Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Profil Biografi Mantan Menteri Pariwisata Indonesia Bapak Arief Yahya

Dari awal membuat blog ini, Saya sering browsing tentang perkembangan dunia pariwisata indonesia. Penilaian Saya sendiri bahwa dunia pariwisata indonesia memang semakin tahun semakin menunjukan kemajuanya dan hal tersebut tak lepas dari peran dan kerja keras Kementrian Pariwisata indonesia.

Salah satu orang yang saya kagumi di kementrian pariwisata adalah sosok Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata Indonesia. Menurut Saya beliau adalah sosok marketing yang handal dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia ke dunia luar. ( Saya menilai dari sudut pandang Marketing karena Saya juga orang Marketing )

Salah satu gagasan yang saya kagumi yaitu gagasanya membangun pariwisata nasional dengan fokus memanfaatkan industri digital dengan merangkul pemain digital besar sekelas Google, Baidu, dan juga Tripadvisor yang hasilnya,mampu membuat pariwisata Indonesia masuk dalam Top 20 Fastest Growing Tourism Industry in The World.

Selain itu Bapak Arief Yahya juga sukses dalam mengenalkan rebranding pariwisata indonesia yaitu Wonderful indonesia dan Pesona Indonesia yang mampu mengalahkan slogan Truly Asia  (Malaysia) dan Amazing Thailand (Thailand). Mau tau lebih lengkap tentang Profil Biografi Menteri Pariwisata Indonesia Bapak Arief Yahya. Berikut adalah Profil Biografi perjalananan karir Bapak Arief  Menteri Pariwisata Indonesia.

Profil Biografi lengkap, perjalanan karir Bapak Arief Yahya

Nama lengkapnya adalah Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 2 Maret 1961 merupakan anak dari H.Said Suhadi dan Hj. Siti Badriya. Ayahnya adalah seorang pedagang dan ibunya adalah ibu rumah tangga yang juga aktif di organisasi keagamaan di lingkunganya.

Arief adalah berasal dari keluarga sederhana, Ia banyak belajar tentang filosofi hidup dari sang Ibunda. Pesan dari Ibundanya terus Ia ingat dan jalankan dari mulai dunia sekolah hingga dunia kerja. Pesan sederhana dari Ibundanya adalah agar Ia selalu tekun dan bersifat sederhana. Pesan tersebut selalu diingat dan terus dijalankan oleh Arief hingga sekarang walupun telah menjadi orang sukses.

Perjalanan karir Bapak Arief Yahya menjadi Menteri Pariwisata
Profil Biografi Menteri Pariwisata Indonesia Bapak Arief Yahya
Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc

Arief berkat ketekunannya pada usia 18 tahun, ia berhasi masuk ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berhasil lulus dengan gelar insinyur dari jurusan Teknik Elektro ITB dengan hasil yang sangat memuaskan.

Tahun 1986 Arif mencoba peruntungan di Telkom dan tak sulit bagi Arief untuk bisa masuk di perusahaan besar bidang telekomunikasi milik Pemerintah ini. Ia menjadi karyawan Telkom pada tahun 1986, dalam usia 25 tahun

Bermodal keahlian dan juga ketekunannya, Arief menjadi salah satu karyawan terbaik yang membawanya pada program beasiswa Master Telematika di Surrey University, Inggris.

Setelah itu Karier profesionalnya di Telkom terus berkembang dan berbagai jabatan di Telkom diraihnya. Mulai dari kepala  kantor daerah telekomunikasi (kandatel), kepala Divisi regional (Kadivre), Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom Indonesia, hingga menjadi orang nomor satu di Telkom dengan menduduki jabatan Direktur Utama PT Telkom tahun 2012-2017.

Dibawah kepemimpinan Arief Yahya, Telkom berkembang sangat pesat. Berbagai prestasi dan penghargaan banyak diraih oleh Arief bersama Telkom. Ia memberikan warna baru pada Telkom dengan keberhasilanya pada pelayanan dan pemasaran. Arief juga masuk dalam daftar ”25 Business Future Leader”,  Economic Challenge Award 2012 kategori Industri Telekomunikasi, dan sebagai The CEO BUMN Inovatif Terbaik 2012. Dimasa kepemimpinan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono Ia juga menerima Satyalencana Pembangunan  atas keberhasilan dalam Peningkatan Pelayanan Prima di Kalimantan dan Jawa Timur.

Selama 28 tahun berkarier di Telkom dengan tekun dan profesioanal akhirnya mengantarkanya ke posisi yang lebih tinggi lagi. Presiden terpilih 2014  Joko Widodo memintanya menjadi Menteri Pariwisata dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pariwisata pada tanggal 27 Oktober 2014 dengan tugas berat dimana Pemerintahan Jokowi-JK menargetkan Pariwisata Indonesia mampu meraih 20 juta wistawan mancanegara (wisman) sampai dengan 2019, karena Presiden menilai bahwa sektor pariwisata adalah merupakan sumber devisa terbesar kedua setelah sektor migas.

Meski Pariwisata bukan bidangnya, namun dengan ketekunanya terbukti Ia mampu mengelola dunia pariwisata Indonesia menjadi lebih baik. Dalam 1 Tahun kinerjanya di dunia Pariwisata, Arief Yahya telah membuat perubahan dan mendapat berbagai prestasi untuk Pariwisata Indonesia, diantaranya yaitu

