Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label Info Gunung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Gunung. Tampilkan semua postingan

Trek jalur Pendakian Gunung Soputan Sulut

Gunung Soputan ini adalah merupakan salah satu gunung api yang masih aktif berada di Sulawesi Utara Indonesia. Gunung Soputan ini ketinggianya 1.784 Mdpl dan juga merupakan salah gunung faforit para pendaki di Sulut.  Gunung Soputan secara geografis berada di wilayah kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa Tenggara Sulut.

Pendakian Gunung Soputan Sulut
Gunung Soputan
Gunung Soputan menyimpan keindahan alam yang mempesona sehingga tak heran setiap akhir pekanya atau waktu libur panjang juga di hari biasa banyak para pendaki yang menjejakkan kakinya untuk melihat puncak gunung ini. Ada beberapa jalur pendakian yang bisa untuk bisa menuju ke puncak Gunung Soputan, diantara yaitu melalui desa Pinabetengan kecamatan Tompaso.

Baca juga [ Jalur Pendakian Gunung Latimojong Sulawesi Selatan ]

Rute perjalanan menuju gunung soputan, yaitu dari pusat kota kemudian naik kendaraan umum (angkot) turun di terminal Karombasan. Kemudian dari terminal Karombasan bisa naik bis dengan jurusan Tompaso. Setelah sampai di Tompaso, selanjutnya bisa berjalan kaki menuju ke pos pendakian gunung soputan di desa Pinabetengan.

Jalur Pendakian Gunung Soputan Sulawesi Utara

Ada beberapa jalur pendakian untuk bisa menuju puncak Gunung Soputan, di antara yang paling dikenal adalah jalur patah hati dan jalan roda, yang tentunya kedua jalur pendakian tersebut memiliki kelebihan dan kekuranganya masing - masing.

Jalur pendakian Jalan roda adalah merupakan pilihan yang tepat untuk pendaki pemula. Jalan roda treknya cukup landai sehingga tidak terlalu menyulitkan bagi pendaki pemula. Namun Jalur pendakian Jalan roda ini memiliki Kekurangan yaitu ketika para pendaki melewati jalur ini otomatis jarak tempuhnya agak lebih jauh dari pada jalur patah hati.

Jalur pendakian patah hati adalah jalur terdekat untuk menuju ke puncak gunung soputan. Namun jalur patah hati ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih sulit dari pada jalur roda.

Jalur roda cukup terjal dengan kondisi tebingnya yang lumayan curam yang jika musim hujan  terkadang treknya jadi licin yang tentunya agak menyulitkan, terutama untuk pendaki pemula..

Gunung Soputan memiliki sumber mata air bersih yang sangat layak untuk dikonsumsi, namun kalian tetap harus hati - hati karena tidak semua sungai dan mata air yang mengalir di gunung Soputan dapat dikonsumsi karena sebagian airnya ada yang bercampur dengan aliran belerang. Demikian trek Jalur Pendakian Gunung Soputan Sulawesi Utara, semoga bermanfaat.

Sejarah Mengerikan Erupsi Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia

Tercatat dalam sejarah umat manusia yang mengerikan, tahun 1815, Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia menguncang dunia dengan letusan dahsyatnya.
gambar Letusan Gunung Tambora
Letusan Gunung Tambora
Erupsi Tambora setidaknya telah memuntahkan abu dan juga batuan - batuan piroklastik hingga ratusan kilometer kubik. Bisa di bayangkan betapa spektakuler erupsi Tambora, karena telah memangkas tinggi gunung tersebut menjadi 2.851 MDPL, yang awalnya sekitar 4.000 MDPL.

Dari 12.000-an warga yang mendiami pinggang Gunung Tambora, nyaris seluruhnya binasa dalam sehari pada letusan pertama Tambora yang terhempas abu vulkanik dan aliran piroklastik.
gambar Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia
Gunung Tambora, Sumbawa, Indonesia 
Tak hanya itu, pasca letusan tambora, juga menyisakan tragedi mengerikan yang pernah dialami umat manusia saat itu, diantaranya kelaparan yang disebabkan gagal panen dan juga merajalelanya wabah penyakit. Korban untuk Pulau Sumbawa dan Lombok saja sekitar 92.000-an orang. Mereka tewas karena berbagai penyakit dan kekurangan pangan

Di Jawa saja, tercatat 125,000-an orang meninggal karena wabah penyakit, yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan korban saat tragedi letusan langsung Tambora.

Efek  Letusan Tambora ternyata lebih mematikan, tidak hanya di indonesia. Tahun 1817, cuaca buruk yang tidak menentu dan juga hujan yang tiada henti menyebabkan wabah Kolera di India, hingga membunuh 10 Juta penduduknya.

