Membahas tentang indonesia mulai dari wisata, gunung, sejarah, kebudayaan, kesehatan tentang ramuan tradisional dan pengetahuan umum tentang indonesia lengkap seperti lagu daerah dan lagu nasional indonesia dan pengetahuan lainya.

Tampilkan postingan dengan label Asian Games 2018 Jakarta Palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asian Games 2018 Jakarta Palembang. Tampilkan semua postingan

Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games

Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games. Menyandang predikat sebagai tuan rumah Asian Games 2018 ternyata berdampak langsung bagi prestasi yang diraih Atlet - atlet Indonesia, dimana Kontingen Indonesia sukses berada di peringkat 4 daftar klasemen dengan meraih 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu.
Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games
Indonesia ternyata 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah Asian Games
Cobor Pencak Silat menjadi cabang olahraga yang terbanyak dalam menyumbang medali emas yaitu 14 medali emas. Dengan perolehan tersebut ternyata Indonesia sukses masuk dalam jajaran 10 besar negara tersukses sepanjang sejarah Asian Games.

Untuk  di level Asia Tenggara, Indonesia masih di bawah Thailand. Predikat negara Asia Tenggara tersukses di Asian Games, hinga sampai saat ini masih dipegang oleh Thailand dengan mengoleksi total 132 medali emas. China masih menjadi negara Asia tersukses di Asian Games dengan mengoleksi 1.487 keping medali emas.

Sementara itu, juga ada negara yang hingga sampai saat ini belum pernah sekalipun mendapatkan medali emas. Negara-negara tersebut ialah Brunei Darussalam, Laos, Nepal, Palestina, dan juga Yaman.

Berikut Daftar 10 Besar Negara Tersukses sepanjang sejarah di Asian Games

1. China : 1487 medali emas, 1.020 medali  perak, dan 758 medali perunggu.
2. Jepang : 1.032 medali emas, 1.036 medali perak, dan 986 medali perunggu.
3. Korea Selatan : 746 medali emas, 660 medali perak, dan 827 medali perunggu.
5. Iran : 169 medali emas, 171 medali perak, 202 medali perunggu
6. Kazakhstan : 153 medali emas, 159 medali perak, 245 medali perunggu
7. India : 152 medali emas, 201 medali perak, dan 312 medali perunggu
8. Thailand : 132 medali emas, 175 medali perak, dan 278 medali perunggu
9. Indonesia : 112 medali emas, 131 medali perak, 240 medali perunggu
10. Korea Utara : 97 medali emas, 132 medali perak, dan 169 medali perunggu.

#HiduplahIndonesiaRaya #cayoindonesia

Baju bersejarah Jojo yang sering di buka saat Selebrasi kemenangan laku 400 juta

Pada acara Konser amal untuk NTB yang di siarakan secara langsung Indosiar pada Rabu Malam, tanggal 29 Agustus 2018 pukul 23.30 WIB, ada beberapa benda bersejarah saksi bisu kehebatan prestasi Olahraga Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta Palembang yang di lelang dalam acara tersebut.
Jonatan Christie
Jonatan Christie
Pebulutangkis tunggal putra, Jonatan Christie yang berhasil menyabet medali emas usai menaklukan atlet China Taipei, Chou Tienchen, lewat pertarungan sengit tiga set di babak final bulu tangkis Asian Games 2018 menyumbang Kaos yang di pakai pada Asian Games .

Jonatan Christie yang sering membuat Histeris suporter Wanita saat mengganti baju di tengah pertandingan dan juga kerap kali melakukan aksi selebrasi buka baju ini memang sedang menjadi idola baru. Alhasil Kaos yang di lelang dalam acara lelang tersebut terjual Rp 400 Juta rupiah. Pembelinya adalah Sutanto Hartono - CEO PT Surya Citra Media.

Jojo juga berjanji akan menyumbangkan sebagian dari bonusnya yang sebesar 1,5 miliar rupiah untuk korban gempa di Lombok. Bonus tersebut adalah sebagai Insentif yang diberikan oleh pemerintah Indonesia untuk setiap peraih medali emas di Asian Games.