  1. Peringkat Daya saing pariwisata Indonesia di dunia naik menjadi peringkat 50 dari peringkat 70 pada 2014 (Berdasar Index WEF, 2015).
  2. Branding pariwisata Indonesia “Wonderful Indonesia” melejit ke urutan 47 dunia dari sebelumnya pada urutan 144 (Berdasar Index WEF, 2015).
  3. E-Tourism, Strategi promosi pariwsata berbasis media digital. Merupakan inovasi pemasaran pariwisata dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi informasi.
  4. Sekarang hanya utuh 4. 7 Hari, kurun waktu mengurus ijin masuk yacht ke Indonesia dari awalnya 14 hari.
  5. Crisis Center Pariwisata, Upaya Kemenpar untuk responsif terhadap potensi krisis yang terjadi di sejumlah wilayah untuk meminimalisasi dampak krisis terhadap sektor pariwisata.
  6. Bebas Visa 90 Negara. Upaya Kemenpar menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara, dengan target ada tambahan 1 juta Wisman/ tahun mulai tahun 2016.
  7. Kemudahan. Pencabutan asas cabotage untuk cruise (kapal pesiar) asing.
  8. Jumlah wisatawan mancanegara periode Januari-Agustus 2015 telah mencapai 6,3 juta atau tumbuh 2,71% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.
  9.  Kemenpar telah mendorong secara komprehensif adanya pengembangan 100 Kawasan Ekonomi khusus (KEK) pariwisata hingga 2019
  10. Sabet 3 kategori The Halal Tourism Travel Award 2015. Ketiganya adalah World's Best Family Friendly Hotel (Sofyan Hotel Betawi-Jakarta), World's Best Halal Honeymoon Destination dan World's Best Halal Tourism Destination, keduanya adalah Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).
  11. Kemenpar terus mengembangkan destinasi baru diantaranya berbasis religi ( misal wisata ziarah) dan wisata maritim (misalnya pembukaan wisata jalur samudra Cheng Ho) dari sumber FP Kementrian Pariwisata.
Baca juga : Kumpulan Quote kata bijak Bapak Arief Yahya yang sangat menginspirasi

Tahun 2016 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menjadi pemenang terbaik Asia Destination Marketing (Organisasi Pariwisata Nasional) yang buat oleh Travel Weekly Asia's 2016 Readers Choice Awards. Nama Travel Weekly Asia ini bukan sembarangan dan sudah sangat dikenal jutaan pembacanya yang meliputi kawasan Asia Pasifik. Saat menobatkan Kementerian Pariwisata sebagai pemenang terbaik Asia Destination Marketing (Organisasi Pariwisata Nasional), Travel Weekly Asia tak ikut melibatkan pembacanya untuk memberi vote penilaian. Jutaan pembacanya yang diikutkan tersebut sering travelling ke berbagai penjuru dunia.

Ditahun 2017 Arief Yahya dinobatkan sebagai “Tokoh Berpengaruh 2017” Oleh Majalah Sindo Weekly edisi 18-31 Desember 2017. Menpar dianggap sukses melambungkan slogan promosi pariwisata Indonesia “Wonderful Indonesia”, sehingga mampu mengalahkan Malaysia dengan "Truly Asia" nya dan Thailand dengan slogan "Amazing Thailan". 

Penghargaan internasional lainya yakni dua penghargaan dari United Nations World Tourism Organization (UNWATO) melalui Video Competition 2017. Indonesia memenangi kategori video pariwisata terbaik di kawasan Asia Timur dan Pasifik, selain itu juga Video Wonderful Indonesia juga mendapat penghargaan untuk kategori people choice award.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga meraih penghargaan untuk kategori Destination of the Year 2017 untuk Asia Pasifik yang diberikan oleh tabloid pariwisata internasional TTG.

Tahun 2018 Kementreian Pariwisata kembali menorehkan prestasi emas di ajang TTG Travel Awards 2018. The Best Ministry Of Tourism level Asia Pasifik. Awards bergengsi tersebut berhasil disabet di kandang Thailand, negara yang selama ini dijadikan musuh profesional Wonderful Indonesia.

Prestasi tersebut juga ikut dikomentari guru marketing dunia, Hermawan Kartajaya yang mengatakan bahwa award adalah merupakan prestasi yang membanggakan, sehingga Indonesia bisa bersanding dengan Korea, Jepang, Macau, dan Thailand.

Kinerja Menpar dinilai sangat fantastis. Sangat oke. Peningkatan kinerjanya pun bisa dilihat dimana-mana. Di World Economic Forum (WEF), Wonderful Indonesia melesat 8 level ke peringkat 42 di Travel and Tourism Competitive Index (TTCI).

Popularitas brand Wonderful Indonesia juga melonjak, dari status tidak tercatat menjadi ranking  47 dunia, sehingga mengalahkan Truly Asia  (Malaysia) dan Amazing (Thailand), yang masing-masing berada di posisi 83 dan 97  dunia. Wonderful Indonesia juga menjadi Top-20 Fastest Growing Tourism Industry in the World. 

"Berbagai penghargaan internasional yang diterima Kemenpar merupakan bukti kapasitas Arief Yahya sebagai marketing, sekaligus doctor strategic marketing. Seluruh elemen pariwisata Indonesia diajak fokus untuk menentukan langkah memenangkan pertarungan tingkat dunia," ujar Hermawan.

Ucapan Hermawan tersebut memang tak berlebihan apalagi dia adalah seorang Guru Marketing Dunia. Menurutnya Menpar sukses menempatkan rival atau pesaing sebagai tolak ukur. Apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh lawan terus dipantaunya. Setelah itu, membandingkan dengan yang dilakukan Indonesia. Kemudian melakukan tindakan.

Lebih lanjut Ia mengatakan “Ahli strategi perang asal China yang terkenal, Sun Tzu mengatakan, kemenangan itu direncanakan. Pemenang memenangkan peperangan sebelum berperang, sedangkan pecundang baru merencanakan kemenangan ketika masuk dalam peperangan,” tambahnya.

“Saya salut dengan komitmen Presiden Jokowi dan Pak Menpar Arief Yahya. Kalau pemimpin negara seperti ini, saya yakin pariwisata Indonesia akan maju bersama masyarakatnya,” ujar Hermawan Kartajaya guru marketing Dunia, ( dikutip dari suara.com) 

Dalam kurun empat tahun berjalan, sejak tahun 2014- 2018, kiprah Bapak Arief Yahya dalam memimpin sangat patut untuk diacungi jempol. Berbagai terobosan baru dan inovatif telah diterapkan untuk kemajuan pariwisata indonesia dan alhasil puluhan pernghargaan telah diraih dan Kementeri Pariwisata juga Pariwisata Indonesia saat ini dikenal dan mampu bersaing di tingkat Dunia.

Profil Biografi lengkap Bapak Arief Yahya Mentri Pariwisata Indonesia Kabinet kerja 2014 - 2019.