Letusan dasyat Gunung Tambora juga telah menghancurkan peradaban yang ada di sekitar gunung. Menurut para ahli sejarah dan juga arkeologi, terdapat setidaknya tiga kerajaan lokal yang hilang akibat dampak letusan Tambora tahun 1815, yaitu kerajaan Sanggar, Tambora dan juga kerajaan Pekat. Source nationalgeographic.com

Peristiwa Unik Lapisan Es seperti Salju muncul di Mahameru

Semua orang pasti sudah tau jika jika gunung Semeru adalah merupakan gunung yang tertinggi di Pulau Jawa. Ketinggian gunung semeru dengan Puncaknya  tercatat adalah 3.676 Mdpl.

Namun baru - baru ada hal yang unik, yaitu ada lapisan salju yang tiba-tiba muncul di Puncak Gunung Semeru, dan uniknya salju ini muncul ketika saat ini masih musim pancaroba.

Lapisan es berbentuk seperti salju ini muncul di beberapa titik bebatuan yang berada di jalur pendakian gunung semeru. Ketebalan salju tersebut mencapai rata - rata 2 sentimeteran.

Penampakan langka dan unik, lapisan salju muncul di Mahameru ini langsung saja membuat heboh di media sosial terutama dikalangan pendaki gunung.
Lapisan Es seperti Salju muncul di Mahameru
Mahameru 3.676 mdpl
Postingan lapisan Salju muncul di Mahameru  itu ditulis akun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Twitternya, pada hari Sabtu (14/4/2018).

"Sobat hijau, peristiwa yang tidak biasa berupa lapisan es muncul di Puncak Gunung Semeru. Lapisan dengan ketebalan ± 2 cm dapat ditemukan disela-sela bebatuan jalur pendakian menuju puncak Mahameru,"

Kementerian LHK menyebut bahwa peristiwa itu belum pernah dijumpai di kawasan puncak gunung. Selama ini lapisan es hanya dijumpai di Ranu Kumbolo dan Oro-oro Ombo.
"Diperkirakan muncul es tersebut karena cuaca sangat dingin di Puncak Gunung Semeru sekitar - 10°C," ujarnya.

Peristiwa ini pun dianggap sebagai kejadian yang unik. Sebab tak biasanya lapisan es muncul di kala musim pancaroba.

"Selama saya bekerja di TN Bromo Tengger Semeru belum pernah menjumpai fenomena ini, padahal sekarang masih di musim pancaroba, karena kejadian lapisan es biasanya terjadi di musim panas sekitar bulan Agustus," ucap Kepala Resort Ranupane SPTN III BBTN Bromo Tengger Semeru, Agung Siswoyo.


Ada apakah gerangan dengan puncak gunung ???

Ada apakah gerangan dengan puncak gunung ???. Lalu Kenapa banyak orang yang rela berbondong-bondong menapakan kakinya kesana, merelakan waktu dan materi hanya untuk jalan kaki menaiki bukit - bukit, menuruni lembah - lembah, menahan lapar, menahan dingin hingga bahkan mengorbankan nyawa Mereka.

Puncak sejati gunung raung
Puncak Gunung Raung 3344 mdpl #cayoindonesia
Ada apakah gerangan banyak orang naik ke puncak gunung ?

Apa hanya karena ego pribadi semata, demi sebuah citra kehidupan di sosial media ? Atau hanya untuk menghamburkan materi yang berlimpah ?

Apakah ada yang bisa memberi jawaban yang bisa dianggap benar dan juga mulia secara umum ???

Namun Apapun yang kalian katakan, Percayalah karena sesungguhnya di dunia ini tidak ada satupun hal yang kebetulan. Dalam surat QS:Al-Mulk Ayat: 15. Allah swt sesungguhnya memerintahkan pada hambanya untuk berjalan ke segala penjuru-NYA.

Baca juga Jalur Pendakian Gunung Raung Jawa Timur

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ 

“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada Nya lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (QS:Al-Mulk | Ayat: 15).

Percayalah semua sudah ada garisnya dan hanya saja kita sendirilah yang menentukanya. Mungkin saja para pendaki gunung telah digariskan untuk berjalan ke segala penjuru-NYA, untuk membuktikan tentang kebesaran alam Ciptaanya-NYA, lalu mengabarkannya pada Dunia. Wallahu A'lam.

Lima Ribu Rupiah Gambarkan Pesona Wisata Gunung Kelimutu

Pesona wisata Gunung Kelimutu masuk dalam kawasan wisata Taman Nasional Kelimutu, nama Kelimutu sendiri berasa dari paduan kata “Keli” yang bermakna gunung dan “Mutu” yang bermakna mendidih. Gunung Kelimutu memiliki ketinggian 1.639 mdpl. Lokasi Gunung Kelimutu berada di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, NTT.