Sementara itu untuk kaos yang dikenakan Anthony Ginting laku dengan harga Rp 150 juta. Ada juga sepasang raket bersejarah yang digunakan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon saat merebut medali emas Asian Games 2018 yang terjual seharga Rp 300 juta.
Kevin marcus Fajar Rian
Kevin marcus Fajar Rian
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon menyumbangkan Raket dan kaos yang mereka gunakan saat partai final Asian Game 2018 Jakarta Palembang untuk dilelang dalam konser amal gempa NTB. Fajar Alfian dan Muhammad Rian juga menyumbangkan kaos bersejarah mereka. Lalu ada 12 pakaian bersejarah yang dikenakan atlet pencak silat saat meraih medali emas Asian Games Jakarta Palembang yang juga ikut dilelang.

Berikut hasil lelang benda - benda bersejarah pada Konser Amal Indosiar untuk Korban Gempa NTB

  1. Kaos Jonatan Christie terjual Rp 400 juta. 
  2. Raket Kevin Sanjaya/marcus Gideon terjual Rp. 300 juta
  3. Kaos Marcus Gideon terjual Rp 150 juta. 
  4. Kaos Kevin Sanjaya terjual Rp 100 juta. 
  5. Kaos Anthony Ginting terjual Rp.150 juta 
  6. Kaos Fajar Alfian/Muhammad Rian terjual Rp. 100 juta. 
  7. Pakaian atlet Pencak silat terjual Rp 900 juta. 
  8. Gitar Menaker Hanif Dhakiri Rp 1 miliar
  9. Vas Bunga Menlu Retno Marsudi Rp 200 juta
  10. Kaos Puan Maharani Rp 200 juta 
Elek Yo Band juga menyerahkan honor manggungnya di acara tersebut Rp 10 miliar untuk  Korban Gempa Lombok dan NTB . Lalu ada juga sumbangan yang dihimpun Indosiar. Tak hanya itu seluruh pendapatan iklan selama acara berlangsung juga semuanya akan disumbangkan untuk gempa Lombok dan NTB.

Warganet kecewa Siaran langsung Timnas Indonesia di acak

Kejadian diacaknya siaran langsung Timnas Indonesia pernah terjadi kala Indosiar menyiarkan pertandingan Timnas Piala AFF U-19. Saat itu pihak Indosiar melakukan pengacakan siaran langsung kepada pertandingan-pertandingan awal Timnas Indonesia.

Warganet yang tak puas dengan keputusan tersebut, akhirnya beramai-ramai “nyerang” akun official resmi dari indosiar hingga membuat pihak indosiar luluh dan akhirnya membuka siaran acakannya.
kecewa Siaran langsung Timnas Indonesia di acak dan banyak Iklan mengganggu
kecewa Siaran langsung Timnas Indonesia di acak dan banyak Iklan mengganggu
Gelaran Piala AFF U-16, Indosiar kembali menjadi pemegang hak siar, dan tidak melakukan pengacakan siaran sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa menyaksikan perjuangan Amiruddin Bagus Kahfi dan kawan-kawan menjadi kampiun dalam turnamen.

Kembali Siaran langsung perdana cabor Sepakbola Asian Games antara Timnas Indonesia U - 23 vs Taiwan pada minggu malam 12 Agustus 2018 pukul 19.00 WIB, live SCTV menuai banyak kritik dari warganet, pasalnya lagi-lagi siaran langsung pertandingan Timnas Indonesia ini diacak oleh televisi pemegang hak siar Asian Games, yakni SCTV.

Antara Indosiar dan juga SCTV sebenarnya keduanya adalah berasal dari group media yang sama, yaitu Emtek Group (emtek.co.id) Jadi, dengan adanya protes terhadap Indosiar yang mengacak siarn langsung pertandingan Timnas, maka seharusnya SCTV juga tidak melakukan pengacakan terhadap pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia Asian Games.