  • Nama lengkap : Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc.
  • Lahir : Banyuwangi, 2 Maret 1961
Pendidikan
  • SMA di Banyuwangi 1976
  • Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung  1979
  • Elematics (Software & Telecommunications) di Universitas Surrey, Inggris
  • Program doktoral Universitas Padjadjaran
Karir Profesional
  • Karyawan Telkom Indonesia, 1986
  • Senior Manager Niaga Divisi Regional II,1999 – 2001
  • General Manager Kandatel Jakarta Barat, 2002 – 2003 
  • Kepala Divisi Regional VI Kalimantan, 2003 – 2004
  • Kepala Divisi Regional V Jawa Timur, 2004 – 2005
  • Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom Indonesia, 2005
  • Direktur Utama PT Telkom Indonesia, 2012-2014.
  • Menteri Pariwisata, 2014-2019
Demikian Profil Biografi Menteri Pariwisata Indonesia Bapak Arief Yahya, semoga bermanfaat. Silahkan boleh di share. 

Daftar 10 Kota terbesar Indonesia berdasarkan Luas Wilayah

Makna kota terluas dengan kota terbesar itu memang berbeda, jika kota terluas itu dinilai dari ukuran luas wilayahnya, namun untuk sebutan kota terbesar di indonesia biasanya bisa diukur dari kondisi perekonomianya yang maju, lalu bisa juga dari jumlah penduduk yang banyak dan padat, serta bisa juga dari banyaknya gedung-gedung perkantoran dan yang lainya.
Indonesia
Indonesia 
Kota terbesar di Indonesia diantaranya adalah Jakarta, Surabaya, Medan, dan yang lainya. Sementara untuk daftar kota terluas di Indonesia, Jakarta hanya ada di urutan ke 9 untuk kota terluas di Indonesia.

Daftar 10 Kota terluas di Indonesia untuk posisi pertama ini di tempati oleh Kota Palangkaraya, yang tercatat memiliki luas wilayah mencapai 2.400 km persegi. Kemudian diposisi kedua ditempati oleh kota Dumai Provinsi Riau dengan luas wilayah mencapai 1.772 km persegi lalu di urutan ketiganya ada Kota Tidore yang terletak di Provinsi Maluku Utara dengan luas wilayah mencapai 1.645 km persegi. Berikut ini adalah daftar lengkap 10 Kota terluas di Indonesia berdasarkan luas wilayahnya.

Daftar 10 Kota terluas di Indonesia 

1. Kota Palangkaraya



Kota Palangkaraya adalah merupakan sebuah kota sekaligus juga merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Tengah. Kota ini memiliki luas wilayah 2.400 km2 dan berpenduduk sebanyak 376.647 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 92.067 jiwa tiap km2 ( Sensus tahun 2015)

Data Kota Palangkaraya
  • Luas Wilayahnya : 2.400,00 km2
  • Jumlah Penduduk : 376.647 Jiwa 
  • Kepadatan Penduduk rata-rata 92.067 jiwa tiap km2 ( Sensus tahun 2015)
  • Provinsi : Kalimantan Tengah.
2. Kota Dumai



Kota Dumai adalah merupakan sebuah kota yang ada di Provinsi Riau, Indonesia, dan berjarak sekitar 188 km dari Kota Pekanbaru. Kota ini berawal dari sebuah dusun kecil yang ada di pesisir timur Provinsi Riau, Indonesia.

Data Kota Dumai
  • Luas Wilayahnya  : 1.772,38 km2
  • Jumlah Penduduk : 253.803 jiwa (2010)
  • Kepadatan Pemduduk : 143,2 jiwa/km2 (2010)
  • Provinsi : Riau.
3. Kota Tidore Kepulauan



Kota Tidore Kepulauan adalah salah satu kota yang ada di provinsi Maluku Utara, Indonesia, dan kota ini berpenduduk sebanyak 98.025 jiwa dengan kepadatan penduduk 59,56 jiwa/km2 ( sensus penduduk tahun 2010) .

Data Kota Tidore
  • Luas Wilayahnya  : 1.645,73 Km²
  • Jumlah Penduduk : 98.025 jiwa (2010)
  • Kepadatan Penduduk 59,56 jiwa/km2.
  • Provinsi : Maluku Utara.
4. Kota Manokwari



Manokwari adalah ibu kota Provinsi Papua Barat, Indonesia. Manokwari juga merupakan ibu kota Kabupaten Manokwari. Manokwari terletak di pantai utara Daerah Kepala Burung Pulau Papua. Manokwari membentang di Teluk Doreri, dan di tengah perbukitan rendah didominasi oleh pegunungan Arfak di selatan.

Data Kota Manokwari
  • Luas Wilayah : 1.556,94 km²
  • Jumlah Penduduk : 99.488 jiwa (2010)
  • Kepadatan Penduduk : 63,90 jiwa/km2
  • Provinsi : Papua Barat.
5. Kota Subulussalam



Kota Subulussalam adalah merupakan sebuah kota yang ada di provinsi Aceh, Indonesia. Kota Subulussalam ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2007, tanggal 2 Januari 2007.

Data Kota Subulussalam
  • Luas Wilayahnya  : 1.391 km2"
  • Jumlah Penduduk : 67.446 jiwa
  • Kepadatan penduduk 48,45 jiwa/km2
  • Provinsi : Aceh.
6. Kota Batam



Kota Batam adalah merupakan sebuah kota terbesar yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Wilayah Kota Batam ini terdiri dari Pulau Batam, Pulau Rempang, Pulau Galang dan juga pulau-pulau kecil lainnya yang ada di kawasan Selat Singapura dan Selat Malaka.

Data Kota Batam
  • Luas Wilayahnya  : 960,25 Km²
  • Jumlah Penduduk : 1.153.860 jiwa (2012)
  • Kepadatan penduduk : 1.201,62 jiwa/km2.
  • Provinsi : Kepulauan Riau.
7. Kota Jayapura



Kota Jayapura adalah merupakan ibu kota provinsi Papua, Indonesia. Kota ini adalah ibu kota dari provinsi yang terletak paling timur di Indonesia. Kota Jayapura terletak di teluk Jayapura. Kota Jayapura berpenduduk 273.928 jiwa dan kepadatan penduduk 292,68 jiwa/km2 ( sensus tahun 2012)

Data Kota Jayapura
  • Luas Wilayahnya  : 935,92 Km2
  • Jumlah Penduduk : 273.928 jiwa 
  • Kepadatan Penduduk 292,68 jiwa/km2 ( Sensus tahun 2012)
  • Provinsi : Papua.
8. Kota Samarinda



Kota Samarinda adalah salah satu kota sekaligus merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Seluruh wilayah kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sungai Mahakam yang membelah di tengah Kota Samarinda, menjadi gerbang menuju pedalaman Kalimantan Timur.

