Mengenal Letusan freatik Gunung Berapi. Jumat (11/5/2018) pagi
terjadi letusan di gunung merapi, dan sempat juga dirasakan getaran oleh warga sekitar, namun kondisi merapi aman dan normal, letupan yang baru saja terjadi di gunung merapi merupakan letupan freatik dan kondisi letusan seperti itu adalah normal pada aktifitas sebuah
gunung berapi.
 |
| Letusan freatik Gunung Berapi |
Dikutip dari
twitter infomitigasi, menyatakan bahwa pantauan seismogram di gunung merapi saat ini aman dan normal. Masyarakat diharap tetap tenang dan tidak perlu panik dengan
letupan gunung merapi pada hari ini, di himbau untuk Masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa. Meski
letusan freatik tidak berbahaya, namun banyak warga yang belum mengetahui, terutama warga di kawasan rawan bencana (KRB).
Artikel terkait [ Misteri Puncak Garuda Gunung Merapi ]
Foto - Foto Letupan Freatik Gunung Merapi
 |
| Letusan freatik Gunung Merapi |
 |
| Letusan freatik Gunung Merapi |
Letusan freatik adalah erupsi yang disebabkan adanya kontak air dengan magma. Erupsi freatik sebagian besar terdiri dari gas atau uap air, begitu air kontak langsung dengan panas ( proses pemanasan yang disebut konduksi), air itu akan berubah fase dari air menjadi uap. Oleh sebab itu, tekanannya akan menjadi lebih tinggi dan ingin keluar, nah pada saat keluar itulah yang menjadikan sebagai atau di sebut
letusan freatik, yang sebagian besar didominasi oleh uap air.