Kekuatan netizen indonesia memang dasyat, namun tampaknya kali ini usaha warganet agar siaran langsung Asian Games terutama cabor sepakbola untuk tidak di acak sulit terealisasi, pasalnya pengacakan di satelit dilakukan karena aturan dari OCA (Olympic Council of Asia) seperti halnya aturan seragam Timnas yang harus memakai sponsor lining. Peraturan dari OCA right holder membuat peraturan agar official broadcaster harus mengacak siarannya melalui satelit.
kecewa siaran asian games di acak
kecewa siaran asian games di acak
CEO Indonesia Entertainment Produksi, Indra Yudhistira menjawab keluhan warganet tersebut yang mengatakan bahwa pengacakan di satelit dilakukan karena aturan dari OCA (Olympic Council of Asia) agar siaran SCTV tidak menyebar ke negera lain, namun Emtek memberikan keringanan kepada televisi berbayar untuk menyiarkan Asian Games tanpa diacak di saluran TV Berbayar SCTV, Indosiar, O Channel, TVRI, tvOne dan juga MetroTV.

Solusi untuk Masyarakat Indonesia jika ingin menyaksikan laga Timnas Indonesia U - 23 Asian games secara langsung dan tidak di acak adalah lewat antena analog atau datang langsung ke stadion tempat berlangsung cabor sepakbola Asian Games.

Perlu di ketahui banyak daerah indonesia yang tidak bisa menangkap siaran antena analog, dan hal ini sungguh sangat mengecewakan, karena mereka tidak bisa menikmati pertandingan Timnas Indonesia. Mudah - mudahan ada solusi agar siaran langsung Timnas Indonesia tidak di acak, karena sepakbola adalah hiburan rakyat Indonesia untuk semua kalangan. Indonesia sudah merdeka hingga 73 tahun, masa untuk menikmati pertandingan Timnas Indonesia saja masih susah.

Baca juga [ Daftar Lengkap tempat dan Harga tiket Pertandingan Sepak bola Asian Games 2018 ]

Banyak warganet yang ingin TVRI menayangkan semua pertandingan timnas Indonesia, dengan memberi tag kepada akun official TVRI, hingga mendapat jawaban dari admin TVRI.
Kecewa siaran langsung timnas di acak dan banyak Iklan mengganggu
akun official tvri
 Admin kadang membayangkan, andai TVRI diberikan APBN lebih dari 5 trilyun :

  1. Kami perbaiki semua transmisi yg ada dan kami tambah jumlahnya
  2. Kami upgrade semua peralatan ready Digital
  3. Kami ambil semua hak siar Olahraga, baik multievent dan Liga Sepakbola
iklan sctv menutupi layar
iklan menutupi layar 
Tak hanya siaranya yang di acak, pertandingan pembukaan Timnas di Asian Games ini juga menuai banyak kritik dan juga nada protes dari masyarakat yang menilai kalau iklan yang tampil di tengah pertandingan dirasa mengganggu, karena iklan yang muncul dilayar mendominasi dengan berukuran terlalu gede dan sering muncul. Bagi yang memiliki televisi ukuran besar saja hal ini dirasa cukup mengganggu, apalagi bagi yang televisinya dengan layar berukuran kecil, atau streaming lewat HP, bisa dibayangkan bagaimana dongkolnya hati ini.

Semoga dengan banyaknya keluhan dan kritik dari Masyarakat di media sosial soal pengacakan, dan munculnya iklan sponsor segede biji jagung di depan mata, yang hingga memenuhi hampir sebagian layar televisi, dapat membuat SCTV berubah dalam menayangkan siaran langsung Asian Games 2018 ini agar tidak mengecewakan masyarakat. Memang pada dasarnya iklan penting, namun jika hal ini mengganggu dan membuat dongkol bukanya hal ini malah mengurangi daya tarik khalayak ramai. Semoga bermanfaat.