Gunung Kelimutu  mempunyai keindahan tersendiri dari gunung-gunung yang berada di Indonesia, pasalnya Gunung Kelimutu memiliki tiga danau yang terbentuk berasal dari letusan Gunung Kelimutu beberapa tahun silam, Air danu kelimutu warnanya unik dan berbeda-beda. Keindahan Gunung Kelimutu bersama dengan pesona danau tiga warnanya itu bahkan dulu diabadikan dalam potret Uang rupiah pecahan 5000 Indonesia.
Lima Ribu Rupiah Rupiah Gambarkan Pesona Wisata Gunung Kelimutu
Gunung Kelimutu cover uang lima ribu
Dinding Danau Gunung Kelimutu tergolong terjal dan curam gara-gara memiliki kemiringan 60 sampai 70 derajat. Ketiga danau kawah gunung kelimutu memiliki keindahan yang terlampau mengagumkan dan begitu indah yang mampu jadi kekuatan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung .

Baca juga [ sosok perempuan penenun di Uang kertas lima ribu rupiah ]

Dari puncak gunung kelimutu, pengunjung mampu melihat pemandangan 360 derajat yang melingkari danau Kelimutu. Danau Kelimutu juga merupakan tempat yang pas untuk melihat sunrise. Summit di gunung kelimutu tidak terlalu sulit bagi yang terbiasa mendaki gunung, pasalnya trek gunung kelimutu sudah terdapat puluhan anak tangga menuju puncak gunungnya.
gambar Trek Summit Gunung Kelimutu NTT
Gunung Kelimutu
Cara menuju Wisata Gunung Kelimutu 

Bagi pengunjung yang berasal berasal dari luar kota untuk menuju gunung kelimutu dapat terlebih dulu ke Bandara H. Hasan Aroeboesman (Bandara di Kabupaten Ende). Sesampainya di Kabupaten Ende, pengunjung mampu melanjutkan perjalanan menuju Desa Moni, sebuah desa yang berada di kaki Gunung Kelimutu, berjarak kira-kira 65 Kilometer dari bandara.

Dikarenakan di Ende minim transportasi  untuk menuju Desa Moni, akan lebih baik jika pengunjung menyewa kendaraan bermotor . Jarak yang ditempuh dari Kabupaten Ende kira-kira 50 km menuju ke Desa Moni . Dari desaoni ke gerbang pintu masuk Taman Nasional Kelimutu berjarak 15 km

Harga Tiket Masuk  Wisata Gunung Kelimutu 

Tarif masuk kawasan Taman Nasional Kelimutu bagi pengunjung domestik akan dikenakan tarif sebesar 5.000 rupiah dan 150.000 rupiah untuk pengunjung mancanegara. Dan untuk ongkos tambahan parkir kendaraan, untuk motor dikenakan 5.000 rupiah namun untuk mobil dikenakan tarif 10.000 rupiah.

Fasilitas Wisata Gunung Kelimutu 

Di lokasi danau, sudah ada bermacam layanan penunjang bagi para pengunjung  seperti toilet, gazebo, dan juga terdapat kios yang menjual minuman dan makanan yang terjamin kebersihanya. Demikian semoga Pesona Wisata danau Gunung Kelimutu NTT bermanfaat untuk pembaca.

Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional

Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional . Masih ingat dengan dua pendaki gunung Wanita Indonesia pertama yang berhasil menggapai puncak Gunung Denali Alaska. Selain gunung denali alaska, tercatat Sudah enam gunung yang berhasil dicapai oleh dua srikandi indonesia dari tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU). Kini hanya tersisa satu gunung yang harus dicapai, yakni Gunung Everest di Nepal untuk menggenapi torehan Seven Summits Dunia.

Perjalanan Tim WISSEMU menuju gunung-gunung tertinggi di dunia tersebut tidaklah mudah, karena dibutuhkan kondisi fisik dan juga mental yang matang. Lalu bagaimana Mereka melakukanya.? .Yang pastinya sebelum mendaki gunung, Mereka telah mempersiapkan berbagai catatan menu latihan. Penasaran apa saja latihan fisik sebelum mendaki gunung. Ini dia catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional  

Catatan Latihan Fisik Pendaki Profesional

Catatan persiapan perjalanan dua srikandi Indonesia sebelum menggapai puncak Denali Alaska

Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23) baru saja berhasil menjadi Dua wanita indonesia pertama yang berhasil menggapai puncak Gunung Denali (6.190 mdpl), Alaska, dalam perjalanan yang bertajuk BRI WISSEMU REACHING DENALI SUMMIT. Taukah Kalaian bahwa keberhasilan dua srikandi Indonesia menggapai puncak Denali tidaklah mudah. Mereka harus melawi serangkaiaan latihan yang berat. Berikut adalah catatan persiapan perjalanan dua srikandi Indonesia menggapai puncak Denali AS.