Data Kota Samarinda
  • Luas Wilayahnya  : 718,23 Km2
  • Jumlah Penduduk : 726.223 jiwa
  • Provinsi : Kalimantan Timur.
9. Kota Jakarta



Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta adalah merupakan ibu kota negara dan juga merupakan kota terbesar yang ada di Indonesia. Jakarta ini adalah merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki status setingkat provinsi.

Data Kota Jakarta
  • Luas Wilayahnya  : 664,01 Km2
  • Jumlah Penduduk : 10.187.595 jiwa (2011)
  • Kepadatan Penduduk : 15.342,53 jiwa/km2
  • Provinsi : DKI Jakarta.
10. Kota Sorong



Kota Sorong adalah merupakan sebuah kota yang ada di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Kota ini dikenal juga dengan sebutan Kota Minyak, karena sejak taun 1935 ada aktivitas pengeboran minyak bumi di Sorong yang dilakukan oleh Nederlands Nieuw-Guinea Petroleum Maatschappij.

Data Kota Sorong
  • Luas Wilayahnya  : 656,64 Km2
  • Jumlah Penduduk : 190.625 jiwa
  • Kepadatan Penduduk : 290,30 jiwa km2
  • Provinsi Papua Barat.
Bisa dilihat dari luas wilayahnya ternyata daftar 10 Kota terluas di Indonesia didominasi oleh kota-kota yang ada di luar Pulau Jawa. Jika berdasar daftar kota terluas diatas, maka hanya kota Jakarta satu-satunya kota dari Pulau Jawa yang berada di daftar 10 besar kota terluas di Indonesia. Demikian semoga bermanfaat.

Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games

Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games. Menyandang predikat sebagai tuan rumah Asian Games 2018 ternyata berdampak langsung bagi prestasi yang diraih Atlet - atlet Indonesia, dimana Kontingen Indonesia sukses berada di peringkat 4 daftar klasemen dengan meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu.
Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games
Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games
Cobor Pencak Silat menjadi cabang olahraga yang terbanyak dalam menyumbang medali emas yaitu 14 medali emas. Dengan perolehan tersebut ternyata Indonesia sukses masuk dalam jajaran 10 besar negara tersukses sepanjang sejarah Asian Games.

Untuk  di level Asia Tenggara, Indonesia masih di bawah Thailand. Predikat negara Asia Tenggara tersukses di Asian Games, hinga sampai saat ini masih dipegang oleh Thailand dengan mengoleksi total 132 medali emas. China masih menjadi negara Asia tersukses di Asian Games dengan mengoleksi 1.487 keping medali emas.

Sementara itu, juga ada negara yang hingga sampai saat ini belum pernah sekalipun mendapatkan medali emas. Negara-negara tersebut ialah Brunei Darussalam, Laos, Nepal, Palestina, dan juga Yaman.

Berikut Daftar 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah di Asian Games

1. China : 1487 medali emas, 1.020 medali  perak, dan 758 medali perunggu.
2. Jepang : 1.032 medali emas, 1.036 medali perak, dan 986 medali perunggu.
3. Korea Selatan : 746 medali emas, 660 medali perak, dan 827 medali perunggu.
5. Iran : 169 medali emas, 171 medali perak, 202 medali perunggu
6. Kazakhstan : 153 medali emas, 159 medali perak, 245 medali perunggu
7. India : 152 medali emas, 201 medali perak, dan 312 medali perunggu
8. Thailand : 132 medali emas, 175 medali perak, dan 278 medali perunggu
9. Indonesia : 112 medali emas, 131 medali perak, 240 medali perunggu
10. Korea Utara : 97 medali emas, 132 medali perak, dan 169 medali perunggu.

#HiduplahIndonesiaRaya #cayoindonesia

Baju bersejarah Jojo yang sering di buka saat Selebrasi kemenangan laku 400 juta

Pada acara Konser amal untuk NTB yang di siarakan secara langsung Indosiar pada Rabu Malam, tanggal 29 Agustus 2018 pukul 23.30 WIB, ada beberapa benda bersejarah saksi bisu kehebatan prestasi Olahraga Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta Palembang yang di lelang dalam acara tersebut.
Jonatan Christie
Jonatan Christie
Pebulutangkis tunggal putra, Jonatan Christie yang berhasil menyabet medali emas usai menaklukan atlet China Taipei, Chou Tienchen, lewat pertarungan sengit tiga set di babak final bulu tangkis Asian Games 2018 menyumbang Kaos yang di pakai pada Asian Games .

Jonatan Christie yang sering membuat Histeris suporter Wanita saat mengganti baju di tengah pertandingan dan juga kerap kali melakukan aksi selebrasi buka baju ini memang sedang menjadi idola baru. Alhasil Kaos yang di lelang dalam acara lelang tersebut terjual Rp 400 Juta rupiah. Pembelinya adalah Sutanto Hartono - CEO PT Surya Citra Media.

Jojo juga berjanji akan menyumbangkan sebagian dari bonusnya yang sebesar 1,5 miliar rupiah untuk korban gempa di Lombok. Bonus tersebut adalah sebagai Insentif yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk setiap peraih medali emas di Asian Games.

Sementara itu untuk kaos yang dikenakan Anthony Ginting laku dengan harga Rp 150 juta. Ada juga sepasang raket bersejarah yang digunakan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon saat merebut medali emas Asian Games 2018 yang terjual seharga Rp 300 juta.
Kevin marcus Fajar Rian
Kevin marcus Fajar Rian
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menyumbangkan Raket dan kaos yang mereka gunakan saat partai final Asian Game 2018 Jakarta Palembang untuk dilelang dalam konser amal gempa NTB. Fajar Alfian dan Muhammad Rian juga menyumbangkan kaos bersejarah mereka. Lalu ada 12 pakaian bersejarah yang dikenakan atlet pencak silat saat meraih medali emas Asian Games Jakarta Palembang yang juga ikut dilelang.