Daftar Lengkap tempat dan Harga tiket Pertandingan Sepak bola Asian Games 2018

Pembukaan Asian Games 2018, akan segera dibuka pada tanggal 18 Agustus 2018, namun cabang sepak bola putra akan digelar sebelum pembukaan Asian Games 2018, yaitu pada hari Selasa tanggal 14 Agustus 2018.

Laga pembuka cabang sepak bola putra Asian Games 2018 akan dibuka oleh pertandingan timnas U-23 Indonesia di grub A. Nah, berikut adalah daftar harga dan tempat Pertandingan cabang sepak bola Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

Daftar harga tiket pertandingan cabor Sepak bola putra Asian Games 2018
Harga tiket pertandingan Sepak bola putra Asian Games 2018
Harga tiket pertandingan Sepak bola putra Asian Games 2018
Mulai babak penyisihan , harga tiket cabang Sepak bola Putra Asian Games 2018 harganya mulai dari 100 ribu rupiah untuk yang paling murah dan untuk yang termahalnya  di angka 750 ribu rupiah. Untuk tiket babak semifinal tiket di jual dengan harga termurah 150 ribu rupiah hingga yang termahal adalah 1.1 juta rupiah.

Lihat Juga [ Jersey terbaru Timnas U - 23 Asian Games ]

Sedangkan untuk partai final dan perebutan peringkat ketiganya, tiket termurah dibanderol dengan harga 200 ribu rupiah dan yang tiket yang termahal adalah 1.5 juta rupiah. Semoga Timnas U -23 masuk Final Asian Games, Saya yakin jika Timnas U 23 Indonesia masuk Final, tiket sepak bola Asian Games 2018 akan habis terjual dalam sekejap mata.

Baca Juga [ Asian Games 2018 Indonesia Target 10 Besar ]

Daftar Lengkap Jadwal, Tempat dan Harga Tiket Pertandingan Sepak bola Asian Games 2018

Lokasi Pertandingan Cabang Sepak bola Asian Games :
  • Pakan Sari Stadium Bogor Jawa Barat
  • Wibawa Mukti Stadium, Bekasi
  • Patriot Chandrabhaga Stadium, Bekasi
Tanggal : Kamis, 23 Agustus 2018 - Sabtu, 01 September 2018

Harga Tiket Babak Penyisihan Sepak bola Asian Games 2018
Lokasi Stadion Pakansari, Stadion Patriot, dan Stadion Wibawa Mukti pada 23, 24, 26, dan 27 Agustus 2018.
  • Kategori C (Belakang gawang): Rp 100.000
  • Kategori B (Tribune timur): Rp 200.000
  • Kategori A (Tribune barat sayap kiri-kanan): Rp 400.000
  • VIP: Rp 750.000
Harga Tiket Babak Semifinal Sepak bola Asian Games 2018
Lokasi Stadion Pakansari, 29 Agustus 2018
  • Kategori C (Belakang Gawang): Rp 150.000
  • Kategori B (Tribune timur): Rp 300.000
  • Kategori A (Tribune barat sayap kiri-kanan): Rp 600.000
  • VIP: Rp 1.100.000
Harga Tiket Babak Final Sepak bola Asian Games 2018
Lokasi Stadion Pakansari, 1 September 2018
  • Kategori C (Belakang Gawang): Rp 200.000
  • Kategori B (Tribune timur): Rp 400.000
  • Kategori A (Tribune barat sayap kiri-kanan): Rp 800.000
  • VIP: Rp 1.500.000
Nb : Harga tiket di atas juga untuk perebutan peringkat ketiga

Jadwal Lengkap Pertandingan babak penyisihab Grup A, Sepak Bola Asian Games 2018 Timnas U 23 Indonesia

Minggu, 12 Agustus 2018
China Taipe  Vs Timnas Indonesia U-23, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Rabu, 15 Agustus 2018
Timnas Indonesia U-23 Vs Palestina, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Jumat, 17 Agustus 2018
Laos Vs Timnas Indonesia U-23, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Senin, 20 Agustus 2018
Timnas Indonesia U-23 Vs Hong Kong, pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi

Untuk pembelian tiket cabor sepak bola Asian Games 2018 dapat di beli diportal penjualan tiket resmi Asian Games 2018, di website kiostix.com.