Mempersiapakan rencana perjalanan, fisik, dan juga mental agar dapat berhasil mengibarkan bendera Indonesia di puncak Gunung Denali. 

Berbagai menu latihan fisik pun dipersiapkan oleh pendaki dengan bantuan tim pendukung dan referensi-referensi dari luar negeri. Tim WISSEMU melakukan latihan fisik enam hari dalam seminggu, yang terdiri dari latihan beban, lari jauh, lari trek, climbing, bouldering, yoga, dan juga berenang. Semua porsi latihan tersebut dibuat sesuai dengan kebutuhan tim di lapangan.

Persiapan fisik untuk mendaki Gunung Denali tersebut sedikit berbeda dengan gunung-gunung sebelumnya, dikarenakan dalam mendaki gunung denali tim WISSEMU harus membawa sendiri seluruh bebannya dengan jalur yang cukup panjang bersalju dan melelahkan dari basecamp hingga camp akhir, maka dari itu tim WISSEMU harus terbiasa dengan beban menggunakan sled.

Tim WISSEMU dilatih membawa beban yaitu menarik ban mobil bekas seberat 18 kilogram, selama 8 jam per hari, dan dilakukan selama 3 hari secara berturut-turut. Latihan beban tersebut dilakukan di sepanjang jalur Pasar Lembang, Bandung hingga ke Tangkuban Perahu pada tanggal 6-8 Mei lalu. Tim memulai latihan pada pukul 8 pagi hingga pukul 6 sore hari. Porsi latihan ini dilakukan selama 3 hari berturut-turut guna untuk melatih tubuh agar  dapat melakukan pemulihan dengan cepat dan agar dapat tetap melakukan aktivitas yang berat keesokan harinya.

gambar latihan beban mendaki gunung

Latihan menarik ban ini dilakukan di medan beraspal. Gaya gesek antara ban dengan aspal tentunya membuat beban yang dibawa oleh tim WISSEMU semakin berat. Latihan ini diharapkan akan meningkatkan daya tahan dan mental dari dua srikandi tim WISSEMU ini saat berada di medan sebenarnya.

Latihan rutin lainnya adalah latihan beban ke Puncak Punclut, Ciumbuleuit Bandung yang dilakukan dengan target beban 25 kilogram dengan waktu 90 menit. Selain itu bentuk latihan beban lainnya adalah naik turun tangga 10 rit di gedung kampus yang memiliki 9 lantai dengan membawa beban 25-30 kilogram dengan waktu kurang dari 60 menit.

Untuk mengasah  mental, latihan beban juga dilakukan di Gunung Ciremai dan Gunung Burangrang. Mereka membawa beban 25 kilogram dengan target 11 jam menuju puncak Gunung Ciremai.
Latihan di Gunung Burangrang dilakukan saat masa tapering atau sebulan sebelum keberangkatan dimana intensitas latihan sudah mulai dikurangi guna menjaga otot-otot agar tidak cidera.

Mereka latihan ringan dengan membawa beban 15 kilogram dengan target 90 menit mencapai puncak
selain latihan beban adalah latihan lari jarak jauh 10 kilometer . Selain itu tim  juga berlatih bouldering dan climbing untuk teknik  juga mental. Latihan yoga dan berenang dilakukan untuk melatih pernafasan dan untuk menjaga kebugaran.

Sebagai catatan bahwa Gunung Denali yang baru saja di gapai oleh tim WISSEMU adalah merupakan gunung keenam yang telah didaki oleh tim WISSEMU dalam misi Seven Summits Dunia. Sebelumnya Tim WISSEMU telah berhasil menggapai puncak Gunung Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) yang mewakili Lempeng Australasia pada 13 Agustus 2014, Gunung Elbrus (5.642 mdpl) yang mewakili Lempeng Eropa pada 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) yang mewakili Lempeng Afrika pada 24 Mei 2015, Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) yang mewakili Benua Amerika Selatan pada 31 Januari 2016, dan Gunung Vinson Massif (4.892 mdpl) yang mewakili Lempeng Antartika pada 5 Januari 2017.

Mari Kita dukung dan doakan agar Tim WISSEMU berhasil menggapai puncak Gunung Everest di Nepal agar lengkap misi Seven Summits Mereka. Demikian semoga bermanfaat. Source nationalgeographic.