Berikut hasil lelang benda - benda bersejarah pada Konser Amal Indosiar untuk Korban Gempa NTB

  1. Kaos Jonatan Christie terjual Rp 400 juta. 
  2. Raket Kevin Sanjaya/marcus Gideon terjual Rp. 300 juta
  3. Kaos Marcus Gideon terjual Rp 150 juta. 
  4. Kaos Kevin Sanjaya terjual Rp 100 juta. 
  5. Kaos Anthony Ginting terjual Rp.150 juta 
  6. Kaos Fajar Alfian/Muhammad Rian terjual Rp. 100 juta. 
  7. Pakaian atlet Pencak silat terjual Rp 900 juta. 
  8. Gitar Menaker Hanif Dhakiri Rp 1 miliar
  9. Vas Bunga Menlu Retno Marsudi Rp 200 juta
  10. Kaos Puan Maharani Rp 200 juta 
Elek Yo Band juga menyerahkan honor manggungnya di acara tersebut Rp 10 miliar untuk  Korban Gempa Lombok dan NTB . Lalu ada juga sumbangan yang dihimpun Indosiar. Tak hanya itu seluruh pendapatan iklan selama acara berlangsung juga semuanya akan disumbangkan untuk gempa Lombok dan NTB.

Cara membuat Desain pengumuman Lomba 17 Agustus

Cara membuat Desain pengumuman Lomba 17 Agustus. Secara umum desain adalah proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru. Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif. Desain Brosur adalah Proses menciptakan obyek baru dengan berbagai kreatifitas gambar dan tulisan yang akan digunakan untuk memberikan informasi yang detail.

Brosur dan Pamflet merupakan dua media promosi yang sering digunakan oleh perusahaan. Brosur, Pamflet, poster dan sejenisnya memang memiliki fungsi yang berbeda di dunia marketing. Namun apapun itu untuk menyebut desain pengumuman Lomba 17 Agustus sebagai sebuah brosur, pamflet, poster sah - sah saja, yang penting sebagai generasi Muda Kita wajib mengisi Kemerdekaan Indonesia dengan hal - hal yang positif, seperti contohnya mengadakan lomba - lomba 17 agustus dan hal - hal positif lainya.

Nah untuk kalian yang berencana akan mendesain brosur, pamflet, poster pengumuman Lomba 17 Agustus, berikut ini ada contoh dan tips membuat brosur, pamflet, poster pengumuman lomba 17 agustus .


Tips Cara membuat Desain Brosur, Pamflet, poster pengumuman Lomba 17 Agustus yang baik


Contoh Desain brosur pengumuman Lomba 17 Agustus
Contoh Desain brosur pengumuman Lomba 17 Agustus

  1. Kalimat pembuka harus jelas tentang maksut dari pengumuman tersebut
  2. Bentuk atau model pengumuman harus menarik agar orang tertarik untuk melihat dan membaca pengumuman tersebut.
  3. Bahasa yang digunakan jelas dan persuasif ( artinya membujuk). Jadi, intinya apa nantinya yang ingin disampaikan dalam pengumuman tidak membingungkan pembaca. Pakailah bahasa yang dapat mengajak orang-orang untuk membaca hingga merasa tertarik.
  4. Isi dan maksud dari pengumuman tersebut mudah dipahami. Usahakan isinya tidak bertele-tele agar supaya jelas maksud dan tujuannya. Jadi lebih baik dalam pembuatan pengumuman langsung pada pokok-pokok apa yang akan disampaikan.
  5. Buatlah dengan ukuran yang proporsional, sesuai dengan banyak dan sedikitnya isi pengumuman agar enak dilihat.

Demikian Cara membuat Desain pengumuman Lomba 17 Agustus, semoga bermanfaat.

Sejarah Desain Jersey Timnas Indonesia sejak 2007 hingga sekarang

Di setiap desain Jersey Timnas Indonesia selalu tersimpan sejarah yang tak terlupan bagi Saya, karena sejatinya timnas Indonesia adalah bagian dari perjalanan hidup Saya. Timnas Indonesia memang sudah lama tak berprestasi sejak terakhir kali meraih medali emas di ajang SEA Games 1991. Namun, sampai kapanpun, Saya masih tetap cinta dan bangga dengan Timnas Garuda. Berikut adalah kilas balik sejarah timnas Indonesia sejak tahun 2007 yang ada di ingatan Saya.

Sejarah Kiprah Timnas Indonesia

Tahun 2004 terahir kali desain jersey timnas Indonesia menggunakan pola tiga garis ikonik khas apparel adidas yang terpasang di bahu, karena sejak tahun 2007, perusahaan perlengkapan olahraga asal Amerika Serikat, Nike resmi menjalin kerjasama dengan PSSI untuk keperluan jersey Timnas Indonesia.

jersey timnas Indonesia 2004
jersey timnas Indonesia 2004 keluaran terakhir Adidas
Foto skuad timnas Indonesia saat pertandingan persahabatan vs australia setelah indonesia jadi runner up di piala tiger 2004 ( Sekarang Piala AFF ). Penampilan impresif timnas indonesia di piala tiger membuat australia penasaran ingin bertanding lawan timnas Indonesia.

Berdiri dari kanan ke kiri : Hendro Kartiko, Mauli Lessy, Ortizan Sollosa, Firmansyah, Ismed Sofyan, Hamka Hamzah

Jongkok dari kanan ke kiri : Ponaryo Astaman, Agus Indra, Samsul Bahri, Ilham Jaya Kusuma, Firman Utina

Pelatih : Peter White

Dari tahun 2007 hingga 2018 menjadi sponsor resmi untuk jersey timnas Indonesia, tercatat Nike telah 5 kali mengeluarkan desain baru untuk seragam tempur pasukan Garuda. Berikut ini adalah sejarah desain jersey timnas Indonesia dari tahun 2007 hingga 2018 keluaran Nike.