Asian Games 2018 Indonesia Target 10 Besar

Kontingen Indonesia memasang target berada di peringkat 10 besar Asia, pada ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang yang berlangsung pada tanggal 18 Agustus -2 September mendatang.

Untuk merealisasikan target 10 besar Asia  tersebut, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Mulyana menyebutkan bahwa setidaknya ada enam cabang olahraga (cabor) yang ditargetkan akan menjadi andalan Indonesia untuk mengumpulkan medali sebanyak-banyaknya di Asian Games 2018 Indonesia.
asian games 2018 jakarta palembang
Asian Games 2018 Jakarta Palembang
Cabang - cabang Olahraga andalan Indonesia di Asian Games 2018

"Cabor andalan utama indonesia di Asian Games 2018 adalah Pencak silat. Karena cabor ini asli dari Indonesia, atlet-atletnya selalu memberikan yang terbaik untuk Indonesia di segala event. Lalu untuk cabor andalan lainnya adalah seperti paralayang, bulutangkis, jet ski, angkat besi dan olahraga panjat. 

Perhelatan Asian Games 2018 Indonesia, sudah didepan mata, diharapkan menjadi momentum kebangkitan nasional bagi para atlet untuk bersemangat dan berjuang demi Merah Putih.

Mulyana, selaku Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), telah berpesan dan mengingatkan kepda semua atlet agar jangan sampai terjadi insiden atlet yang sedang latihan mendapat gangguan dari oknum masyarakat tertentu. Jangan sampai juga terjadi cedera saat latihan keras, karena waktu penyelenggaraan Asian Games 2018 Indonesia semakin dekat," ujarnya.


Dia juga meminta doa serta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia agar supaya Asian Games 2018 Indonesia bisa berjalan lancar dan juga sukses seperti sejarah asian games taun 1965 .

Mulyana menyatakan bahwa saat ini adalah waktunya menggalakan kebangkitan olahraga bagi bangsa Indonesia. "Target kita adalah masuk 10 besar di Asian Games. Mudah-mudahan tercapai dengan waktu yang tinggal sedikit lagi. Kita yakin, kita mampu meraih target tersebut di kandang Kita" harapnya. Sorce sindonews.com

Sejarah Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia

Sejarah Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia. Penunjukan tuan rumah Asian Games IV tahun 1962 kepada Indonesia telah ditetapkan  pada taun 1958. Ahirnya Soekarno, presiden pertama Indonesia, harus menjawab tantangan tersebut dengan tuntutan pembangunan infrastruktur olahraga dalam kurun waktu hanya empat tahun.

Tak berpikir lama, Soekarno menunjuk "Kampung Senayan" sebagai lokasi pembangunan megaproyek Asian Games 1962 tersebut. Soekarno membangun sebuah stadion megah, yang kini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno, wisma-wisma atlet, dan sejumlah gelanggang olah raga lain di sekitarnya.

gambar Sejarah Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia

Soekarno yang kala itu tengah membangun jati diri Indonesia, bersamaan dengan ajang Asian Games 1962, Ia ingin negaranya dikenang semua orang, sehingga meminta pematung kenamaan, Sunarso, untuk membuat patung selamat datang di Bundaran HI. Patung dengan bentuk sepasang remaja melambaikan tangan itu menjadi gerbang kompleks olahraga mewah .

Di kemudian hari, rencana Soekarno kian melebar dengan membangun infrastruktur ke beberapa daerah lainya , termasuk memperluas Bandara Kemayoran, yang menjadi pintu masuk kontingen Asia . Lalu Bundaran Semanggi dan Jalan M.H Thamrin pun ia bangun untuk mempermegah muka Indonesia di kancah dunia.

