadaran ( sadarlah ). Kita sebagai Manusia diminta untuk bangun dari segala keterpurukan hidup. Bangun dari sifat malas guna untuk mempertebal keimanan kepada ALLAH SWT( Bangunlah rasa itu dalam diri kita). 

Selebihnya digambarkan dengan kata “Tandure wus sumilir”  yang artinya tanaman yang mulai bersemi dan juga pepohonan yang mulai menghijau “ Tak ijo royo-royo”. Semua niat itu untuk bangun dari rasa malas tergantung pada diri kita masing-masing, apakah mau terus tetap tidur dan membiarkan tanaman iman kita mati, atau memilih bangun dan terus berjuang demi menumbuhkan tanaman tersebut hingga besar dan untuk mendapatkan kebahagian seperti bahagianya tatkala menjadi pengantin baru “Tak sengguh temanten anyar”. 

“Cah angon - Cah angon” yang artinya  anak gembala, yang maknanya adalah kita telah diberi sesuatu oleh ALLAH SWT untuk kita gembalakan yaitu berupa "HATI", lalu bisakah kita gembalakan hati kita ini dari segala bentuk hawa nafsu manusia yang demikian kuatnya. 
Si anak gembala diminta untuk memanjat pohon belimbing “Penekno blimbing kuwi” yang gambaranya adalah bahwa buah belimbing itu bergerigi lima buah, dan dalam hal ini sebagai gambaran untuk menjalankan Sholat wajib yang 5 waktu, dan juga Lima Rukun Islam. 

Sejatinya pohon belimbing itu memang licin dan meskipun begitu, dalam keadaan susah untuk melaksanakan kewajiban, kita harus bisa menggapainya sekuat tenaga yang artinya kita harus tetap berusaha untuk menjalankan kewajiban sholat 5 waktu / Rukun Islam apapun itu halangan dan resikonya “Lunyu-lunyu penekno”. 

Semua perintah ALLAH SWT, berguna untuk mencuci badan Kalian “Kanggo mbasuh dodotiro” (dada kamu) yang bermakna bahwasanya badan itu adalah yang harus di bersihkan dari segala macam dosa. 

"Dodotiro, Dodotiro" yang berarti adalah badan kamu harus di bersihkan dari dosa. Namun sebagai manusia biasa badan Kita terkadang banyak lukanya (badan yang masih banyak dosa) sehingga perlu diobati bagaikan “Dondomono, Jlumatono” agar menjadi badan yang sehat (bersih dari dosa). 

“Kanggo sebo mengko sore” artinya untuk menghadapi nanti sore, kata ini mempunyai makna bahwasanya suatu saat kita semua pasti akan mati, karena itu kita selalu diminta untuk membersihkan badan kita dari segala dosa, agar kelak kita siap ketika dipanggil menghadap kepada ALLAH SWT, karena sejatinya kematian atas semua makhluk hidup itu adalah rahasia dari ALLAH SWT, dan kita bisa dipanggil atau mati kapan saja.

“Mumpung padhang rembulane, Mumpung Jembar kalangane” yang artinya bahwa selagi rembulannya masih terang dan mumpung masih banyak waktu luang atau banyak kesempatan. Jadi maknanya adalah bahwa ketika pintu hidayah masih terbuka lebar untuk Kalian, dan ketika masih banyak kesempatan didunia, karena masih diberi umur yang menempel pada hayat kita, maka pergunakanlah waktu dan kesempatan itu sebaik - baiknya untuk bisa membersihkan diri dari segala macam dosa agar Kita semua senantiasa selalu bertaqwa kepada ALLAH SWT. 

Selanjutnya pada arti “Yo surako surak iyo” yaitu bersoraklah dengan sorakan iya untuk menyambut seruan ini dengan sorak sorai ( hati gembira ), ketika kita masih sehat dan mempunyai banyak waktu luang. Jika ada yang mengingatkan, maka jawablah dengan "Iya". Setelah kita melaksanakan semua itu, maka kita akan bergembira kelak. WALLAHU'ALAM. Demikian, Makna Lagu /Tembang Lir-ilir dari Jawa Tengah, semoga bermanfaat untuk pembaca.