Evolusi desain jersey timnas Indonesia dari tahun 2007 - 2018 ( Keluaran Nike )

1. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2007
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2007
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2007
Pertama kali bekerjasama dengan PSSI di tahun 2007, Nike merilis desain jersey baru untuk timnas Indonesia dengan memperkenalkan teknologi baru dry fit. Teknologi dry fit ini diklaim dapat dengan mudah menyerap keringat Pemain. Jersey dengan teknologi dry fit, menjadikan keringat yang sudah diserap tersebut lebih cepat diuapkan, sehingga selain mudah menyerap keringat juga membuat nyaman pemain.

Desainnya Jersey Timnas Indonesia tahun 2007 polos dengan dua garis putih miring di bawah bagian kiri. Lalu ada lambang garuda di dada kiri dan logo centang khas apparel Nike di dada kanan. Lambang garuda di dada dibuat tepat di atas jantung pemain, yang menunjukkan betap dekatnya Indonesia di hati, menunjukan bahwa para pemain Timnas berjuang sepenuhnya untuk negara dan bangsa ini.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2007

Tahun 2007 Indonesia pertama kali menjadi tuan rumah Piala Asia bersama tiga negara Asean lainya. Dengan seragam kebanggan tahun 2007 ini, Saya masih ingat, dihadapan sekitar 60 ribu penonton, Tim Merah-Putih yang di asuh pelatih Ivan Kolev, sukses membungkan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Indonesia menang 2-1 atas Bahrain melalui gol membelah lautan Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Skuad Timnas Indonesia di Piala Asia 2007

Kiper: Jendry Pitoy (Persipura), Marcus Horison (PSMS) dan Feri Rotinsulu (Sriwijaya FC).

Belakang: Supardi (PSMS), Ricardo Salampessy (Persipura), Firmansyah (Sriwijaya FC), Charis Yulianto (Sriwijaya FC), Hary Saputra (Persis), Maman Abdurrachman (PSIS), M. Ridwan (PSIS), Erol Iba (Persik).

Tengah: Ponaryo Astaman (Arema), Firman Utina (Persita), Ismed Sofyan (Persija), Mahyadi Panggabean (PSMS), Eka Ramdhani (Persib), Syamsul Bachri Chaerudin (PSM) dan Atep (Persija).

Depan: Ellie Aiboy (Arema), Bambang Pamungkas (Persija), Budi Sudarsono (Persik), Zaenal Arief (Persib), Rahmat Rivai (Persiter).

Cadangan: Achmad Kurniawan (Arema), Aris Budi Prasetyo (Persik), Bayu Sutha (Persib), Achmad Amiruddin (PSM), Achmad Jufriyanto (Persita), Legimin Raharjo (PSMS), Irsyad Aras (PSM).

Pelatih : Ivan Kolev

2. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2008
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2008
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2008
Di tahun 2008, Nike kembali merilis jersey untuk timnas Indonesia. Seragam tempur timnas di tahun 2008 menggunakan bahan ramah lingkungan, yaitu berasal botol plastik air minum mineral yang didaur ulang.

Jersey timnas tahun 2008 masih mirip dengan desain pada jersey tahun 2007, namun hanya saja kali ini ada dua garis putih berdiri di bawah, dan ditambah pula lambang sayap emas di bagian leher belakangnya.

Logo sayap berwarna emas yang ada di belakang tersebut untuk mengingatkan pemain, bahwa mereka harus bangga sudah terpilih di antara sekian banyak pemain sepak bola di Indonesia.
Mereka berjuang untuk Indonesia yang diwakili lambang garuda, dengan sayap mereka diharapkan, mereka mampu mengepakkan sayap dan terbang setinggi mungkin demi nama bangsa.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2008

Indonesia menjadi Tuan rumah piala AFF 2008 bersama dengan Thailand. PSSI menunjuk Benny Dolo sebagai juru taktik timnas senior dengan target juara AFF 2008. Dengan hasyarat ingin membayar keterpurukan Timnas Indonesia di tahun 2007, hasilnya malah mengecewakan dimana Timnas Indonesia kandas di empat besar, setelah di semi final kalah dari Thailand yang saat itu menggunakan sistem kandang dan tandang, Timnas Indonesia kalah dua kali dari Thailand yaitu di partai kandang di SUGBK tanggal 16 Desember ( Indonesia 0 -1 Thailand ) dan tanggal 20 Desember di Thailand ( Thailand 2 - 1 Indonesia ). Gagalnya Timnas Indonesia di AFF 2008, banyak yang menyebut adalah karena faktor fisik para pemain yang buruk.

AFF 2008, Vietnam tampil mengejutkan, dan mampu menjadi juara setelah berhasil mengandaskan perlawanan Thailand di partai final.

Skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2008

Kiper: Markus Horison (Persik), Fery Rotinsulu (Sriwijaya FC)

Belakang: Muhamad Roby (Persik), Richardo Salampessy (Persipura), Charis Yulianto (Sriwijaya FC), Muhammad Ridwan (Pelita), Fandy Mochtar (Arema Malang), Isnan Ali (Sriwijaya FC), Maman Abdurahman (Persib)

Tengah: Syamsul Bachri (PSM Makassar), Eka Ramdani (Persib), Ian Louis Kabes (Persipura), Arif Suyono (Arema), Firman Utina (Pelita), Heru Nerli (Persipura), Hariono (Persib), Ponaryo Astaman (Persija), Elie Aiboy (Selangor FC)

Depan: Bambang Pamungkas (Persija), Aliyudin (Persija), Saktiawan Sinaga (Persik), Budi Sudarsono.

Pelatih : Benny Dolo

3. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2010
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2010
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2010
Pada tahun 2010, Nike kembali mendesain jersey baru timnas Indonesia dengan logo Garuda Pancasila di bagian depan seragam timnas. Bahan dasar seragam tetap menggunakan botol plastik air minum mineral yang didaur ulang.

Seragan timnas tahun 2010 ini terdapat Aksen hijau di bagian lengan kiri dan kanan serta dibagian dalam guna untuk menonjolkan Indonesia berada di garis Khatulistiwa dengan ciri khas agraris.