Rencana itu tentu saja menjadi perdebatan kala itu . Ada yang setuju, dan ada pula yang bertanya-tanya. Mengapa Soekarno mengorbankan biaya besar demi menunjang kegiatan olahraga. Namun, ia mampu menjawabnya dengan mudah. Di matanya, olahraga merupakan salah satu alat perjuangan bangsa. Dengan berkiprahnya Indonesia di dunia olah tubuh, Indonesia  akan mampu berbicara kepada dunia.

gambar kata - kata bijak soekarno

"Kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bangsa yang besar. Yang mampu maju ke muka, memimpin pembebasan bangsa-bangsa di dunia menuju dunia barunya." Soekarno.

Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia bikin Jepang Kagum

Di era 1960-an, bahkan hingga sekarang, Jepang adalah negara Asia dengan kemajuan infrastruktur yang luar biasa. Namun, proyek-proyek akbar Soekarno di Senayan berhasil bikin seorang utusan Jepang untuk persiapan Asian Games 1962 yang tak disebutkan namanya berdecak kagum.

Wajar jika utusan Jepang tersebut terkagum-kagum. Soekarno dan kabinetnya, serta panitia penyelenggara Asian Games 1962, mampu merampungkan mega proyek tersebut, hanya dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun saja.

gambar Sejarah Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia
Timeline Sejarah Asian Games 1962 Jakarta 
  • 8 Februari 1960. Soekarno menancapkan tiang pancang Stadion Utama sebagai simbol pembangunan awal Kompleks Olahraga Senayan.
  • Juni 1961. Stadion Renang berkapasitas 8.000 penonton rampung dibangun.
  • 25 Desember 1961. Stadion Tenis berkapasitas 5.200 penonton selesai dibangun.
  • Juni 1962. Gedung Bola Basket berkapasitas 3.500 penonton selesai dibangun.
  • 21 Mei 1962. Istana Olahraga berkapasitas 10.000 rampung dibangun.
  • Desember 1961. Stadion Madya berkapasitas 20.000 penonton tuntas dibangun.
  • 21 Juli 1962. Stadion Utama Senayan (Kini SU Gelora Bung Karno) berkapasitas 100.000 penonton kelar dibangun dan memecahkan rekor sebagai stadion terbesar di Asia Tenggara.
Asian Games 1962 adalah Asian Games yang ke-4 dan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia dari tanggal 24 Agustus 1962 sampai 4 September1962. 18 negara dengan 1.460 atlet berlaga di 15 cabang olahraga yang di pertandingkan Pada Asian Games 1962 Jakarta.

Asian Games 1962 Jakarta Indonesia.


gambar tiket asian games jakarta 1962
tiket asian games jakarta 1962 ( source tua-tradisionil.blogspot.co.id)

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Pada 24 Agustus 1962, sekitar 100-an ribu orang berkumpul di Stadion Senayan. Asian Games IV resmi dibuka dengan di hadiri oleh 18 negara dan mempertandingkan 13 cabang olahraga.

Waktu itu, Indonesia diwakili 290 atlet terbaiknya. Hasilnya, Soekarno boleh berbangga diri, sebab Indonesia mampu berada diposisi ke-2, dibawah Jepang. Hasil perolehan akhir medali Asian Games Indonesia berhasil mendapatkan 21 emas, 26 perak, dan 30 perunggu.

gambar perolehan medali asian games 1962

  • 24 Agustus 1962Asian Games 1962 digelar dan Televisi Republik Indonesia pertama kali mengudara dengan siaran dari cabang olahraga Asian Games .
  • Tanggal 4 September, sorak-sorai masyarakat Indonesia dan asing mengantar Sultan Hamengkubuwono IX menutup ajang bersejarah  Asian Games  1962 Jakarta .
Dengan kesuksesanya, maka sejak saat itu, Indonesia dikenal sebagai negara dengan peradaban yang maju dan diperhitungkan. Impian sang proklamator Presiden pertama RI, Soekarno pun tercapai dengan berhasil mengangkat harkat martabat Indonesia di mata dunia.