Warna hijau sejatinya juga untuk mengingatkan warna jersey timnas Indonesia pada tahun 1950 - 1958. Pada masa itu, timnas Indonesia sering kali meraih kemenangan gemilang dan di takuti di Asia.

Untuk pertama kalinya jersey timnas memakai tanda air bergambar garuda besar di bagian depan. Gambar garuda besar terlihat cukup mencolok . Saya masih ingat dengan jersey ini, timnas Indonesia tampil apik di Piala AFF 2010, sebelum terjadi antiklimaks di final.

Desain jersey timnas tahun 2010 ingin menunjukkan bahwa pemain layak disanjung dan layak dihormati sebagai pembela bangsa. Lambangnya dibuat makin tebal dengan dilapisi lingkaran untuk semakin terlihat terang agar terkesan tajam dan juga berbeda.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2010

Di tahun 2010 adalah awal mula PSSI melakukan naturalisasi untuk Timnas Indonesia dengan memasukan  nama - nama seperti Christian Gonzales, dan juga  Irfan Bachdim di Timnas AFF 2010.

Banyak yang memprediksi, termasuk Saya, bahwa Timnas Indonesia kali ini akan juara Piala AFF, karena Timnas Indonesia saat itu bermain sangat apik dan ciamik di babak penyisihan hingga semifinal Piala AFF 2010.

Naman yang sangat menyedihkan, di partai Final Piala AFF 2010, seakan menjadi anti klimak Timnas Indonesia, Indonesia yang lebih superior karena di babak penyisihan grup berhasil menghancurkan Malaysia 5-1 , pada final leg pertama,Timnas harus tertunduk dari Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Tiga hari setelahnya, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, sesuatu yang hilang dari timnas Indonesia selama bermain di Bukti Jalil, tak lagi terlihat. Timnas Indonesia tampil ganas dan mampu memang dengan skor 2 - 1, namun tak mampu mengejar agregat ketertinggalan karena di leg pertama Timnas kalah 0 - 3 dari Malaysia di Bukit Jalil.

Penyebab keterpurukan Timnas Indonesia saat itu, di nilai banyak pihak karena Saat itu, popularitas timnas juga dimanfaatkan untuk kegiatan politik.

Berikut daftar skuad timnas Piala AFF 2010 :

Kiper: Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Made Wirawan

Bek:Zulkifli, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Maman Abdulrahman, Hamka Hamzah, Yesaya Desnam, M Roby, M Nasuha, Slamet Riyadi

Gelandang: M Ridwan, Arif Suyono, Toni Sucipto, Firman Utina, Eka Ramdani, Ahmad Bustomi, Hariono, Johan Juansyah, Oktovianus Maniani, Octavianus

Penyerang: Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Boas Salossa, Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo,

Pelatih : Alfred Riedl

4. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2012
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2012
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2012
Tahun 2012, kembali Nike merilis jersey baru timnas dengan tetap mengandalkan bahan daur ulang botol plastik air minum mineral dengan bahan lebih ringan 20 persen dan 23 persen lebih kuat. Kali ini tanda air bergambar garuda besar di bagian depan di hilangkan

warna merah-putih masih mendominasi jersey tersebut, namun yang membedakan adalah di warna hijau yang kali ini menghiasi ujung lengan dan juga bagian bawah kaos dan ditambah estetika desain garis-garis gelap yang menghiasi seluruh kaos. Jika pada 2010 bagian leher modelnya v-neck, versi 2012 lebih cenderung bulat.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2012

Tahun 2012 Timnas Indonesia berada di dalam masa-masa kelam Sepakbola sepanjang sejarah karena terjadi Dualisme kepengurusan PSSI yang berimbas besar kepada Timnasional Indonesia kala itu. Timnas Indonesiapun sempat mengalam dualisme juga karena ada Timnas PSSI Djohar Arifin  dan Timnas KPSI Pimpinan La Nyala Mataliti.

Piala AFF 2012, di MalaysiaTimnas Indonesia memperoleh hasil yang cukup buruk karena gagal lolos babak penyisihan grub. Saat itu Timnas Indonesia di wakili Timnas PSSI pimpinan Djohar Arifin dan Timnas Indonesia dibentuk tidak dari pemain-pemain terbaik yang ada di Indonesia, karena Pemain-pemain asal klub Indonesia Super League (ISL) melakukan aksi boikot sebab takut ancaman diputus kontrak oleh klubnya yang ikut PSSI versi La Nyala Mataliti.

KPSI yang merupakan PSSI versi KLB Ancol pimpinan La Nyalla Mattalitti, tidak bisa mengirimkan skuat ke Piala AFF 2012, karena AFF memutuskan tim versi Djohar Arifin yang sah saat itu.

Hanya Bambang Pamungkas (Persija Jakarta) dan Oktovianus Maniani (Persiram Raja Ampat) yang datang memenuhi panggilan.

PSSI saat itu juga mendatangkan pemain naturalisasi, seperti Raphael Maitimo, Tonnie Cussel, dan Jhon van Beukering, yang sayangnya performanya mereka ternyata di bawah ekspetasi.Timnas Indonesia saat itu mayoritas di isi dari klub-klub Indonesia Premier League (IPL). Timnas berangkat ke Malaysia bermaterikan pemain dari Liga IPL, dengan menunjuk pelatih Nilmaizar.

Walaupun Timnas Indonesia mampu memperlihatkan sebuah titik balik yang bagus dengan meraih kemenangan tipis 1- 0 atas Singapura, melalui gol cantik Andik Vermansah lewat tendangan bebas tajam dari jarak jauh.

Sebenarnya Timnas hanya butuhkan hasil seri di pertandingan terakhir melawan Malaysia untuk bisa lolos ke semifinal. Namun sayang Timnas kalah 0 -2 dari Malaysia di pertandingan ketiga babak penyisihan Grup B yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil.

Hasil tersebut menjadikan untuk kali kedua Indonesia gagal melangkah ke semifinal sejak Piala AFF digelar dari tahun 1996. Sebelumnya, Indonesia pernah bernasib sama pada Piala AFF tahun 2007.