Baca Juga Pena Soekarno 6 Juni 1957

Demikian Sejarah Asian Games IV tahun 1962 Jakarta Indonesia , semoga bisa menambah rasa Cinta pembaca terhadap Negara Republik Indonesia tercinta ini. #cayoindonesia. (Source Tabloid BOLA )


Logo dan 3 Maskot Baru Asian Games 2018 Indonesia

Logo dan 3 Maskot Baru Asian Games 2018 Indonesia. Asian Games 2018 Indonesia kali ini, akan menjadi Edisi ke-18 dari acara multi event empat tahunan olahraga regional Asia. Asian Games 2018 akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 - 2 September 2018, di dua tempat yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno Jakarta dan Jakabaring Sport City Palembang, serta di selenggarakan di beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung seperti Lampung, Jawa Barat, dan Banten.

Asian Games 2018 Indonesia, direncanakan akan menyelenggarakan 41 cabang olahraga, yang terdiri atas 33 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade. Serta akan diikuti oleh sekitar 15.000 atlet yang berasal dari 45 negara di Asia.

Seperti Kita ketahui bersama bahwa Logo dan maskot Asian Games 2018 Jakarta Palembang sudah dipilih oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi memilih logo berupa gambar sketsa tampak atas Stadion Utama Gelora Bung Karno yang terdapat matahari di bagian tengahnya. 

Logo Asian Games 2018 Indonesia
Logo Asian Games 2018 Indonesia
Desain logo Asian Games Jakarta Palembang 2018 tersebut mengusung tema "Energy of Asia". Dengan dipilihnya logo baru tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengutarakan harapanya agar Indonesia bisa menunjukkan kehebatannya lewat penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta Palembang Indonesia. Logo atau identitas Asian Games 2018 tersebut, menggambarkan energi yang kuat dalam merefleksikan dan mempromosikan Indonesia ke kancah dunia.

Artikel terkait :
Logo Kemerdekaan Indonesia ke 73 terbaru Tahun 2018 ]
Asian Games 2018 Indonesia Target 10 Besar ]

Indonesia sendiri pernah menjadi Tuan Rumah Asian Games, yaitu pada tahun 1962 silam. Dengan dipilihnya logo Asian Games baru ini,  Indonesia sudah siap sebagai tuan rumah ajang Olah Raga terbesar se-Asia, untuk menunjukkan jadi diri bangsa Indonesia kepada dunia melalui penyelenggaraan dan Sukses prestasi di Asian Games 2018 Jakarta Palembang.

Logo baru yang dipilih Presiden Jokowi tersebut dipilih dari 11 karya anak bangsa yang diterima panitia seleksi. Logo baru tersebut menggantikan logo dan maskot lama Drawa yaitu berupa untaian bulu burung cendrawasih.

gambar maskotlogo lama asian games 2018 indonesia
logo maskot lama asian games 2018 indonesia

Revisi logo baru Asian Games 2018, sudah dilaporkan Komite Olahraga Indonesia (KOI) dan Indonesia South East Asian Games Organizing Committee (INASOC). kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Tiga Maskot Baru Asian Games Jakarta Palembang 2018 Indonesia.
gambar maskot baru asian games 2018 jakarta palembang
Maskot asian games 2018, Jakarta Palembang 
Untuk Maskot Asian Games 2018 Jakarta Palembang , ada tiga maskot yang dipilih, yaitu

  1. Bhin Bhin (nama burung cendrawasih dari Indonesia bagian barat). Bhin Bhin ini mencerminkan strategi.
  2. Atung (rusa bawean dari Indonesia bagian tengah), Atung ini melambangkan kecepatan
  3. Ika (badak bercula satu dari Indonesia bagian barat).Ika merepresentasikan dari kekuatan.
Ketiga karakter itu akan menggantikan Drawa selaku maskot lama. Untuk info lengkap tentang logo dan maskot Asian Games 2018 Indonesia ada di website resminya dan websitenya OCA. Let's Support for Successfull 18th Asian Games 2018 Jakarta & Palembang . Ayo sukseskan Asian Games 2018 Indonesia #cayoindonesia