DaftarSkuat pemain Timnas di Piala AFF 2012:

Kiper: Endra Prasetya (Persebaya), Wahyu Tri Nugroho (Persiba Bantul)

Belakang: Nopendi (Persiba Bantul), Wahyu Wijiastanto (Persiba Bantul), Handi
Ramdan (Persija IPL), Fakhrudin (PSS Sleman), Valentino Telaubun
(Bontang FC), Novan Setia Sasongko (Semen Padang), Arthur Irawan
(Espanyol B)

Tengah: Elie Aiboy (Semen Padang), Taufik (Persebaya), Andik Vermansyah
(Persebaya), Vendri Mofu (Semen Padang), Cornelis Gedi (Persija IPL),
Rasyid (PSM Makassar), Irfan Bachdim (Persebaya), Oktavianus Maniani
(Persiram), Tonnie Cussel (GVVV Veenendaal)

Depan: M Rahmad (PSM), Syamsul Arief (Persibo), Bambang Pamungkas (Persija
ISL), Johny Van Beukering (Presikhaaf)

5. Jersey Timnas Indonesia Tahun 2014
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2014
Jersey Timnas Indonesia Tahun 2014
Desain jersey timnas Indonesia tahun 2014 berdesain minimalis dan kembali dengan model kerah V-neck, namun untuk jersey awaynya yang warna putih. Aksen hijau di lengan masih dipertahankan, dan ditambah pada bagian bahu, khusu untuk di jersey homenya warna merah.

Masih sama seperti desain jersey tahun 2010, lambang garuda juga dikelilingi dengan lingkaran untuk mempertegas dan juga mempertajam desain. Material utama seragam tersebut tetap menggunakan teknologi Dri-Fit. Teknologi itu digunakan untuk meningkatkan kinerja serta kemampuan bernafas dan aliran udara di sepanjang kulit para pemain.

Tahun 2014 jersey timnas terdapat Identitas khusus di bagian punggung belakang leher bertuliskan "Bhineka Tunggal Ika" .

Jika sebelumnya dirangkai seperti berbentuk lingkaran, kali ini tulisan "Bhineka Tunggal Ika" berada dalam cetakan berbentuk segitiga terbalik.

Warna hijau di bagian bawah seragam dihilangkan. Warna hijau ada di bagian pundak. . Desain warna hijau di lengan bawah kanan dan kiri dihiasi dengan setrip putih.

Sejarah tak terlupakan Timnas Indonesia tahun 2014

Piala AFF 2014 jadi kisah tidak menyenangkan lainnya bagi Indonesia.  Timnas Indonesia, di tahun ini Timnas gagal lolos ke semifinal, hingga mengukir sejarah buruk dimana Indonesia untuk ketiga kalinya gagal lolos ke semifinal di turnamenpiala AFF.

Timnas AFF 2014 adalah korban ke ambisiusan PSSI melalui BTN (Badan Tim Nasional) yang kala itu dipimpin La Nyalla Mattalitti, seusai selesai permasalahan dualisme di kubu PSSI.

Tahun 2014 Kembali Alfred menjadi pelatih Timnas setelah momen pertama di Piala AFF 2010 (membawa Indonesia jadi runner-up). Alfred Riedl tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan timnas di Piala AFF 2014. Imbasnya, seluruh pemain baru bisa berkumpul satu pekan jelang keberangkatan ke Hanoi atau tiga hari sebelum kick-off penyisihan Grup A yang dihuni Indonesia bersama Filipina, Laos, dan tim tuan rumah Vietnam.

Minimnya waktu berlatih bersama dalam pemusatan latihan jadi salah satu faktor utama kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2014. Satu lagi adalah buruknya kondisi fisik dan stamina (kebugaran) pemain untuk bermain dalam turnamen dengan jadwal ketat seperti Piala AFF. Hal itu karena pemain sudah bertarung habis-habisan bersama klub masing-masing dan tidak memiliki waktu jeda ideal.

Piala AFF 2014 adalah debut perdana Evan Dimas di Timnas Senior dengan berstatus sebagai pemain termuda di tim saat itu, ( 19 tahun ), Meski jadi yang termuda, Evan tidak terlihat grogi bermain bersama para seniornya dan mengemban tugas tak ringan sebagai gelandang pengangkut air.

Pada pertandingan terakhir di penyisihan grup, Evan menyumbang satu gol untuk mengantar Timnas Indonesia memetik kemenangan 5-1. Namun, sumbangan satu gol itu tetap tak mampu membawa Indonesia melaju ke semifinal. Piala AFF 2014 akhirnya dimenangi Thailand yang mengalahkan Malaysia di partai final

Daftar Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2014

Kiper: Kurnia Meiga, I Made Wirawan, Dian Agus Prasetyo

Belakang: Zulkifli Syukur, Victor Igbonefo, Achmad Jufriyanto, M. Roby, Supardi Nasir, Fachrudin Wahyudi Aryanto

Tengah: Ramdani Lestaluhu, Evan Dimas, Raphael Maitimo, Rizky Pora, Imanuel Wanggai, Firman Utina, Zulham Zamrun, M. Ridwan, Hariono, Manahati Lestusen

Depan: Boaz Solossa, Cristian Gonzales, Samsul Arif, Sergio van Dijk

Pelatih : Alfred Riedl

Baca juga 
TAHUN 2015 FIFA RESMI BANNED SEPAKBOLA INDONESIA

Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2014 membuat Presiden Jokowi geram dan melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi , Pemerintah membentuk tim investigasi hingga akhirnya aktivitas PSSI di ambil alih oleh pemerintah Indonesia. Karena hal tersebut Badan tertinggi sepak bola dunia, FIFA, secara resmi menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)  dan imbasnya timnas Indonesia tidak bisa ikut dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 atau pertandingan - pertandingan lain dibawah FIFA. Namun FIFA mengizinkan tim nasional Indonesia U-23 tampil di SEA Games Singapura karena event dua tahunan tersebut sudah dimulai.

Klub Persipura Jayapura yang mewakili Indonesia juga dipastikan tidak bisa melanjutkan penampilan mereka di ajang AFC Cup 2015. Namun meskipun demikian, tim "Mutiara Hitam" tetap bangga karena tersingkir tanpa pernah mengalami kekalahan. Demikian semoga bermanfaat. #rindujuara #siapakita #cayoindonesia